
Tiga hari kemudian, kota Tokyo.
Didalam sebuah bangunan tradisional Jepang, terlihat lima orang yang sedang duduk melingkari meja bundar, mereka adalah para ketua organisasi besar yang ada di negara Jepang.
• Takehashi Jin, Guild Master Blood Wolf.
• Yuki Hisashi, Guild Master Asagi.
• Inue Fumiko, Wakil Guild Master Sheild.
• Hiroshi Dai, Guild Master Tiger.
• Inugami Isamu, Guild Master Dragon.
Tidak ada pembicaraan antara mereka berlima, suasana begitu hening dan mencekam, ini menunjukan betapa serius nya persaingan dominasi antar Guild mereka.
Plak!
Terdengar suara tepukan tangan yang memecah keheningan. "Aiyo~ sudah lama sekali kita semua tidak berkumpul seperti ini, jadi mari buat reuni yang menggembirakan!"
Orang yang memecah keheningan itu adalah ayah Yato, Inugami Isamu yang merupakan Guild Master Dragon.
" ... "
Akan tetapi tidak ada respon dari keempat Guild Master lainnya, mereka hanya diam dan mengabaikan ucapan Inugami Isamu.
"Kuh! Kalian semua membuat ku sakit hati," kata Inugami Isamu dengan memegang dada nya sendiri. Inugami Isamu kemudian mengalihkan pandangan ke samping, terlihat seorang wanita cantik yang sedang memejamkan mata.
Wanita itu memakai Kimono (pakaian tradisional Jepang), masih nampak berumur dua puluhan, namun wanita yang satu-satu nya ada diruangan ini telah berusia empat puluh tahunan lebih.
"Ngomong-ngomong wakil Guild Master Sheild Fumiko-san, kenapa Guild Master Sheild tidak dapat hadir sendiri?" tanya Inugami Isamu dengan tersenyum ramah.
Wakil Guild Master Sheild Inue Fumiko menghela nafas, membuka sedikit kedua matanya, Inue Fumiko kemudian melirik ke arah Inugami Isamu.
"Kazuki sedang tidak enak badan, sekarang dia sedang berbaring untuk memulihkan dirinya, jadi aku yang akan mewakili Kazuki dalam pertemuan ini." Inue Fumiko menjawab pertanyaan Inugami Isamu dengan nada tenang.
Mendengar jawaban dari wakil ketua Guild Master Sheild, Inugami Isamu sedikit menelan saliva nya sendiri. "O–oh, jadi begitu... " Meskipun Inugami Isamu berkata seperti itu, akan tetapi dalam hatinya dia berkata hal lain.
'Mana mungkin seorang Hunter S–Rank tidak enak badan! Kau pasti menghajar Kazuki hingga tidak bisa berjalan, kan?!'
"Hemph! Kau mengira kalau aku menghajar Kazuki, Isamu?" kata Inue Fumiko tiba-tiba.
"Ah–haha, mana mungkin aku berpikiran seperti itu, Fumiko-san." Inugami Isamu berkata dengan nada canggung.
'Tidak ada kesempurnaan di dunia ini, memang Kazuki mendapatkan istri yang sangat cantik, tetapi sikapnya—'
"Ehem." Sadar kalau dirinya mendapat lirikan tajam dari Fumiko, Inugami Isamu kemudian berpura-pura batuk dan mengalihkan pandangan nya.
'Kau memang tidak pandai bersyukur Kazuki, masih ingin selingkuh dari wanita cantik dan kuat sepertinya, yah ... semoga dewa selalu memberkati mu.'
Inue Kazuki Hunter S–Rank Jepang tingkat tinggi, tetapi dihadapan Fumiko istrinya itu bukanlah sesuatu yang luar biasa, karena Fumiko sendiri dulunya merupakan salah satu Hunter Rank S+ pertama yang dimiliki negara Jepang.
Jadi, bukan tanpa alasan Inugami Isamu bersikap sangat ramah kepada Fumiko.
__ADS_1
Walaupun Guild-Guild Hunter Jepang selalu bersaing untuk menyebarkan pengaruh dan kekuatan dominasi, namun mereka juga tidak saling bermusuhan, seperti hal nya Inugami Isamu dan Inue Kazuki yang masih berteman dari dulu hingga saat ini.
"Tidak seperti biasanya ketua Matsumoto datang terlambat." Hiroshi Dai tiba-tiba angkat bicara.
"Oh Dai-kun, akhirnya kamu berbicara juga," ucap Inugami Isamu.
Hiroshi Dai menghembuskan nafas. "Kamu tahu Isamu, aku memiliki urusan penting di Guild yang hanya bisa diselesaikan oleh diriku." Guild Master Tiger itu tampak bosan menunggu dimulainya pertemuan ini.
"Hahaha." Inugami Isamu tertawa, kemudian berkata, "Kamu selalu terburu-buru seperti biasanya, semua orang disini juga meninggalkan pekerjaannya untuk pertemuan ini.
Tapi yah ... kamu memang benar Dai, tidak seperti biasanya ketua Matsumoto datang terlambat."
"Hais~ ketua benar-benar menyita banyak waktu milikku," ucap Inue Fumiko mengeluh.
'Kalau dia ... dia pasti ingin memberikan pelajaran tambahan kepada Kazuki.'
Dalam hatinya Inugami Isamu menebak, kalau istri dari temannya itu ... masih ingin menyiksa Kazuki lebih kejam lagi. Sebagai teman, Inugami Isamu hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk Kazuki.
BRAK!
