
Aku bersyukur,nenek yang biasa ku panggil sesuka sebutannya.Terkadang kalau angin baik ku panggil nenek,karena dia sangat suka di panggil nenek,kalau lagi gak mood ku panggil Oma.Dia lumayan kesal.
Tapi aku sering mengganggunya.Sebenarnya aku pingin nenek tinggal bersamaku di Paris,tapi papi membutuhkannya.
Menurut nenek,mami banyak berubah sejak ikut arisan ala sosialita.Semua mami mami disana pada memamerkan anak mereka menikah dengan pria sukses.Makanya mami sampai memaksa Alya untuk menikah.Lain hal lagi sifat mami menjadi super boros dan memakai barang barang brendid,papi sampai kewalahan menangani sifat mami.
Juan yang milyoner,dan mami Juan bolak balik meminta Alya,menjadi emmbuat mami tidak memikirkan apa apa lagi.Walaupun anaknya sendiri sudah menjadi korban KDRT,sampai menutup mata hatinya.Orantua mami sudah tidak ada lagi.Menurut nenek,mami sekarang tinggal di Bali.Mengasingkan diri dj rumah peninggalan orangtuanya.
Nenek beberapa kali mendatanginya.
Malam ini aku sangat sulit tertidur.Pengen tidur,tapi tidak bisa.Akhirnya pukul 5 pagi baru aku tertidur.Baru tidur 2 jam,suara nenek membangunkanku.
"Astaga dua bale.....cucuku bermata panda...ujar nenek."
"Nekkkk...ujar Alya dengan manja.Tau gak,Alya dalam masa tanggap darurat,ujar Alya".
"Tanggap darurat gimana,ujar sang nenek."
"Nathan mau datang kesini,dan James serta keluarganya akan datang kesini."
"Apaaaa?ujar sang nenek".
"Aduhhhh kamunya gimana sih...bingung...ujar nenek".
"Pilih sesuai hati,jangan karena embel embel apapun.Ingat sudah cukup meng iya kan kata kata mamimu."
"Nek...Nathan itu sangat baik.Juga sangat banyak berjuang buat Alya.Cinta pertama Alya ,sedangkan James,pria yang Alya cintai,pria yang sangat baik,teramat baik.Alya mencintai James nek...ujar Alya.Bagaimana cara Alya menolak Nathan.Apa Nathan bisa menerima keputusan Alya?"
"Nek...Alya hak mau Nathan putus asa,ujar Alya dengan langkah gontai memasukin kamar nya".
Sedangkan di kediaman James.Malam sesudah Jane dan Alya ngobrol di Telepon,James yang berada di ruang tamu terkejut mendengar isi telepon Alya dan Jane.
__ADS_1
James menarik tangan Jane ketika mau memasuki kamar nya.
Cerigakan pada mas Jane,siapa Nathan,ujar James.
"Baiklah....ujar Jane.Kita ke kamarmu mas James."
"Padahal aku sangat lelah,tapi mau gimana lagi.Ini saat genting buat mu mas,ujar Jane".
"Seandainya mas gak dengar pembicaraan kalian,apa kamu sembunyikan hal ini?ujar James".
"Jangan nyalahin Jane dong mas,atau nyalahin Alya.Ini namanya juga urgent,mendadak,ujar Jane."
James hanya diam.
"Ceritakan,komplit,tanpa ada penghilangan apapun ujar James dengan cool ".
"Nathan pacar pertama Alya."
"Pada sampai tahap mami Elvi menghina Nathan habis habisan."
"Mereka dipisahkan secara paksa.
Setelah beberapa tahun mereka terpisah ,Alya bertemu dengan Nathan.Sampai Nathan membawanya ke Canada.Aku gak tau mas pastinya,sesudah Alya cerai atau sebelumnya aku lupa pastinya,ujar Jane."
"Nathan berubah menjadi seorang pembisnis terkenal,fokusnya di bidang kuliner."
"Oh iya mas...mereka bertemu di Paris tepatnya,pertemuan mereka kembali".
"Nathan menunjukkan bahwa dia berjuang demi seorang Alya.Aku gak tau pastinya mas,bagaimana perjuangannya.Tepatnya Naathan sudah membangun rumah yang sangat indah sesuai yang pernah Alya dan Nathan cita citakan.Alya sudah melihat rumah itu,Alya melihat juga rumah yang ditempati mama nathan sangat indah.,nama rumah itu bahkan Nathan buat nama Alya."
Nathan mengusap wajahnya.
__ADS_1
"Alya di lamar Nathan.Tapi Alya menolaknya saat di Canada,karena Alya masih mengingat sakitnya kata kata maminya,hinaan maminya terkilas balik.Alya kembali ke Paris."
"Mereka masih saling berhubungan.Dan Alya menghilang,dan itu karena merawatmu mas,ujar Jane."
"Aku menyuruh Alya memilih apa menurut kata hatinya,ujar Jane.Aku temannya mas....aku ingin yang terbaik buat sahabatku.Aku sudah melihat banyaknya penderitaannya.Bahkan aku juga tau,Juan akan segera keluar dari masa penahanannya.Dan Aku dan Alya sudah membahas banyak hal".
"Makasih dek....kamu sudah cerita sama mas."
"Se umur umur bisa di hitung dengan jari manggil dek.Ada maunya baik deh...ujar Jane."
"Kalau Alya menelepon melarang kita datang,kita gak datang?tanya James".
"Hmmmm....begitu memang."
"Siap siap,kita akan berangkat sesudah sarapan,ujar James."
"Apaaaa?ujar Jane".
"Mas akan berjuang buat hatiku mas,ujar James".
"Okeyyyy rusak banget kecantikan ku,kalau kamu berhasil jadiin Alya ipar ku mas.....harus beri full perawatan,ujar Jane dengan menaik turunkan alisnya.Membuat kode buat James peka."
π¦πΊπ¦πΊπ¦πΊπ¦πΊπ¦πΊπ¦πΊπ¦πΊπ¦πΊπ¦πΊ
jangan lupa like
vote
koment
happy reading guysss
__ADS_1