Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor

Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor
Hanya Berubah Sementara


__ADS_3

Siang itu,Alya di suruh maminya sering makan siang bersama Juan.Alya pun memasuki gedung kokoh milik keluarga William.


Pernikahan mereka baru teritung 3 mingguan.Tidak ada masalah pada mereka.Mereka secara natural menjalani hubungan mereka.Alya melakukan tugasnya sebagai isteri.Mereka menyepakati saling penjajakan.Mereka akan melakukan hubungan suami isteri berdasarkan keinginan bersama.


Alya pun menaiki lift setelah melihat area reseption tidak berpenghuni.Berdasarkan keterangan OB,ruangan Juan lantai 25 ,lantai paling atas gedung itu.


Alya membaca ruangan sekretaris pun tidak berpenghuni.Alya melangkah dengan sepatu bertumit datarnya.Karena sepatu nya berbahan elastis dan tergolong flet,tidak ada bunyi sama sekali.Ketika Alya akan membuka ruangan Juan.Alya sangat terkejut.Alya Membukanya perlahan,merekam semua adegan per adegan dibalik pintu.Terlalu larutnya mereka sampai tidak menutup pintu,sampai kehadiran Alya pun mereka tidak tau.Alya menyimpan handphone nya.Mereka masih berduel adegan panas.Tiba tiba Alya membuka pintu dan menghempaskan pintu itu.


Kedua sosok tidak berpakaian itu pun sangat terkejut.Wajah Juan sangat pucat.


"Al.....ini tidak seperti yang kamu lihat.Al.....mas tidak berbuat seperti ini kalau dia tidak merayu mas.Al...please...maaf kan mas."


Alya duduk diam di sofa setelah keluar ke meja sekretaris ,mengambil kertas HVS dan sebuah materai di dalam laci.Alya punya feeling,kalau meja sekretaris pasti selalu lengkap materai.


Setelah mengambil kedua benda itu,Alya melangkah kembali.Alya melihat wanita itu sudah mengenakan pakaiannya,terlihat begitu banyak nya kiss mark di tubuhnya.Ternyata sepak terjang seorang Juan seperti itu.Sudah jago dalam segala hal,sudah terlatih dan menjadi gaya hidup.Ada rasa perih dalam hati Alya.Mereka saling menyepakati,saling belajar menerima.Hanya 3 minggu usia kesetiaan itu.


Alya tidak ada berkata apapun pada wanita pelakor itu.Alya mengenal wanita itu,wanita itu salah satu sekretaris dan orang kepercayaan di perusahaan Viganza.Dimana pemilik perusahaan itu adalah sepupu Alya sendiri.Dia pernah beberapa kali bertemu dengan wanita ini di kantor sepupunya.


Wanita itu pergi begitu saja dengan tidak menunduk,merasa bangga, tanpa ada rasa malu.Alya menarik nafasnya meredskan emosinya.Lirikannya beradu dengan wanita itu.Wanita itu sebelum pergi sempat mengecup pipi Juan walau badannya di dorong Juan.


"Tidak apa apa,tidak usah malu juga.Bisakah kemesraan kalian harus kalian tampilkan ke media?ujar Alya menatap bola mata wanita itu."


Wanita itu hanya tersenyum seperti mengejek.


Ada rasa lega dalam diri Alya,bahwa dia masih suci.


Alya menulis sebuah surat di HVS.


Isinya beberapa point tentang hubungan mereka.


"Apa apaan ini Al....aku tidak mau berpisah denganmu...ujar Juan dengan teriakan besar dan kasar".


"Aku tidak peduli,kesepakatan kita hanya sampai batas oma ku pergi dari dunia ini,ujar Alya.Sejak hari ini,kamu dan aku hidup terpisah.Kalau di depan orang tua kita,sandiwara kamu pasti jagonya bukan?ujar Alya.Tidak ada air mata sedikitpun keluar dari mata Alya."


"Kamu keterlaluan Al....ujar Juan".


"Jadi kamu sangat tidak keterlaluan?iya....?jawab".

__ADS_1


"Aku pria dewasa,pria normal.Aku tidak bisa menahan godaan wanita itu Al...dia mendatangiku dan membuka sendiri pakaiannya".


"Aku juga bukan pria satu satunya dalam hidupnya.Dia sudah terbiasa gonta ganti pasangan,ujar Juan."


"Baru kali ini aku dengannya Al...please."


"Baru kali ini kamu kedapatan Juan William,ujar Alya".


Juan mengacak rambutnya.


