Hunter Adventure Isekai System

Hunter Adventure Isekai System
Ch 70. - Berubah Menjadi Iblis?


__ADS_3

"AKU AKAN MEMBUNUH MU!"


Ryuga tersentak dengan kecepatan yang ditunjukan Kagemi, mengangkat pedang dari sihir Es nya, Ryu menahan tebasan pedang Kagemi yang diarahkan mengincar kepalanya.


KLANG!


"Sial!"


Pedang dari sihir Es yang dibuat Ryuga seketika patah karena menahan serangan Kagemi, Ryu kemudian terbang menggunakan Flying Wind untuk menghindari serangan kedua Kagemi.


"Dengan jarak ini, kau pasti akan kesulitan untuk—"


Tidak sempat menyelesaikan perkataannya, Ryuga dikejutkan Kagemi yang tiba-tiba datang dari bawah dengan kecepatan tinggi.


KLANG!


Ryuga dengan sigap membuat pedang dari sihir Es miliknya untuk menahan tebasan Kagemi.


KLANG!


KLANG!


KLANG!


Sudah puluhan pedang dari sihir Es yang digunakan Ryuga untuk menahan tebasan pedang Kagemi, pertarungan mereka berdua di udara semakin sengit, suara benturan pedang membuat keributan untuk masyarakat yang ada dibawah.


"Siapa yang sedang bertarung diatas?"


"Entahlah, tapi bukankah Asosiasi Hunter melarang Hunter melakukan pertarungan ditempat terbuka?"


"Melihat efek yang ditimbulkan, kurasa Hunter tingkat tinggi yang sedang bertarung."


Masyarakat dibawah sedang membicarakan pertarungan antara Ryuga dan Kagemi, bahkan banyak orang yang merekam mereka berdua, walaupun nanti di kamera hanya terlihat dua siluet bayangan yang sedang bertarung.


KLANG!


'Huh? Ini sudah pedang ke lima puluh. Tapi bukan itu yang membuatku heran, dia bisa terbang karena kecepatan nya yang tinggi, sebenarnya seberapa hebat mode Berserk itu?'


KLANG!


'Baiklah, itu sudah tak penting lagi. Pertarungan kita terlalu mengundang perhatian orang-orang, aku akan sedikit serius untuk mengakhiri permainan ini.'


Ryuga tidak lagi menciptakan pedang Es untuk menangkis tebasan pedang Kagemi, dengan sedikit menghindari serangan Kagemi selanjutnya, Ryu kemudian menangkap pergelangan tangan Kagemi menggunakan tangan kiri.


Menangkap leher Kagemi, Ryu lalu melemparkan Kagemi ke bawah menuju atap gedung yang tadi.


BLAR!


Suara Kagemi yang jatuh terdengar cukup keras, hingga membuat sedikit bekas cetakan tubuh pada atap bangunan gedung tesebut.


Sebelum Kagemi bangkit, Ryu mengeluarkan Ice Crystal Sword dari cincin penyimpanan. Memandang Kagemi dan mengalihkan ke arah Ice Crsytal Sword, Ryuga bergumam pelan.


"Baiklah, waktunya menunjukan kekuatan yang kamu miliki."


Sedangkan Kagemi kembali bangkit, dia sekarang sudah bisa mengontrol mode Berserk dari pil yang ia makan.


"Tubuh ku serasa ingin meledak, jadi ini efek dari memakan pil pemberian Yang Mulia. Aku tidak peduli lagi, yang terpenting aku bisa membunuh baji*ngan ini!"


Kagemi memasang kuda-kuda, dengan memegang pedang menggunakan kedua tangan, Kagemi mengerahkan hampir seluruh energi mana yang ia miliki.


Disisi lain Ryuga memegang Ice Crystal Sword dengan tangan kanan dan mengangkatnya ke samping kiri, Ryu kemudian mengayunkan Ice Crystal Sword kebawah, tempat Kagemi berada.

