
Akhirnya Farhan menentukan kesepakatan, dia menelepon Mishell dan menyatakan jika keluarganya setuju dengan syarat yang Mishell ajukan.
Mishell berjanji, mulai besok dia akan stay di perusahaan yang di kelola orang Farhan.
Mengenai si pemeras, baru saja kakek menerima pemberitahuan, jika mereka harus datang ke alamat yang tertera di sana.
Kakek pun memberitahu Mishell dan Hans agar mereka bersiap, malam ini pertukaran akan dilakukan.
Mishell pamit kepada Kalila, lalu meminta restu ibu. Ibu dan Kalila pun melepas kepergian Mishell serta Hans dengan harap cemas.
"Hans, aku sudah tidak sabar ingin segera tahu siapa sebenarnya orang ini!"
"Iya Bos, aku juga."
Hans melajukan mobilnya dengan kencang ke arah pergudangan yang sudah tidak terpakai.
Di sana terlihat sangat sepi dan terdapat banyak barang rongsokan.
Begitu mendekati area yang di janjikan, Hans pun turun, karena si pemeras minta hanya Mishell saja yang datang sendirian ke sana.
Hans mengendap-endap dari satu tumpukan rongsokan ke tumpukan yang lain. Sementara Mishell sudah melihat lima orang berdiri tidak jauh dari tempatnya sekarang.
__ADS_1
Satu orang menggunakan topeng wajah, dan bisa dipastikan jika dialah bos diantara kelima orang tersebut.
Empat orang tinggi besar dan bertato, berjalan mendekat hingga membuat hati Mishell sedikit gentar.
Lalu pria bertopeng meminta Mishell untuk membuka cover, dia ingin memastikan jika Mishell tidak akan membohongi mereka.
Satu orang memastikan jika uang itu bukanlah uang palsu. Lalu orang tersebut memberi kode jika pertukaran akan bisa lanjutkan.
"Kerja bagus! serahkan kesini uang itu dan saya akan menyerahkan video ini beserta semua duplikatnya.
Setelah mendekat, Mishell merasa kenal dengan suara serta perawakan orang tersebut, lalu dia sengaja mengulur waktu agar Hans sampai di tempat itu juga.
Mishell pasrah dengan apa yang akan terjadi. Seandainya dia melawan seorang diri, tidak akan mungkin bisa menang melawan 4 bodyguard tersebut.
Hans mendekat dan berhasil melepaskan peluru ke arah kaki si Bos pemeras.
Seketika suasana jadi kacau, Hans terus menembakkan peluru dengan jumpalitan di udara menghindari peluru lawan.
Sementara Mishell melawan satu bodyguard yang menyerangnya. Mishell sempat terjatuh karena tendangan lawan, tapi dia tidak mau menyerah.
Mishell kembali melawan dan akhirnya satu bodyguard ambruk ke tanah.
__ADS_1
Hans juga berhasil menembak dua orang bodyguard hingga jatuh tersungkur bersimbah darah.
Tinggal tersisa satu bodyguard lagi masih tembak menembak dengan Hans.
Sementara Mishell mendekati si Bos yang terluka dan berhasil merampas barang bukti yang ada di tangannya.
Mishell sekuat tenaga melawan meski dia juga terluka karena serempetan peluru di lengan dan juga di kakinya.
Mereka berhasil merampas bukti-bukti pemerkosaan Anggun. Dan Mishell langsung menarik topeng orang tersebut.
Sekilas di bawah temaram bulan Mishell melihat orang tersebut, dia sepertinya kenal tapi masih samar karena orang itu langsung melarikan diri saat baka bantuan mereka datang.
Mishell dan Hans kemudian melawan dengan sisa tenaga yang ada.
Untung saja Hans berhasil merampas senjata para bodyguard tadi hingga dia masih bisa melawan bala bantuan yang baru saja tiba.
Mishell memberi kode kepada Hans untuk mundur, lalu mereka berlari ke arah mobil sambil menembaki lawan.
Akhirnya Mishell dan Hans pun berhasil masuk ke dalam mobil dan meninggalkan tempat tersebut dengan membawa uang kembali beserta barang bukti.
Bersambung....
__ADS_1