Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor

Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor
Juan William


__ADS_3

Sudah 2 bulan Alya di Indonesia.Tepatnya di kota Jakarta.Jakarta sangat beda.Semakin macet di mana mana.Malam itu papa dan mama mengajak Alya makan malam dengan sahabat mama dan papa semenjak SMA dan pada masa kuliah dulu.


Alya terpaksa mengikuti makan malam itu.Karena menurut Papi Anton Kusuma dan maminya Elvi,Alya tidak bisa menolak pertemuan ini.


Pertemuan ini sudah beberapa kali Alya tolak.


Tetapi kali ini tidak boleh,ujar papa Anton dengan tegas.


Alya memakai pakaian yang dipilihkan maminya.


Alya bolak balik menghela nafasnya.Saat ini usia Alya 25 tahun.Alya terlalu bosan dengan perjodohan yang dilakukan orangtuanya.


Sosok James sebenarnya sangat mengusik hati Alya.Tetapi James hanya meneleponnya sesekali,itupun juga hanya obrolan biasa.


Alya dan orang tuanya sampai di sebuah hotel mewah di pusat Jakarta.Mereka duduk di rooftoff sebuah restoran hotel yang berada di restoran itu.


Alya menyalam seorang pria seumuran papi Anton.


"Malam Om...ujar Alya".


"Silakan duduk ujar pria tersebut".


"Hai Ton...duduk...duduk....mbak Elvi juga silakan duduk,ujar pria blasteran itu".


"Hubungi anakmu toh pak....nih belum nyampek nyampek juga,ujar.


"Kenalkan nama om Hogan William dan nama isteri om Raisha william".


Tidak lama kemudian,sesosok pria memasuki ruangan privasi.

__ADS_1


"Maaf pa...Juan terlambat,ujar Juan menyalam papi dan maminya."


"Salam dulu nak,om Anton ,tante Elvi dan anaknya Alya,ujar papa Hogan".


Juan menyalami papi dan mami Alya.


"Apa kabar Al...ujar Juan".


"Baik jawab Alya dengan singkat."


Tubuh Alya yang tidak begitu tinggi,sangat kontras dengan sosok Juan yang Tinggi.


"Kalian saling mengenal?ujar mami Raisha...mami Juan".


"Kami saling mengenal mi,beberapa kali kami bertemu di pesta teman ,ujar Juan tersenyum."


"Kamu belum punya pacar kan Al?tanya mama Raisha".


"Belum Tan...ujar Alya menunduk".


"Juan juga tuh gak pernah ada seriusnya sama perempuan,ujar mami Raisha,pacarnyadi tanya gak ada.Bolak balik bawa teman wanita,gak jelas,ujar mami Raisha".


"Kalian pacaran aja deh...ujar mami Raisha.Toh mami juga udah sepakat dengan keluarga om Anton menjodohkan kalian".


"Apaa??????jerit Alya".


"Jangan sampai segitu terkejutnya nak,ujar mami Elvi.Mami tau Juan mencintaimu,sudah lama sejak kamu bekerja di Paris.Sepulang di Indonesia,kami bertemu,mami meperkenalkan foto kamu.Juan bilang,kamu wanita yang dia cintai,sulit meluluhkan hatimu.Sudah waktunya kamu menikah,saat ini kamu usia 25 tahun.Sudah cukup mami memberimu waktu mencari pangeran.Tapi kamu sangat pemilih ujar mami Elvi."


"Mi....bukan kayak gini kan caranya.Alya gak mau.Mami gak tau juan itu siapa,ujar Alya".

__ADS_1


"Mami gak mau tau...kalian sudah di jodohkan.Beberapa hari lagi keluarga William datang melamar kamu.Dan pestanya di akhir minggu ini".


"Mami yang benar aja.Jahat banget sih mami....ujar Alya".


"Pi....Alya gak mau....mami kebiasaan deh matre nya kumat,gak mengenal apapun ,seperti membeli kucing dalam karung.Alya kecewa sama mami,ujar Alya".


"Sudah la nak.Papi mengenal keluarga pak Hogan.Mereka keluarga yang baik,ujar papi Anton.Papi dan mami sudah menerima lamaran mereka".


"Pi....keluarga kita bukan kekurangan kan?kenapa harus maksa Alya sih.....ini menyangkut kebahagiaan Alya,ujar Alya."


"Nenek meminta mu untuk menikah.Makanya begitu Juan menyatakan pada keluarganya mau menikahi kamu,papi dan mami pun mau mewujudkan permintaan nenekmu.Nenekmu sudah rentah.Dia dari kecil menjaga kamu.Apa tega kamu menolak keinginan nya?tanya Papi Anton".


Alya pasrah...semua yang menyangkut nenek nya,dia gak bisa bilang apa -apa.Akhir akhir ini,kesehatan nenek drop.Nenek bahkan koleps beberapa kali.Nenek selalu mengigau ingin melihat Alya menikah.Alya pun menangis.


"Baik...tetapi Alya mau pestanya hanya keluarga yang hadir,ujar Alya dalam tangisnya".


Pria hidung belang ini apa bisa tobat?dalam hati Alya.Aku hanya alasan nya karena penasarannya menahlukkan wanita biasanya gampang.Mempebgaruhi keluargaku.Alya menatap tajam Juan.Juan tertawa dan sangat bahagia,meluluskan permintaan Alya.Asalkan mereka bersama ,semuanya gak masalah,ujar Juan.


Malam itu,membawa Alya pada nasib yang akan membuatnya seperti rolercoster.


Alya menangis di malam itu.Menangis perihnya perasaannya.Perasaanya pada sosok James tak berbalas.Alya hanya menatap kesedihannya sendiri.


πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™jangan lupa like


vote


koment


happy reading guysss

__ADS_1


__ADS_2