
Malam itu sehabis bersih bersih Alya berbaring di kamar James.
Alya merasa perutnya sangat tidak nyaman.Terlihat James memandanginya.
Mas menginginkanmu Al....bisik James di telinga Alya.
Karena kesibukan Dina,sudah 2 hari dia tidak menunaikan kewajibannya.Alya pun mengangguk.
Malam itu malam yang panjang,James sangat prima,melampiaskan rasa yang dia ingin isterinya mengerti.Bahwa dia hanya milik isterinya satu satunya.Setelah pertempuran itu,Alya tertidur suata desah nafasnya perlahan terdengar.James membersihkan tubuh Alya dan memakaikannya pakaian.Alya sangat lelah dan hanya menurut saja.
Mereka harus bangun pukul 7 pagi.Perlahan Alya membuka matanya,saat wajahnya habis diciumi suaminya.
Alya bergegas memakai dresnya,berias sebentar dan menuju ke lantai bawah.
Disana mama ,papa ,Jane,Nathan,Eline dan si kecil makan dengan lahap.
Alya dan James pun makan.
"Cek up nya kenapa harus jauh jauh sih James...ujar mama nya".
"Mau bulan madu lagi ma...ujar James tertawa."
"Pulang bawa kabar baik yah....ujar Jane...."
"Harus double twin....ujar Jane ngakak tertawa".
"Satu aja gak apa apa....ujar Papa Rich.Kalau double malahan bagus,ujar mereka."
"Jangan terbebani dengan gurauan mereka.Kalian sudah berobat selama 1tahun ini.Sabar ya...ujar mama.Dulu mama dapatkan James 5tahun menikah.Mama berobat dan berdoa,ujar mama James."
James punenggenggam tangan Alya.
"Kalau ada lagi yang mengusik keluargamu nak,ada ibu,papa dan Jane,mas Smith juga."
"Lelaki di keluarga ini payah...ujar Jane.Mas Smith di ganggu pelakor,aku lawan sama mama.Papa ikut di belakang aja sama mas James.Mereka terlalu lembut aksinya,ujar Jane dengan nada kesal."
Alya terlihat lahap memakan buah anggur.Biasanya James yang sangat suka buah anggur,sedangkan Alya suka buah apel.Tapi Alya menolak buah Apel ketika mama James mau memotongnya.Mama James terheran heran.
Alya dan James di antar mama dan papa James.Jane sibuk mengantar anaknya sekolah.
Alya dan James menaiki jet.
Papa dan mama James memeluk mereka.James pun menggandeng tangan isterinya memasuki jet pribadi mereka.
Alya nampak sangat ngantuk karena perbuatan sang suami.
Alya tertidur di pundak James.James mengangkatnya,membawa Alya ke sebuah kamar di dalam Jet.
Cuaca sangat tidak mendukung,hujan mengiringi perjalanan mereka.Beberapa kali mengalami turbelensi.James sedikit lega,Alya pulas dalam tidurnya.Kalau tidak,Alya pasti menjerit ketakutan.
James mengerjakan beberapa berkas perusahaannya,setelah penerbangan aman.
Akhirnya mereka mendarat di China.Alya perlahan bangun.Para petugas membawa koper mereka,dan mereka sudah di jemput seorang supir.
James memeluk pinggang Alya,mereka memasuki mobil.
Hari sudah malam,Alya sangat pengen makan mie kuah dengan banyak daging,James dan Alya pun mengunjungi salah satu restoran.Supir mereka mengantarkan mereka.James sedikit heran,biasanya Alya tidak begitu suka mie kuah.Lebih suka mie goreng.Sedangkan James sangat menyukai mie kuah.Alya makan sangat lahap.
"Pelan pelan yaaang....apa sangat lapar?tanya James."
"Hmmm...ujar Alya."
"Biasa ya suka cabe,ini kenapa makan mie gak pakai cabe,ujar James".
"Lagi gak pengen aja mas...ujar Alya."
__ADS_1
"Duh...kenyang banget...ujar Alya."
James tersenyum.
"Biasa suka mie goreng,ujar James."
"Gak tau mas,tiba tiba pengen aja sesuatu yang berkuah".
