
Basement bawah tanah. Di gudang tempat peralatan kebersihan disimpan, dilantai terlihat lingkaran sihir yang sangat menyilaukan mata.
Beberapa saat kemudian, seseorang dengan pakaian serba hitam muncul tepat sebelum lingkaran sihir akan menghilang.
Ya, orang itu adalah Ryuga. Dua menit setelah menyelesaikan dungeon, ia di teleportasi kan kembali ke dunia luar, tempat dimana awal masuknya Ryuga kedalam dungeon.
"Ini cukup melelahkan." Ryuga sedikit mengeluh, dalam waktu lima hari ia benar-benar tidak bisa untuk tidur.
Membuka Dimensional Store, Ryuga mengambil pakaian santainya, tidak mungkin ia berada di asrama dengan pakaian assassin bukan?.
Selesai berganti pakaian Ryuga dikejutkan oleh seseorang yang tiba-tiba membuka pintu gudang, "Oh nak, apa yang kamu lakukan disini?." Ryuga tidak asing dengan orang yang bertanya, dia adalah seorang kakek-kakek berusia 60an, bekerja sebagai cleaning service di asrama ini.
"Saya mencari tongkat pemukul kek." Asal saja Ryuga menjawab.
"Tongkat pemukul, untuk apa?." Kakek itu bertanya tanpa rasa curiga sedikit pun.
"Kecoa."
"Kecoa?."
"Benar kek, dikamar saya ada kecoa, jadi saya mencari tongkat pemukul di gudang." Ryuga mencari alasan yang jelas, walau pun hatinya merasa bersalah karena sudah berbohong, tetapi ia terpaksa untuk melakukannya.
"Jadi begitu." Kakek itu menerima alasan Ryuga dengan mudah, berjalan masuk kedalam gudang, kakek itu pun mencari tongkat pemukul dan menyerahkannya kepada Ryuga.
"Terima kasih kek." Ryuga mengambil tongkat pemukul yang diberikan oleh sang kakek.
"Jangan lupa untuk mengembalikannya."
"Baik kek." Setelah mengatakan itu Ryuga bergegas pergi dari basement dan kembali ke kamarnya, bersiap untuk pergi ke sekolah.
"Anak muda yang begitu bersemangat." Gumam kakek itu saat melihat Ryuga berlari pergi meninggalkan basement.
*
"Pintu kamar tidak dikunci, sepertinya Kei-san sudah kembali." Melihat pintu kamar yang tidak terkunci, Ryuga melangkah kakinya masuk. Tapi sebelum itu ia menyimpan tongkat pemukul yang diberikan oleh sang kakek kedalam Dimensional Store.
"Ryuga-kun?." Kei yang merasakan seseorang membuka pintu spontan memanggil Ryuga.
"Ya ini aku." Balas Ryuga singkat.
"Ryuga-kun kamu...." Kei memandang Ryuga dari atas sampai bawah.
"K-kenapa?, aku masih normal." Ryuga melihat Kei yang memandanginya begitu intens merasa gugup.
Menggeleng kepala pelan Kei menjawab, "Tidak bukan itu, kamu terlihat begitu berkeringat, dan sangat terlihat berbeda dari kemarin.
Seperti seseorang yang berbeda, kamu nampak begitu dingin lalu aura mu juga telah berubah, dan... ".
"Dan?." Ryuga memiringkan kepala sedikit.
"Aku juga masih normal." Kei menjawab Ryuga dengan nada misterius.
"Baiklah, aku tidak akan bertanya dari mana kamu barusan, aku masih memiliki beberapa urusan penting. Jadi aku pergi dulu, bye bye Ryuga-kun." Menyelesaikan ucapan nya, Kei melambaikan tangan lalu pergi meninggalkan Ryuga seorang diri dikamar.
Ryuga hanya diam tidak membalas, melihat jam yang masih menunjukan pukul 06.00 pagi hari, Ryuga menggeleng pelan.
"Baru saja kembali dan langsung pergi, sepertinya Kei-san memiliki urusan yang sangat penting."
Memilih untuk tidak terlalu memikirkannya. Ryuga segera masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri, selesai membersihkan diri Ryuga lalu memakai seragam akademi, bersiap untuk pergi ke sekolah.
"Status." Ucap Ryuga tiba-tiba.
[STATUS]
[NAME : RYUGA ISIMIYA]
[RAS : MANUSIA (AWAKEND)]
[AGE: 16]
[LEVEL : 90 (Exp 100/1000)]
[JOB : SEMUA JOB (π), EVOLUSI: SHADOW MONARCH]
[TITLE : HIGHGOBLIN SLAYER, ORC SLAYER, SOLO DUNGEON, KING OF SHADOW]
[HP : 5000 (5000)]
[MP : 20.000 (20.000)]
[STRENGTH : 1000]
[FATIGUE : 0]
[AGILITY : 1000]
[SENSE : 600]
__ADS_1
[VITALITY : 1000]
[INTELLIGENCE : 1500]
[SKILL]
[BARRIER: BEGIN, MID, ABSOLUTE>π]
[RETURN: OBJECT, TIME, SPACE]
[GOD EYES]
[DIMENSIONAL STORE]
[INSTANT HEAL ( CD 10S)]
[STEALTH]
[SHADOW EXTRACTION (51/100)]
[SHADOW EXCHANGE (CD 60S)]
[SHADOW STEP (CD 5S)]
[DOMAIN OF THE MONARCH: INFINITE DARKNESS (CD 168H)]
[BLOODLUST]
[GATE: DARK SPACE>π]
[TRANSFORMATION: THE KING OF SHADOW>π]
[TECHNIQUE]
[LIGHTNING STEP (LVL 4)]
[STAR CORE ABSORBER (LVL 2)]
[FIRE DRAGON (LVL 2)]
[LIGHTNING STRIKES (LVL 2)]
[THUNDER SLASH (LVL 3)]
[FIRE BALL (MAX)]
[FLYING WIND (LVL 3)]
[DARKNESS SWORD-SLASH (LVL 1)]
[HEALING AREA (LVL 1)]
(Setiap teknik memliki tingkat penguasaan, 1-5 max level)
[SHADOW SOLDIER]
[ORC]
[ARTUR]
[ARTIFACTS/WEAPONS: KATANA HITAM WYVERN RANK A+, KATANA PENDEK RANK C+]
[IVENTORY]
[BATU KRISTAL NAGA HITAM RANK S+ (1)]
[BATU KRISTAL RANK C+ (50)]
[BATU KRISTAL RANK E+ (100)]
[BATU KRISTAL RANK E- (500)]
[SHOP: π]
[HADIAH SYSTEM : ---]
[POIN SYSTEM : 60.000]
[QUEST SYSTEM : ---]
Melihat level dan statistik nya yang bertambah drastis Ryuga mengangguk puas, dan juga setelah Job Necromancer nya berevolusi menjadi Shadow Monarch, Ryuga mendapat beberapa skill baru yang beberapa diantaranya tidak ia ketahui fungsinya.
