
Pagi itu Alya dan James sangat bahagia.Mereka akhirnya tidak mengingkari perasaan mereka satu sam lain.
"Waktunya kita ke bandara.Kita sarapan disana saja ,ujar Mama James."
"Mama sama papa ikut?tanya James ".
"Hmm...bukan mama sama papamu aja,Jane,Smith dan Eline juga ikut,ujar Mama James.Mau melamar gadismu gak James?tanya Mamanya".
Alya tertawa.
"Mau pakai banget ma...ujar James".
"Mas....apa tau,mami Alya meminta Alya keluar dari kartu keluarga papi?tanya Alya".
"Tau....semua kami tau.Papimu sudah menceraikan mamimu ,kami juga tau,papi mu cerita pada Kami,ujar Papa Richland".
Alya hanya menunduk.
"Apa papa dan mama tidak malu,mempunyai menantu dengan masa lalu seperti Alya?tanya Alya".
"Tidak nak.Bukan karena anak kami juga mempunyai kekurangan karena pernah di diagnosa kanker hati,bukan.Makanya kami menerima masa lalumu.Kamu yang terbaik dari yang paling baik.Kamu benar -benar karuniah terindah dalam keluarga kami Al.Kembali mama James menangis.Alya pun memeluk mama James".
Mata Alya sedikit sembab,demikian juga mata mama James.
Di bandara mereka sarapan bersama.James pamit ke toilet.
Ketika James datang,James meletakkan 2 buah kotak kacamata di depan Alya dan mamai nya.
"Pakai kaca mata ,ujar James.Kedua mata mertua dan mantu seperti mata kodok,ujar James menahan tawanya".
Papa Richland pun tertawa.
"Buat Jane mana mas?tanya Jane".
"Stttt.....tuh mata kamu udah pakai kan,ujar James tertawa".
Eline dengan bangganya pun membuka tas nya.
"Uncle ,liahat...ujar Eline.Eline memakai kacamata hitamnya.Keyen butannnn ujarnya dengan logat cadelnya".
"Keyeeennnn abizzz ujar James".
Alya tertawa melihat James memuji Eline.
"Mas harus makasih sam biro jodoh Eline.Hebat betul nih Eline.Sampai hapal lo ma...pa...apartemennya Alya.sampai kasi info detail soal Alya,ujar Jane bangga".
"Eline mau om nya cepat vcepat nikahan ujar Mama James sambil tertawa."
"Eline cucu opa sangat pintar,ujar Papa Richland."
"Slamat ya bro....,Smith memeluk James.Akhirnya kita jadi juga ngelamarnya.Walau tanpa surprise ,malahan kena surprise berita bahagia ini,ujar James".
"Yukkkk naik pesawat,ujar papa Richland".
"Pa...kan keberangkatan delay 1 jam lagi,ujar Alya".
"Kita naik Jet aja,biar cepat sampai,lagian kan nyaman buat kita semua,ujar Papa Richland".
Mereka pun masuki jet pribadi.Alya dan mama James tersenyum memakai kacamata pemberian James.Sangat sesuai dengan mereka berdua.
__ADS_1
"Ngiri gue....gak dapat kaca mata mehong...ujar Jane."
James mengeluarkan dari tas nya 2 buah kotak kaca mata.1 buat Jane dan 1 buat Eline.Eline bersorak bahagia.
"Kamsiamidha....ujar Jane tertawa".
Alya membuka kaca matanya,memutar lagu memakai earphonenya.
Alya pun tertidur.Terlihat mengantuk.
James menggenggam erat tangan Alya dengan erat.
James menyelimuti Alya.Deru nafas Alya begitu dekat debgan wajah James.
Alya tiba tiba terbangun.Tersenyum memandang James.
"Kenapa gak tidur mas?tanya Alya."
"Tadi sudah tidur sebentar yaaang....ujar James."
Pramugari menanyakan mereka mau makan apa.
"Alya terserah aja mas,ujar Alya".
"James memilih steak,salad buah,dan jus strawbery".
"Yaaang...dengarkan lagu ini,ujar James.Memasangkan handsfree di telinga Alya."
Alya dan James mendengarkan lagu Andmesh Kamaleng"Jangan rubah Takdirku"
Di setiap doaku
Selalu ada kamu
Di setiap kataku
ku sampaikan cinta ini
Cinta kita
Ku tak akan mundur
Ku tak akan goyah
Meyakinkan kamu mencintaiku
Tuhan ku cinta dia
Ku ingin bersamanya
Ku ingin habiskan nafas ini berdua dengannya
Jangan rubah takdirku, satukanlah hatiku dengan hatinya
Bersama sampai akhir
Di setiap kataku
Ku sampaikan cinta ini
__ADS_1
Ohh cinta kita
Ku tak akan mundur
Ku tak akan goyah
Meyakinkan kamu mencintaiku
Tuhan ku cinta dia
Ku ingin bersamanya
Ku ingin habiskan nafas ini berdua dengannya
Jangan rubah takdirku, satukanlah hatiku dengan hatinya
Bersama sampai akhir
Tuhan ku cinta dia
Ku ingin bersamanya
Ku ingin habiskan nafas ini berdua dengannya
Jangan rubah takdirku, satukanlah hatiku dengan hatinya
Bersama sampai akhir.
James mengecup tangan Alya.
Alya menekan lengan James.
"Apa kebas mas?tanya Alya".
"Hmmm...uhar James tersentum".
"Lama yah Alya tidurin,ujar Alya".
Alya menekan lengan James dengan jarinya satu persatu ke lengannya James.
"Aduh....aduh...jangan Al....ujar James.Kebas...ujar James."
"Mas menggemaskan ...ujar Alya".
Merekapun tertawa.
Mama dan papa James tersenyum melihat tawa bahagia anak mereka.Mereka mendoakan yang terbaik buat pasangan itu.
"Semoga James selalu sehat,bisa melindungi keluarganya,bisa memberikebahagiaan buat Alya.Alya layak bahagia pa...ujar mama James".
"Kita doakan ya ma...ujar papa James".
🐩🐕🐩🐕🐩🐕🐩🐕🐩🐕🐩🐕🐩🐕🐩🐕🐩
happy reading guysss
like
vote
__ADS_1
koment