__ADS_1


"Membeku lah."


"Ice Crystal Sword: Ice Wave."


"Matilah kepa*rat!"


"Corrosive Blood Wave."


Gelombang Es seperti badai jatuh ke bawah setelah Ryuga mengayunkan Ice Crystal Sword, sedangkan dari bawah Kagemi juga mengayunkan pedang, terlihat gelombang energi mana berwarna merah darah melesat ke atas.


BLAR!!


Gelombang Es dan Gelombang merah darah yang memiliki energi korosif bertabrakan, sepersekian detik awalnya gelombang merah darah terlihat lebih unggul dari gelombang Es, akan tetapi.


"Ice Crystal Sword lebih kuat dari apa yang kau bayangkan," gumam Ryuga dengan sedikit menyeringai.


Pada detik berikutnya setelah gelombang Es dan merah darah bertabrakan, gelombang Es dari serangan Ryuga menembus gelombang merah darah dari serangan Kagemi.


"A–apa?! Tidak mungkin!!"


BLAR!!!


Gelombang Es dari Ice Crystal Sword meledak membekukan seluruh tubuh Kagemi, setengah bangunan gedung tempat Kagemi pun juga ikut membeku, butiran-butiran kristal Es menyebar seperti musim dingin bersalju akan tiba.


"Apa pertarungan mereka telah berakhir?" tanya salah satu masyarakat yang ada dibawah.


"Sepertinya begitu," jawab masyarakat lainnya.


"Huh, Salju?"


"Meskipun sedang musim dingin, jarang sekali Tokyo turun salju seperti ini."


"Bodoh! Butiran Salju ini adalah efek pertarungan antar Hunter yang ada diatas, apa kau tidak lihat setengah dari gedung tinggi itu membeku!"


"Bisa, tapi butuh seratus tahun untuk melakukan hal yang dilakukan Hunter diatas."


"Bukankah aku akan mati jika menunggu selama itu?"


"Hahahaha."


'Sepertinya orang-orang dibawah sudah terbiasa melihat pertarungan antar Hunter, dan untung nya orang yang berada didalam gedung telah pergi keluar melarikan diri, jadi tidak ada korban jiwa disini.'


Ryuga menghela nafas lega, pertarungan yang cukup menghebohkan kini telah berakhir. Setelah itu Ryuga pun turun ke bawah, melihat Kagemi yang telah membeku seperti patung Es dari atas sampai bawah, Ryu kemudian mengalihkan pandangan ke arah rekan Kagemi yang jatuh pingsan akibat lemparan cangkir teh tadi.


"Dia... tidak mati, bukan?"


Bagaimanapun juga gelombang Es serangan Ryuga tadi meledak, dengan kekuatan rekan Kagemi yang lebih lemah, Ryu menduga kalau dia mungkin telah mati membeku.


"Yah ... itu tidak terelakan. Lagi pula masih ada dua orang sumber informasi, juga kurasa ketua sebentar lagi akan datang. Baiklah, waktunya untuk mengetahui kebenaran."


Ryu kemudian berjalan ke arah Kagemi yang telah membeku, ketika Ryuga berjarak lima meter dari Kagemi, tiba-tiba terdengar suara retakan dari patung Es Kagemi.


"Oi oi, sebenarnya seberapa kuat model Berserk pil yang dimakan orang ini?"


Beberapa saat kemudian, terlihat retakan besar pada patung Es Kagemi.


Krak! Krak! Krak!


PYAR!!!


Whus!

__ADS_1


Ketika patung Es Kagemi hancur, gelombang energi pun menyebar hingga membuat Ryuga sedikit terdorong mundur kebelakang.


"ARGHH!!! BAJI*NGAN KEPA*RAT!!!


"KAU YANG MEMAKSA KU MELAKUKAN INI!"


Kagemi yang berhasil keluar dari Es yang membekukan nya pun mengangkat pedangnya ke depan, tetapi Kagemi tidak berniat melancarkan serangan kepada Ryuga.


