
Setelah pembicaraan panjang dengan Sakura dan Suzu,Ryuga berencana pergi ke asrama untuk melihat kamarnya.
"Ah...akhirnya selesai juga."
Ucap Ryuga sambil meregangkan tubuhnya.
"Bicara dengan dua wanita ternyata lebih berat dari pada harus melawan monster."
Lanjut Ryuga dengan tersenyum masam.
Ia tak mengira kalau berbicara dengan dua perempuan itu sangat merepotkan.
"Seharusnya ini kamarku."
Ryuga mencocokan kuncinya yang bernomor 231 dengan pintu kamar asrama.
ceklek
Ryuga membuka pintu dan masuk kedalam kamarnya.
"Besar sekali..."
Ryuga melihat kamarnya begitu luas,tapi anehnya kamar Ryuga memiliki dua ranjang untuk tempat tidur.
"Siapa orang yang sekamar denganku?"
Gumam Ryuga yang melihat dua ranjang tempat tidur.
Tak lama kemudian ada seseorang yang keluar dari kamar mandi.
"Eh,Kei-san."
Ucap Ryuga terkejut ketika melihat Hiroshi Kei keluar dari kamar mandi dengan keadaan setengah telanjang.
"Oh Ryuga-kun,kah?"
Ucap Kei sambil mengeringkan rambutnya yang masih basah menggunakan handuk.
"Apa kita akan sekamar,Kei-san?"
Sebuah kebetulan Ryuga bisa sekamar dengan orang yang ia kenal.
"Hmm ya,aku diberitahu kalau akan ada pendatang baru,apakah itu kamu Ryuga-kun."
Tanya Kei lalu ia berjalan mengambil pakaiannya.
"Haha sebuah kebetulan,Kei-san."
Balas Ryuga dengan tertawa canggung.
"Begitu ya..."
Ucap Kei sembari memakai pakaiannya.
"Tentu saja bukan kebetulan,ini pasti ulah duo Matsumoto itu."
Batin Ryuga tau kalau Godo dan Fudo adalah dalang dibalik semua ini
"Apa Kei-san sebelumnya tinggal dikamar ini sendiri?"
Ryuga bertanya hal lain kepada Kei.
"Ya,aku tinggal sendiri."
Jawab Kei santai yang sudah selesai mengenakan pakaiannya.
"Ryuga-kun,sekarang kau menjadi Hunter Rank apa?"
Lanjut Kei bertanya dengan penasaran.
"Hunter Rank C."
Jawab Ryuga tanpa menyembunyikan apapun.
"Sudah kuduga."
Ucap Kei dengan mengelus dagunya.
"Kenapa Kei-san bisa tau?"
Tanya Ryuga dengan penasaran,sebab hanya Kei seorang yang mengetahui tingkatan hunter Ryuga sekarang.
"Intuisi."
Jawab Kei singkat dengan menunjuk kepalanya.
"Oh begitu kah,pasti Kei-san orang terpintar dikelas-kan?"
Ryuga menebak bahwa Kei adalah murid terpintar dikelasnya.
"Tidak."
Balas Kei dengan santai.
"Eh,lalu siapa?"
Tebakan Ryuga ternyata meleset.
"Hasegawa Suzu."
Jawab Kei biasa saja.
"Suzu-san?apakah dia berada dikelas Rank S?"
Tanya Ryuga dengan penasaran,setahunya Suzu sulit untuk mengeluarkan kekuatannya, karena ia seorang yang mudah takut.
"Ya,dia orang terpintar dikelas namun juga yang paling lemah."
Terdengar nada sedih dari ucapan Kei barusan.
"Aku mengerti."
Ryuga pun paham apa yang dimaksud oleh Kei itu.
"Ngomong-ngomong Kei-san,apa hubunganmu dengan Suzu-san?"
Lanjut Ryuga bertanya memastikan,karena dari ucapan Kei tadi tersirat kesedihan didalamnya.
"Dia kakak sepupuku,"
Jawab Kei lalu melanjutkan,
"Ryuga-kun,kenapa kau bisa mengenal Suzu."
Tanya Kei lalu mengalihkan pandangannya ke arah Ryuga.