"Al.....aku sungguh sungguh mencintaimu.Kebahagiaan dalam hidupku bisa menikahimu,bisa tidur dalam kamar yang sama denganmu,kebahagiaanku bisa makan bersamamu.Please Al....kamu harus memberi aku kesempatan....ujar Juan".


"Tidak ada kesempatan bagi penghianat.Alya memutar laptop nya.Ini kamu juga bersama dengannya 2 minggu sebelum pernikahan kita,ini 2 minggu sebelum pernikahan kita.Di hotel perempuan itu bekerja.Kamu bisa membantahnya?ujar Alya dengan suara geramnya".


Juan hanya terdiam.


Kamu mau menanyakan dari mana data ini aku dapatkan?aku mendapatkan dari temanku Liana.Dia bekerja di hotel Viganza.


Dan asal kamu tau,hotel Viganza adalah hotel milik sepupu aku.


Sandiwara mu sangat rapi.Bahkan orang yang aku tugaskan bisa kamu kelabuhi,sungguh super savety.


Jian mengambil laptop itu dan menghancurkannya ke lantai.


"Latop itu tidak aku perlukan Juan....itu hanya laptop baru ku beli buat anggota magang".


"Please Al...Juan berkutut di depan Alya."


"Surat perceraian kita akan keluar begitu oma ku kuat.Aku menahan semua ini,hanya untuk dia,ujar Alya."


"Aku tidak akan meminta harta mu sedikitpun.Mulai saat ini kamu bebas.Cincin ini aku kembalikan.Dan jika orang tuaku menayakan cincin ku,aku akan bilang hilang karena aku sejak menikah denganmu turun 10 kg,jadi cincin itu longgar,ujar Alya."


"Jangan pernah mengusik hidupku lagi."


Alya pergi.Tetapi di rintangi Juan.


"Aku tidak mau bercerai dengan mu Al...tidak....sampai kapanpun tidak".

__ADS_1


"Bercerai denganmu....persoalan gampang karena bukti yang kumiliki bukan hanya ada di laptop itu.Aku sudah mengirimkannya ke suatu tempat.Jadi jika adapun terjadi apa apa denganku,dia akan membuka semua ini.Slamat siang tuan Juan.Kamu akan mendapatkan karma dari apa yang kamu perbuat.Kamu berjanji padaku,akan menjalani pernikahan kita dengan baik,kamu berjanji hanya aku 1 wanita yang berada di ranjangmu,janji mu hanya kepalsuan.Kamu mengejarku sampai mempengaruhi kedua orangtuaku dengan cara cara licikmu,tetapi kamu akan merasakan sakit lebih dari saat ini yang akan kamu alami.


Aku terlalu bodoh bisa kamu hancurkan.Tetapi ingatlah ...aku bukan bonekamu,ujar Alya.


Juan tetap menahan Alya.Mencengkeram lengan Alya.


"Hanya perempuan seperti itu yang layak kamu dapatkan,ujar Alya".


Juan menampar keras pipi Alya.Darah mengalir dari sudut wajah Alya.


"Kamu yang meminta ini Al...kamu mengacaukan hidupku...ujar Juan dalam tangisnya."


"Bukankah sebaliknya?ujar Alya....kamu yang menghancurkan hidupku.Kamu hanya menutupi kesalahanmu."


Alya pergi ke ruang CCTV,dia membaca ruangan itu berada di post satpam gabungan ketika melintas dari jalan samping.Dia mengcopy kejadian di ruangan .Sang petugas tidak berani mengatakan apa apa melihat luka memar di wajah Alya.


"Pak...kita mampir ke apartemenku...ujar Alya".


Alya mengemasi barang barangnya yang sangat sedikit,menggunting foto pernikahan mereka hingga menjadi potongan yang kecil,memvideokan itu semua dan mengirimkan luka wajah nya pada suatu email.mengirimkan file dari handphonenya,juga mengirimkan data dari emailnya ke email Jane dan Liana.dia mengirimkan semua.


"Pak....antarkan saya ke rumah sakit Permata hospital.Ujar Alya."


Tidak ada tangisan dalam wajahnya.


Alya berjalan dan mengambil foto visum.


Ketika akan keluar,sebuah tangan menahan dirinya.


Disana se sosok perempuan tua memandang wajah nya.Air matanya pun jatuh dan bersimpuh berlutut di depan wanita tua itu.Dia adala Oma Sekarwati,oma yang membesarkannya selama ini.Oma yang selalu tau perasaannya.


😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔


jangan lupa like


vote


koment

__ADS_1


happy reading guysss


__ADS_2