"Huh? Apa yang kau lakukan?!" tanya Ryuga dengan sedikit terkejut, pasalnya Kagemi mengarahkan pedangnya kebelakang tepat pada dada nya sendiri.


JLEB!


"KEUHK!"


Kagemi menusukan pedang ke dada yang mengarah ke jantung miliknya sendiri.


"Ah tidak! Aku bersusah payah untuk tidak membunuh mu, dan sekarang kau malah membunuh dirimu sendiri?!" Ryuga lalu berniat menghampiri Kagemi.


"KAU PIKIR AKU AKAN MATI SEMUDAH ITU?!"


"AKAN KU TUNJUKAN KEKUATAN SEJATI PEMBERIAN YANG MULIA!"


Setelah mengatakan itu, pedang yang menusuk jantung Kagemi tiba-tiba masuk terserap kedalam tubuhnya, aura gelap keunguan keluar dari tubuh Kagemi dengan jantung sebagai pusatnya.


Badan Kagemi sekali lagi membengkak menjadi lebih besar dari pada mode Berserk, baju dan jubah nya pun benar-benar telah menghilang. Seluruh tubuh Kagemi berubah warna menjadi hitam keunguan, dua tanduk hitam melengkung muncul diatas kepala Kagemi, sisik-sisik aneh bermunculan dari kepala sampai bawah kaki Kagemi.


Masih tidak berhenti disitu saja, badan Kagemi masih terus membesar hingga mencapai tinggi lima meter, kuku jari tangan maupun kaki juga kian memanjang, perlahan muncul sepasang sayap hitam seperti kelelawar dari punggung Kagemi.


"KUHAHAHA!"


"INILAH KEKUATAN SEJATI PEMBERIAN YANG MULIA!"


"HAHAHAHA!" Kagemi yang saat ini tidak terlihat seperti manusia itu tertawa lantang.


"Ketika aku meminta System untuk mengidentifikasinya, muncul tanda tanya pada layar panel System. Tapi setelah melihat menggunakan God Eyes, aku sebenarnya tahu kalau dia memiliki sumber kekuatan aneh, dan itu adalah perubahan ini?"


Ryuga bergumam sambil melihat hasil perubahan wujud tubuh Kagemi.


'Dengan tubuh sebesar ini, orang-orang dibawah pasti mengira kalau dia monster yang keluar dari Dungeon Break, dan itu akan menimbulkan kepanikan. Tidak akan sempat mengirim prajurit bayangan ke tempat yang sepi, jadi pilihan satu-satunya adalah... '


"Hey, kau sekarang terlihat seperti iblis!" kata Ryuga dengan berteriak.


"Hemph! Tidak masalah apapun wujudnya, kekuatan adalah segalanya di dunia yang busuk ini!"


"HAHAHAHA!!!"


"Kau memang benar, kekuatan adalah segalanya di dunia ini, tapi jelas aku tak rela wajah tampan ku berubah menjadi jelek seperti mu!"


"Kurang ajar!" Mendengar Ryuga menghina dirinya, Kagemi pun mengayunkan tinjunya ke arah Ryuga.


BLAR!


Muncul kepulan asap debu yang menutupi pandangan Kagemi, setelah beberapa saat kepulan asap itu menghilang, terlihat bekas cetakan tangan besar pada atap bangunan.


"Huh? Dimana dia?" Kagemi tidak melihat atau pun merasakan hawa kehadiran Ryuga.


"Aku disini disini iblis jelek!"


"Kau pikir bisa kabur dariku?" Mengepakkan sayap kelelawarnya, Kagemi melesat terbang naik ke langit menyusul Ryuga.


"Berhasil!" kata Ryuga dengan menyeringai.

__ADS_1


'Jadi pilihan satu-satunya adalah bertarung diatas ketinggian awan.'


>>Bersambung


__ADS_2