"Dia temanku."
__ADS_1
Jawab Ryuga singkat.
"Begitu ya,syukurlah dia punya teman."
Terlihat senyuman bahagia dari ucapan Kei itu.
**
Keesokan harinya di Akademi Kyosai.
Ryuga sekarang berada didalam kamar seorang diri,sedangkan Kei sudah pergi karena ada sesuatu yang harus ia urus.
"System."
Ryuga memanggil Systemnya.
[Ya Tuan]
"Buka status."
STATUS
NAME : RYUGA ISIMIYA
RAS : MANUSIA (AWAKEND)
LEVEL : 15 (Exp 50/100)
JOB : SWORD MAGE,NECROMANCER
TITLE : HIGHGOBLIN SLAYER
HP : 500
MP : 2000
STRENGTH : 100
FATIGUE : 0
AGILITY : 80
SENSE : 80
VITALITY : 100
INTELLIGENCE : 1000
SKILL :
BARRIER:BEGIN,MID,ABSOLUTE.
RESTORASI:BENDA,WAKTU,RUANG.
GOD EYES,DIMENSIONAL STORE
TEKNIK :
PENCIPTAAN DAN PENIRU:
LANGKAH KILAT,PENYERAP INTI BINTANG,FIRE DRAGON,LIGHTNING STRIKES,THUNDER SLASH,SPINNING FLAME.
ARTEFAK/SENJATA : KATANA HITAM WYVERN RANK A+,KATANA PENDEK RANK C+.
IVENTORY : BATU KRISTAL NAGA HITAM RANK S+
HADIAH SYSTEM : ?
"Bagaimana cara menggunakan Kelas Necromancer?"
Tanya Ryuga pada System.
[Tuan Hanya Perlu Mencari Mayat Mahkluk Hidup Lalu Mensummon Atau Menjadikannya Skeleton Sebagai Prajurit Tuan Sendiri]
"Hebat!"
Satu kata itu yang keluar dari mulut Ryuga.
"Jika aku memiliki pasukan sendiri maka penaklukan dungeon akan mudah untuk dilakukan!"
Ryuga sangat senang mendengar jawaban dari System,jika Ryu memiliki pasukan sendiri,maka ia tidak perlu membentuk party untuk melakukan penaklukan dungeon rank tingkat tinggi,dan juga Ryu dapat mengurangi resiko kematian seorang hunter.
"System,apa aku bisa mendapatkan semua Job yang ada?"
Tanya Ryuga pada System,Ryu berpikir jika mendapatkan semua job/kelas maka ia dapat bertambah lebih kuat.
[Bisa Tuan]
"Benarkah?lalu berapa harga untuk Job yang belum kumiliki?"
Ryuga bertanya karena takut poin nya tidak akan cukup untuk membeli semua job yang belum ia miliki.
[Harga Untuk Semua Job Yang Belum Host Miliki 1000 Poin System]
"....."
Ryuga seketika terdiam.
Ryuga menghela nafas panjang,
"Untuk menjadi kuat,poin itu tidak seberapa!"
"System beli semua Job yang belum kumiliki!"
Perintah Ryuga kepada Systemnya.
[Membeli Semua Job Yang Belum Host Miliki]
[Harap Host Menunggu Sebentar]
[1%...20%...50%...90%...100%]
[Ding]
[Host Berhasil Membeli Semua Job Yang Ada]
[Ding]
[Sisa Poin System 0]
[Ding]
[Level Up]
[Level Up]
[Level Up]
__ADS_1
[Level Up]
"Oh,Levelku juga naik ternyata"
Ryuga terkejut mendengar pemberitahuan dari System kalau levelnya naik dengan sendirinya.
"Dan bagaimana cara mendapatkan Poin Systemku kembali?"
Ryuga bertanya kepada Systemnya,tentunya ia tidak ingin menjadi miskin karena kehabisan poin miliknya.
[Host Bisa Memburu Monster Untuk Mendapatkan Poin System]
"Apa tidak ada cara lain?"
Ryuga memang bisa memburu para monster,tapi tidak untuk sekarang.