James membetulkan syal Alya.
"Udara sangat dingin,Dina dan James kembali ke kediaman milik keluarga James ."
Setelah bertukar pakaian,Alyaemandangi suaminya kembali mengecek pekerjaan melalui handphone nya.
"Istirahat mas...besok aja ya...jam berapa kita ke rumah sakit mas?tanya Dina".
"Jam 10 an sudah buat janji dengan dokter,ujar James."
Alya kembali terlelap.
"James melihat berita,wabah sedang melanda Wuhan,mencatat beberapa kasus virua corona covid 19,situasi mulai kacau,karena penyebarannya sangat cepat."
James membaca situasi tidak begitu baik,malam itu orangtuanya juga memberitahu agar begitu selesai cek langsung pulang ke Swiss,James pun meng iyakan.
Pagi itu badan James tidak terlalu enak,suhu badannya panas.Hujan selama penerbangan dan udara sangat dingin merupakan awal James merasa tidak begitu fit.
Alya bangun dan melihat James wajahnya memerah.
Alya meraba dahi James.
"Mas....mas demam jerit Alya."
"Iya...mas mereasa gak terlalu enak,ujar nya".
"Demam mas sangat tinggi,ayok kita ke rumah sakit aja,ujar Alya sangat panik.Alya teringat akan bayang bayang awal sakitnya James.Tangan Alya bergetar."
"Kenapa yaaang....ujar James memperhatikan Alya menangis.Alya hanya diam."
Ketika telepon Alya berbunyi,mereka sudah sampai di rumah sakit.Ternyata Jane menelepon Alya.Tangis Alya pecah saat melihat James di ukur panas nya,di suntik seorang perawat.Dan James di ambil darahnya guna di lakukan cek lab.
"Jane...Mas James demam.Aku sangat takut penyakitnya kambuh,Alya menangis sejadi jadinya."
"Apaaa?ujar Jane sama paniknya.Mas James sekarang dimana?tanya Jane."
"Di dalam,baru disuntik,ini di ambil darahnya,sekalian General Cek up.Jane aku takut.....ujar Alya menangis sejadi jadinya.Tidak perduli dengan orang yang melihatnya berlalu lalang".
"Mama dan papa akan datang.Tenang ya Al.
ujar Jane."
Keheboan pun terjadi ,papa dan mama James bersiap siap ke bandara dan mereka langaung menuju China.Mereka sangat menghawatirkan kondisi James.Pasti Alya ketakutan.
Panas tubuh James masih tinggi,naik dan turun suhu tubuhnya.Alya sangat kawatir.Perlahan Alya memberi James minum.Menyuapi James makan,James memuntahkan makanan nya.Alya sangat kacau dan panik.
Kemudian Alya meminta bubur yang baru lagi pada perawat.James bisa memakannya,sampai habis.Alya menyuruh James dirawat inap saja.Alya memaksakan memakan makanan kantin,perutnya sangat lapar.Dia membeli sebungkus mie kuah dan memakannya sambil menjaga James.Tubuhnya sangat lemas.kembali nyeri perut nya terasa begitu sakit.Alya mencengkeram tangan James.Alya merintih menahan kesakitan.James sudah tidak di infus lagi,suhu James sudah lumayan stabil.James terbangun saat mendengar erangan kesakitan Alya memegang perutnya.James berdiri dan memandang Alya.
"Kenapa Al...ujar James."
"Mas....sa...kit....ujar Alya.Alya sangat kesakitan."
Seorabg perawat datang.
"Suster tolong bawa kursi roda.Tolong periksa iateri saya,perutnya sangat sakit.Seminggu yang lalu juga begitu,ujar James panik."
Suster mengambil kursi roda dan membawa Alya ke ruang pemeriksaan.
__ADS_1
Darah Alya di ambil,seorang dokter umum memeriksa.Kemudian memeriksa Alya.
"Haid terakhir anda kapan?tanya sang dokter".
"Siklus haid saya tidak teratur dok.Saya tidak mengingatnya,ujar Alya."
"Baiklah....anda lakukan test urin dulu,perawat akan menemani anda."