Selesai memakai seragam akademi, Ryuga lalu memasang dasinya didepan cermin. Didalam cermin terlihat pantulan bayangan Ryuga yang nampak begitu tampan seperti biasa, bahkan lebih tampan dari biasanya.
Namun tiba-tiba tatapan mata Ryuga didalam cermin menjadi tajam, kedua mata hitam dengan pupil berwarna ungu terlihat, ekspresinya juga berubah menjadi lebih dingin.
"Tapi ingatan apa ini?, aku dan dia dijebak oleh semua orang!. Dan demi melindungi diriku, dia juga tiba-tiba menghilang." Ryuga berkata dengan memegang kepalanya yang mulai terasa sakit.
__ADS_1
[Ding]
[Ding]
[Peringatan: Harap Host Mengendalikan Diri.]
Mendengar notifikasi peringatan dari System Ryuga tersadar, menjatuhkan badannya ke ranjang Ryuga lalu bergumam, "Lupakan, mungkin ini hanya efek samping mendapatkan Job Shadow Monarch."
"Sekarang yang lebih penting aku memiliki 60.000 Poin System, lebih baik aku meningkatkan semua teknik sampai max level.
Tapi sebelum itu, sebaiknya aku menggabungkan katana hitam Wyvern Rank A+ dengan batu kristal Naga Hitam Rank S+ terlebih dahulu."
"System gabungkan katana ku dengan batu kristal naga hitam." Perintah Ryuga kepada System.
[Perlu System Versi 1.2 Untuk Menggabungkan, Apakah Host Ingin Upgrade System?]
"Ya, upgrade System sampai versi 2.0."
[Ding]
[Mengurangi 10.000 Poin System untuk Upgrade Ke Versi 2.0]
[Ding]
[Upgrade System Dimulai, Selesai Dalam(5H)]
[Sisa Poin System 50.000]
"Gunakan Poin System untuk mempercepat Upgrade." Ryuga tidak mau menunggu lebih lama.
[Ding]
[Menggunakan 1000 Poin System Untuk Mempercepat Upgrade]
[Sisa Poin System 49.000]
[1%...30%...50%...80%...99%...100%]
[Ding]
[System Telah Ditingkatkan Ke Versi 2.0]
[Beberapa Fitur System Dan Barang Baru Terbuka]
[Ding]
[Menggabungkan Katana Hitam Wyvern Rank A+ Dengan Batu Kristal Naga Hitam Rank S+, Mengurangi 500 Poin System]
[Sisa Poin System 48.500]
[1%...30%...50%...80%...99%...100%]
[Ding]
[Penggabungan Berhasil]
[Katana Hitam Wyvern Rank A+ Menjadi: Black Dragon Katana Rank SS]
[Ding]
[Mendapat Reward 1000 Poin System]
[Sisa Poin System 49.500]
Mendengar semua notifikasi dari System Ryuga tersenyum puas.
"Yosh, waktunya berangkat." Bangun dari ranjangnya Ryuga meninggalkan kamar, pergi ke sekolah untuk menemui ketua dari komite kedisiplinan.
**
Sementara itu dilantai teratas asrama laki-laki kamar Takeo.
"Iya ayah, anak itu terlalu kuat." Takeo berbicara kepada ayahnya, Guild Master Blood Wolf melalui telepon.
"Jika itu benar maka kamu harus merekrut dia untuk masuk kedalam Guild kita." Balas Guild Master Blood Wolf ayah Takeo. Dan dia yang dimaksud tentu saja adalah Ryuga.
"Baik akan kulakukan, tapi jika dia menolak?."
"Jika dia menolak, maka itu akan menjadi urusan ayah." Dengan tegas ayah Takeo menjawab.
"Aku mengerti." Menutup telepon Takeo menghela nafas, sebenarnya tidak ingin melakukan itu kepada Ryuga, tapi ia hanya bisa patuh kepada sang ayah.
Sedangkan didalam kantor Guild Master Blood Wolf.
"Jika anak itu menolak, maka akan ku serahkan masalah ini padamu." Guild Master Blood Wolf berbicara kepada seseorang.
"Anda bisa tenang, Guild Master..." Terlihat sosok berjubah yang menjilati pisau tajam ditangannya, menjawab perkataan dari Guild Master Blood Wolf.
__ADS_1