Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor

Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor
Kisah Sahabatku


__ADS_3

Malam itu,Alya menyusuri sebuah pusat oerbelanjaan.Langkahnya terhenti ketika melihat sosok seorang wnaita tua sedang bercengkerama dengan cucunya.Alya terinagt dengan sosok neneknya.Alya pun menelepon sang nenek.Nenek dan Alya banyak bercerita.


Alya semakin merindukan sang nenek.


Alya menekan aplikasi pemesanan tiket,Alya pun memesan tiket buat penerbangan besok malam ke Indonesia.


Alya memasuki apartemennya,terlihat James sudah menunggu di depan pintu apartemennya.


James memakai pakaian biasa.Alya sangat suka ketika James berpenampilan dengan pakaian rumahan.


"Sudah lama nunggu mas?tanya Alya".


"15 menitan,ujar James".


"Maaf mas...Alya lupa memeriksa Wa.Dan masih buat mode senyap di handphone,ujar Alya."


"Gak apa apa Al...bahaya juga balas Wa dan menjawab telepon sewaktu berkendara,ujar James tersenyum".


"Masuk mas....ujar Alya."


James memperhatikan Aparten Alya sangat rapi.


"Tumben rapi Al...ujar James."


Alya tersenyum.


"Tadi sudah di bersihkan pekerja mas.Ujar Alya tersenyum".


Alya terlalu lelah membersihkan apartemennya.


Pekerjaannya menumpuk.Jika di waktu senggang,Alya selalu merapikan dan membersihkan rumahnya.Itu sudah menjadi kebiasaan Alya yang sangat diketahui James.


Alya mandi dulu ya mas...ujar Alya.


James pun mengangguk dan duduk di balkon apartemen Alya.


Alya memberikan segelas air putih buat James.


"Mas...besok Alya akan balik ke Indonesia 4 harian,ujar Alya.Rindu sama nenek mas...".


"Mas boleh ikut?tanya James".


"Mas mau ikut?ujar Alya kembali".

__ADS_1


"Mau...kalau di ajak,ujar James".


"Yukkk...kita pesan tiket dulu,ujar Alya duduk di samping James."


"Yahhhh....tempat duduk nya pisah mas,ujar Alya."


James pun menghubungi seseorang.Dan sesudah menelepon,Alya membaca SMS dari maskapai.


"Mas telepon siapa?tanya Alya.Nih tiket dan tempat kita jadi sama,ujar Alya heran".


"Maskapai itu...milik Papa...ujar James sambil tersenyum.Dan uang tiket kita udah papa transfer balik,ujar James".


"Wah...ini namanya rejeki nomplok mas,ujar Alya."


James meraih tangan Alya.Menggenggamnya dengan erat.


"Mas ....gak pulang,udah lumayan malam mas.Istirahat yang cukup ujar Alya".


"Kita tetanggaan ujar James tersenyum".


"Tetanggaan gimana mas?tanya Alya".


"Mas tepat di samping apartemen mu Al...ujar James."


James memeluk erat Alya.


"Mas gak mau kita terpisah lagi ujar James memeluk Alya semakin erat.Kemudian mengusap rambut Alya."


"Mama sama papa mas tau?kapan pindahannya?tanya lause".


"Tau....ujar James.Apartemen ini ,aparten milik saudara papa.Jadi lebih mudah prosesnya.Bagian isi,mas pakai jasa desain interior.Mas kasi konsep aja,mereka mengerjakannya.Dan apartemenmu dulu,mas sudah beli ,mas gak mau kenangan kita di sana terhapus begitu saja,ujar James."


"Mas ada ada saja...ujar Alya."


"Mau liat apartemen mas?tanya James".


"Mau lahhhh...ujar Alya semangat 45".


James pun menggenggam tangan Alya.Mereka saat ini berada di pintu apartemen tepatnya disamping apartemen Alya.


James menekan tombol tanggal hari pertama kali Alya dan James bertemu.


Alya mengetahui tanggal itu,karena semua Akses atm,kartu kredit dan pin James memakai nomor itu.

__ADS_1


"Mas kebiasaan deh.Kalau Alya jahat,mas bisa bangkrut sekerika,ujar Alya."


"Kenapa harus semua pakai nomor tanggal pertemuan kita sih mas?tanya Alya".


"Mas sangat bersyukur ,Tuhan memberikan kembali mas sebuah kehidupan baru."


"Mengenal kebaikan hatimu Al...mengenal sosok yang istimewa sepertimu,sangat memaknai kisah hidup mas dan keluarga mas,ujar James."


James membuka pintu apartemen.Terlihat sebuah sofa berwarna abu,ruangan itu sangat indah,perpaduan abu abu dan putih.


James membuka pintu kamarnya,mengambil kopernya.


"Mas paking paking dulu,besok kan kita mau berangkat,ujar James."


"Alya bantu ya mas..ujar Alya".


Alya mengambil beberapa pakaian santai James,beberapa kemeja dan celana kerja.Mengambil beberapa jeans dan celana denim.Alya mengambil jaket dan syal ,Alya memasukkan ke ransel James dan juga memasukkan ke dalam koper.


"Kamu lupa ini Al?ujar James menggoda Alya".


"Mas mesuh deh...ujar Alya tertawa menutup wajahnya."


James memperlihatkan aneka pakaian dalamnya.


"Mas mesum hanya sama kamu yaaaang....ujar James".


"Ihhh...panggilannya yaaang..ujar Alya".


"Kita gak pernah putus Al...kita pacaran kan."


James membelai wajah Alya.Menatao biji mata Alya.


Perlahan James mengecup bibir Alya.Entah karena dorongan apa,James dan Alya pun saling melepaskan kerinduan terpendam.Mereka salingbalas ciuman.


Ketika nafas Alya semakin sesak,Alya pun melepas kan ciuman itu.Tetapi James meraih tengkuk kepala Alya,kembali mereka saling bertaut.


😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘😍


Jangan lupa like


vote


koment

__ADS_1


happy reading guyssss


__ADS_2