Alya pun menggunakan test pack.Alya sangat gugup dan takut,karena susah 2tahun ini,terlalu mendamba garis 2,tetapi selalu kecewa.Alya meminta sang perawat mengecekkan urine nya.Alya memberikan urinnya pada sang perawat.Perawat itu sangat Alya kenal,karena sewaktu James sakit,1tahun lebih mereka rutin bolak balik ke rumah sakit.
Sang perawat tersenyum.Memeluk Alya.
"Positif...ujar nya".
"What???Alya memeluk sang perawat".
Dokter menganjurkan Alya menemui dokter kandungan.
James sangat terkejut dengan berita ini.Mereka pun menunggu antrian di ruangan dokter kandungan.
"Hasilnya positif James...ujar seorang dokter wanita yang mengenal James".
"Nama dokter itu Siu Yen.Dulu mereka satu apartemen ketika kuliah.Siu Yen dan sepupu James satu apartemen,apartemen mereka hanya beda lantai."
"Mari saya cek...ujar nya."
Sang perawat mengoleskan Gel,dan mengarahkan alat untuk me.eriksa kandungan Alya.
Ini Dia...ujar sang Dokter.Sudah 8 minggu.Selama itu kalian tidak mengetahui mereka sudah hadir disini,ujar sang dokter.
Alya dan James tersenyum melihat ke layar.
"Siu Yen....kenapa 1minggu lalu,Alya mengalami sakit perut yang sangat hebat,sama seperti tadi,tanya James."
"Saya akan jelaskan nanti.Kabar gembiranya,kalian akan mempunyai baby Twins ujar sang dokter.Ada 2 kantung disini.Tapi memasgikannya USG bulan depan ya....ujar Siu Yen."
"Apa????jerit Alya dan James bersamaan."
Saya akan menyuntikkan obat penguat janin,karena kamu 2 kali mengalami kesakitan.
Siu Yen punenyuntik Alya.Tangan Alya di genggam James dengan erat.Alya sangat takut di suntik.
"Pelan- pelan turun ya Al...ujar sang dokter".
"Hmmm....melihat jejak kasus,rasa nyeri yang kamu alami karena kalian tidak menyadari kehadiran baby kalian.Pasti papanya nakal minta jatah berlebihan dan sedikit kasar melakukan hubungan,ujar Siu Yen tersenyum".
"Benar...ujar James jujur."
"Untuk beberapa bulan sampai kandungan berusia 12 mingguan,batasi melakukan hubungan suami istri.Dan lakukan perlahan.Karena pada masa awal kehamilan,semuanya butuh penyesuaian bagi seorang ibu,baik dari segi emosionalnya,perubahan tubuhnya,itu sangat mempengaruhi.Usahakan isteri jangan stres dan berpikir berlebihan.Jaga suasana hati isteri.Ada kalanya masa ngidam,pingin makan sesuatu,atau pingin memakai sesuatu,semua masih wajar,James kamu bisa browsing di google."
"Alya jangan kecapekan,jaga kandungan mu ya Al.Apalagi twins sangat rentan pendarahan atau prematur.Kalian juga lama kan mendapatkannya.Pekerjaan kalau bisa rehat selama kehamilan.Anggap liburan panjang.Kamu sangat sibuk kalau udah kerja,sepupu James mengatakan kamu wonder woman,hehehehe...ujar Siu Yen."
Alya tertawa.
"Sampai segitunya?ujar Alya."
"Saya anjurkan cuti.Kamu sayang kan sama Twins,jadi harus Rehat 1tahunan sampai twins lahir.Mau jadi mammy yah harus mengorbankan karir.Saya saja begitu.Waktu hamil,saya cuti,karena kandungan saya sangat lemah.Suami semua full memperhatikan.Dari segi makanan,gizi,keluarga juga.Dijaga aja bisa lahir prematur.Tapi anak saya sehat,nih liat...uajr sang dokter.Baby saya twins sepasang,ujar sang dokter.Mereka sedang lincah lincahnya.Moment yang sangat saya nantikan kalau saya pulang.Setiap hari saya hanya sampai jam 12 saja,selebihnya waktu buat keluarga,ujar dokter Siu Yen tersenyum".
π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·Jangan lupa like
vote
koment
happy reading
__ADS_1