[Host Juga Bisa Mendapatkan Poin System Dengan Menyelesaikan Quest]
"Kenapa aku baru tau kalau System ada Questnya?"
Ryuga sedikit merasa kesal kepada System,karena tidak diberitahu apapun tentang quest itu.
[Karena Tuan Tidak Bertanya]
"....."
Ryuga hanya diam mendengar jawaban dari Systemnya itu.
"Jadi,apa saja quest yang ada?"
Lanjut Ryuga bertanya pada System.
[System Menyediakan Quest Harian,Quest Bulanan,Dan Quest Tahunan]
"Aku mengerti."
Ryuga paham yang dimaksud oleh System adalah quest harian berarti harus diselesaikan dalam batas waktu harian,quest bulanan berarti harus diselesaikan dalam batas waktu bulanan,begitu pun juga quest tahunan yang harus diselesaikan dalam batas waktu tahunan.
"Carikan aku quest harian untuk hari ini."
Pinta Ryuga pada System.
[Quest Harian:Menjadi Anggota Komite Kedisiplinan Akademi Kyosai,Batas Waktu 3 Hari,Hadiah 100 Poin System Terima/Tidak]
"Apa?!bagaimana bisa aku menjadi anggota komite kedisiplinan dalam waktu 3 hari?,"
"Sedangkan aku saja baru kemarin masuk ke Akademi ini."
Ryuga tentu ingin protes kepada System yang memberinya quest tak masuk akal itu.
[Jawaban Tidak Dapat Ditemukan]
"Aku terima Quest itu"
Ucap Ryuga dengan menggerutu.
[Ding]
[Host Menerima Quest Menjadi Anggota Komite Kedisiplinan,Batas Waktu 3 Hari]
"Hah....baiklah waktunya berangkat,Quest itu pikirkan nanti,tapi sebelum itu aku akan menemui Aoi terlebih dahulu."
Ucap Ryuga dengan menghela nafas panjang.
**
"Aoi."
Panggil Ryuga yang melihat Aoi sudah menunggu didepan asramanya.
"Kakak."
Aoi yang melihat kakaknya itu langsung berlari menghampirinya.
Melihat Aoi berlari menghampirinya,Ryuga pun membuka kedua tangannya lebar-lebar dan berharap Aoi memeluk dirinya.
"Eh...kenapa kau tidak memeluk kakakmu yang tampan ini?apa Aoi tidak merindukan kakak?"
Ucap Ryuga dengan cemberut melihat Aoi tak kunjung memeluk dirinya.
"Kakak...aku sudah besar."
Balas Aoi dengan menggembungkan pipinya,namun sebenarnya Aoi sangat merindukan kakak satu-satunya yang pemalas ini,walau hanya tidak bertemu satu hari saja.
"Iya-iya Aoi sudah besar sekarang,"
Ucap Ryuga yang masih cemberut.
"Apakah sekolahmu menyenangkan?".
Lanjut Ryuga bertanya ingin mengetahui hari pertama Aoi di Akademi ini.
"Sangat menyenangkan,aku mendapat banyak teman baru."
Balas Aoi dengan tersenyum senang.
"Syukurlah."
Ucap Ryuga dengan mengelus kepala Aoi.
"Hehe."
Aoi pun tidak menolak kepalanya dielus oleh kakaknya itu.
"Kak kakak"
Panggil Aoi dengan menarik tangan Ryuga dan ingin membisikan sesuatu padanya.
"Hmm ada apa?"
Ryuga lalu mendekatkan telinganya ke mulut Aoi.
"Apa kakak sudah punya pacar?"
Tanya Aoi dengan polosnya.
"Eh tidak,kakak tidak punya pacar,memangnya kenapa?"
Ryuga merasa ada yang aneh dengan pertanyaan adiknya yang sedikit abnormal itu.
"Lalu siapa kakak cantik di sana yang mengaku sebagai pacar kakak?"
Tanya Aoi dengan polosnya lalu menunjuk ke arah gadis cantik yang berdiri didekat gerbang asramanya.
"Pagi sayang..."
Ucap gadis itu dengan melambaikan tangannya ke arah Ryuga.
__ADS_1
Ryuga terdiam sejenak lalu,
"Eh.....?!!"