Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor

Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor
Kehilangan Nenek


__ADS_3

Seorang perawat terburu - buru mendekati Alya.


Mbak...... nenek anda keadaannya drop.... cepat mbak... beliau mau bicara dengan mbak.


Alya pun berjalan di pegang ibu Nathan.


Ketika Alya sudah berada di ruangan neneknya, menghamburlah tangisannya.


" Al....maaf nenek mungkin gak bisa melihat twins ,tapi ingatlah nak...nenek tau mereka ada. Jangan sedih jika nenek tidak bersama kalian lagi. Berjanjilah pada nenek satu hal. "


Nenek memegang tangan Alya.


" Berjanjilah menerima Nathan, nenek mempercayainya Nathan bisa membahagiakanmu , Nathan selama ini selalu melinfungimu dengan caranya. Ibunya juga sudah memintanya pada nenek nak. Berjanjilah hidup bahagia, nenek akan bahagia melihat kalian. "


" Selama ini , Alya belum pernah membahagiakan nenek, nenek terlalu banyak Alya buat susah. Alya selalu mempercayai nenek, nenek sudah seperti ibu bagi Alya. "


Alya menunduk. Air matanya tidak bisa dia bendung lagi.


" Baiklah nek.... Alya akan menerima Nathan ."


Sang nenek menyatukan tangan Alya dan Nathan.


" Jagalah Alya dan twins, nenek mempercayakan mereka pada Nathan dan ibu mu nak . Inilah permintaan terakhir nenek pada kalian ."


" Baik nek.... Nathan berjanji akan memberikan kesetiaan dan cinta buat keluarga Nathan kelak, Nathan berjanji pada Papa dan Nenek . "


Nathan mengatakan dengan kesungguhan hatinya .


Perlahan tangan nenek terkulai .


Alya histeris berteriak.

__ADS_1


" Nek....nek...... ujar Alya."


Nathan memeluk Alya dan mendekapnya.Dokter memberi kejutan jantung , tetapi hanya ada bunyi titttt...tittttt.......


Papa megusap rambut Alya .


Tubuh Alya roboh, pandangannya buram dan menghilang.


Ketika Alya terbangun , Nathan menggenggam tangannya.


" Mas...nenek...air mata Alya kembali mengalir di kedua pipinya . "


Nathan hanya mampu mengusap air mata Alya. Nathan tau begitu sedih nya Alya , kehilangan nenek yang selama ini menemaninya .


" Kamu harus kuat , biar bisa mengantarkan nenek di peristirahatan yang terakhir . "


" Minum dulu Al....ujar Nathan."


Perlahan Alya meminum air pemberian Nathan .


" Satu persatu pergi dari hidupku...ujar Alya menunduk . "


" Jangan pernah merasa sendiri , Tuhan memberi cobaan tidak lebih dari kemampuan kita . Kamu pasti bisa melewati semua ini Al...percayalah . "


" Makan dulu ya...mas suapin . Kasihan baby twins, mereka sejak dari tadi ber akrobat . "


Alya mengangguk. Dan perlahan Nathan menyuapinya .


" Nanti sore mas akan membawamu kita akan ke rumah duka ."


" Papa mu menelepon keluarga James , mereka sedang menuju kemari Al . Papa mu juga memberitahu mama mu , kamu jangan terbawa emosi . Kalau tidak suka diam saja , pikirkan twins . Dan ingat Al... mas selalu ada buat kalian, bukan hanya karena janji mas pada nenek , perasaan mas tidak pernah berubah dari dulu sampai sekarang . Kamu bisa menilai ibu dan mas Al....".

__ADS_1


" Makasih selalu ada buat kami selama ini mas..... Alya tau...mas selalu menjaga Alya setelah semuanya terjadi . Mas menghormati Alya , juga peduli perasaan Alya . Nenek juga sangat banyak menceritakan kebaikan mas " .


Seorang dokter kandungan datang menyuntikkan penguat dan vitamin buat Alya.


" Kondisi isteri anda baik, baby nya sangat aktif , mami nya harus tetap makan , makan makanan yang bergizi , agar berat baby nya naik dan gak masuk inkubator . Konsumsi susu ibu hamil 2 atau 3 kali sehari, makan es cream yang banyak mengandung susu, konsumsi coklat juga . Mami nya harus bawa happy....agar baby nya selalu happy ....".


" Kalau ada keluhan , saya siap sedia datang, ujar sang dokter . "


" Saya sangat suka menangani baby twins, sangat jarang - jarang...ujar sang dokter tersenyum . "


" Makasih dok...," ujar Nathan mengantar kan sang dokter ke luar.


" Sudah merasa enakan Al? "


" Sudah mas....Alya bersiap siap ganti pakaian dulu ya mas . "


" Apa masih pusing ?, " tanya Nathan.


" Gak lagi mas.....dah lumayan ."


Nathan pun keluar dari kamar Alya. Nathan pun menelepon Anak buahnya , menyiapkan makanan buat keluarga Alya dan para tamu di rumah duka.


Nathan bergegas ke rumahnya dan bersih - bersih .


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


jangan lupa like


vote


koment

__ADS_1


__ADS_2