Hottest Daddy

Hottest Daddy
Part 21> Gusar


__ADS_3

...Rohit Khandelwal...


Aku mengusap wajahku gusar,aku tidak tahu harus berbuat apa. Semua anak buah yang kugerahkan untuk mencari gadiku tidak membuahkan hasil,sudah tiga hari gadisku pergi. Semua terjadi karenaku,karenaku gadisku pergi. Terlebih putraku tidak ingin makan atau keluar dari kamarnya. Aku benar-benar pusing,menghadapi masalah ini


Untuk saat ini,aku percayakan pada anak buahku dan sahabatku. Yap,sahabatku Narula. Aku meminta bantuan padanya,aku percayakan dia karena dia mantan FBI,walau tidak berjangka lama. Tapi,apa salahnya aku mempercainya (?)


"Kau kemana sekarang. kau keterlaluan"ya dia sangat keterlaluan kali ini. Dia


meninggalkanku,menyisahkan sesak didadaku. Aku sudah mencarinya di apartement,maupun teman dekatnya atau teman jauhnya. Bahkan melacak dimana dia,tapi hanya kata nihil yang aku dapat


Ponsel yang kugenggam bergetar,dengan segera ku angkat telepon itu. Aku berharap itu laporan tentang gadisku"ada apa ?"


"Hallo sir,kami menemukan setitik jejak. Nona alen berada di Alaska"lapor dari anak buahku,doni


"Segera temuakan dia,aku ingin kalian mendapatkannya secepatnya"perintahku pada mereka. Setelah itu,aku memutuskan sambungan telepon


Aku menghempaskan tubuhku dikursi kebesaranku. Kupejamkan mataku untuk senjenak,memikirkan kemana dia pergi. Ini sudah keterlaluan,dia menghukumku seperti ini


"Apa aku harus mencarinya? Itu ide bagus"ya sepertinya aku harus mencarinya sendiri,aku tidak tenang jika harus menunggu informasi tidak kunjung jelas


¤¤¤¤¤¤¤¤¤

__ADS_1


"Kau tidak becus bekerja,hanya satu gadis saja kau tidak bisa menemukannya? Kau itu mantan FBI atau mantan percari jahe?"gerutuku kesal. Bagaimana aku tidak kesal? Mencari satu orang saja tidak bisa. Bagimana jika dua atau lebih? Bahkan aku meragukan jika dia pernah disekolahkan dibidang itu


"Tidak becus kau bilang,hah! Siapa yang merengek meminta bantuan mencari gadis ABGmu itu?" Geram Narula dengan bibir tersenyum miring. What? Merengek?


"Aku tidak merengek! Kaunya saja yang salah memfungsikan telingamu"elakku. Tapi benarkan aku tidak merengek. Jika itu benar,maka lupakan saja


"Benarkah ? Siapa yang bibirnya dimajukan, seperti bebek ?. Apa kau juga akan mengelaknya ?"wah,dia benar-benar membuatku kesal setengah mati


"Kau neneknya bebek!"


"Ya...dan kau cucunya bebek"


"Sudalah,aku ingin kita mencarinya bersama. Sudah lama kalian mencarinya,tapi hanya 'setitik jejak'. Jejak apanya,jejak kingkong"kesalku,dan melenggang pergi meninggalkannya. Aku ingin mencarinya langsung di Alaska. Aku sungguh khawatir padanya,dan aku benar-benar tidak mengerti mengapa dia bisa berada di Alaska? Ini sungguh diluar dugaan. Pasti ada yang tidak beres,dan aku yakin pasti ada sesuatu yang sudah direncanakan.


¤¤¤¤¤¤¤¤


uthor'pov


Alen semakin menyudutkan tubuhnya di sudut tembok. Sosok yang berada dihadapannya benar-benar sosok evil,devil,psycho,dan apalah itu. Dia benar-benar menyeramkan,bahkan dia selalu mengeluarkan seringainya seakan mendapatkan mangsa yang paling lezat


"Kau takut,hem?"dia berjongkok tepat dihadapan gadis malang itu"apa ini membuatmu terkejut? Ya aku menculikmu agar kau tidak bisa melihat rohit lagi. Bahkan kau tidak akan bisa melihatnya untuk selama lamanya"impalnya dengan senyum iblis

__ADS_1


"Lepaskan aku....aku-aku----"


"Tidak akan. Lebih baik kau menghabiskan hidupmu diruang bau ini,hahaha ini sungguh cocok untukmu"tawa meremehkan terlepas dari bibirnya merahnya


Air mata yang dia tahan mati-matian akhirnya lolos juga dari pelupuk indahnya. Sakit akan membayangkan jika dia akan mati sia-sia disini? Bagaimana dengan hidupnya yang dia ingin dari dulu? Dan mati konyol disini?


"Apa yang sedang kau pikirkan? Keluar dari sini? Itu tidak semudah yang kau pikirkan. Kau akan mendapatkan hukuman atas ketidakpedulianmu,dan kau telah menghancurkan dua hati. Aku mencintai rohit,dan bayu mencintaimu. Tapi dengan teganya kau menolaknya? Setidaknya kau beri dia kesempatan!"


"Tapi-aku tidak mencintainya"alen berusaha membela diri,bagaimanapun dia juga punya alasan untuk melawan


"Ya!aku tau kau tidak mencintai dia!tapi kau mengambil rohit dariku! ****** kecil!"seringai licik kembali tercetak dibibirnya


"AKU BUKAN ******!KAU AAKKHHH"


"Kau berani membentakku!?"geram delia dengan tamparan keras dipipi alen. Wanita itu menarik rambut gadis malang itu,dan mencekik lehernya. Sehingga alen sulit bernapas,pasokan diparu-parunya menipis. Tangannya mencekram kuat lengan yang masih setia dilehernya. Kepala yang tadinya sedikit membaik,kini telah kembali lagi. Bahkan ini lebih sakit berkali-kali lipat


BUKK


Delia mendorong badan itu ketembok dengan kekuatan penuh. Dia menyeringai saat kepala gadis malang itu mengeluarkan darah,bahkan hidungpun ikut mengeluarkan darah. Rasa puas sekaligus sakit,memasuki relung hatinya. Puas! karena dia melihat gadis itu terluka. Sakit! Dia seperti melihat mendiang sang adik


Alen merasa kepala dan hidungnya mengeluarkan darah. Dia bisa mencium bau amis. Apakah dia akan berakhir ditempat ini? Apakah dia akan mati konyol di tempat ini? Jika ia,ingatkan dia untuk menghantui orang yang tega membuatnya mati secara sadis

__ADS_1


Tbc


VOTE×COMMENT


__ADS_2