Suara seseorang memukul meja terdengar keras diruangan, semua orang mengalihkan pandangan ke arah sumber suara, terlihat ekspresi marah dari wajah Guild Master Asagi.
"Apa yang kamu lakukan Hisashi?" tanya Inugami Isamu dengan ekspresi bingung.
"Apa yang aku lakukan? Bukan kah itu sudah jelas! Kalian semua begitu santai disini, sedangkan putriku menghilang tiga hari yang lalu. Dan kau bertanya apa yang aku lakukan?!"
"Sakura-chan menghilang? Apa aku tidak salah dengar?" tanya Fumiko dengan nada terkejut, ia memang cukup dekat dengan Sakura teman anaknya itu.
"Apa kau yakin Hisashi? Kamu tidak memiliki masalah dengan putrimu sendiri, bukan?" kata Hiroshi Dai, dia memang mendengar berita tentang menghilangnya Sakura, namun dia mengira itu merupakan masalah pribadi keluarga Yuki Hisashi sendiri.
"Masalah dengan Sakura? Tentu saja tidak! Putriku tiga hari yang lalu menghilang, aku sudah mencarinya langsung ke akademi. Aku juga meminta Asosiasi untuk melacak keberadaan putriku, tapi apa?
Sekali lagi Yuki Hisashi membanting tangan nya ke meja.
BRAK!
"Tidak ada jejak yang ditinggalkan Sakura di negara ini! Putriku dia ... dia pasti diculik!"
Sebagai anak perempuan satu-satunya, Hisashi tentu sangat menyayangi putrinya, wajah nya saat ini terlihat marah dan tampak putus asa.
"Diculik?!" kata Inugami Isamu dan Inue Fumiko secara bersamaan.
"Hisashi, jangan bawa masalah keluarga mu dalam pertemuan penting ini."
Dengan suara berat, Takehashi Jin yang dari tadi diam pun angkat bicara.
"Apa yang kamu maksud putriku itu tidak penting?!" Mendengar perkataan Takehashi Jin, amarah Yuki Hisashi pun bertambah, dia sendiri menduga kalau putrinya yang menghilang berhubungan dengan Guild Master Blood Wolf.
"Aku tidak mengatakan kalau putrimu itu tidak penting, lagi pula bukankah Guild Asagi tempat berkumpulnya para Assassin? Apa panggilan mata-mata terbaik negara ini hanya rumor belaka?" Takehashi Jin berkata dengan sedikit menyeringai.
"Kau!!!"
Dugaan Yuki Hisashi kepada Takehashi Jin kini bertambah kuat, karena akhir-akhir ini Hisashi menyuruh beberapa assassin untuk mengawasi pergerakan Guild Blood Wolf, akan tetapi dalam tiga hari terakhir Hisashi tidak menerima laporan dari anggotanya.
__ADS_1
Putrinya yang menghilang, dan anggotanya yang tidak kembali untuk melapor, hal tersebut sudah meyakinkan Hisashi kalau kejadian tersebut pasti berhubungan dengan Takehashi Jin.
"Setelah pertemuan ini berakhir, Guild Sheild akan membantu untuk mencari keberadaan Sakura," kata Inue Fumiko.
"Guild Dragon juga akan membantu," lanjut Inugami Isamu.
"Hah ... baiklah, Guild Tiger juga akan membantu," kata Hiroshi Dai.
Menarik nafas dalam lalu menghembuskan perlahan, Yuki Hisashi sedikit demi sedikit mendapat ketenangannya kembali.
Yuki Hisashi beranjak berdiri lalu sedikit membungkuk. "Terima kasih, Guild Asagi akan mengingat bantuan kalian semua."
"Haha jangan terlalu dipikirkan Hisashi, membantu teman yang sedang dalam kesulitan merupakan hal biasa," kata Inugami Isamu.
"Itu benar, aku juga khawatir dengan keadaan Sakura-chan. Kalau dia benar-benar diculik, Shoko pasti akan merasa sedih," kata Inue Fumiko.
"Hem." Hiroshi Dai mengangguk.
"Sungguh, terima kasih." Yuki Hisashi sekali membungkukkan badan.
"Apa... apa Guild Blood Wolf tidak ikut serta membantu?" tanya Inugami Isamu tiba-tiba.
Mendengar pertanyaan Isamu, semua orang menolehkan kepala ke arah Takehashi Jin.
Melihat seluruh tatapan mata tertuju pada dirinya, Takehashi Jin pun berkata, "Guild Blood Wolf akan mengirim anggotanya untuk membantu."
Melihat para Guild Master bersikap seperti itu, dalam hatinya Takehashi Jin menyeringai puas.
'Khekhekhe, Hahaha! Sungguh menarik melihat manusia-manusia bodoh saling membantu seperti ini, untuk sementara waktu aku tidak akan merasa bosan Hahaha.'
'Naif sekali ... membantu kalian? Hahaha bodoh, orang yang kalian cari ada ditangan–ku—'
'Perasaan dan hawa kehadiran ini... !!!'
'Siapa?!'
Pintu ruangan terbuka, sosok pria paruh baya dengan badan besar terlihat.
"Ah ketua, akhirnya anda datang," ucap Inugami Isamu yang melihat kehadiran Matsumoto Godo.
'Ketua Asosiasi? Dalam ingatan Takehashi Jin dia hanya seorang Hunter Rank S+ biasa, tapi perasaan ini ... mirip dengan hawa kehadiran Yang Mulia!'
'Ketua Asosiasi Hunter Jepang, dia ... harus disingkirkan!'
"Asosiasi Hunter sedikit memiliki masalah yang harus saya selesaikan, jadi saya meminta maaf atas keterlambatan ini."
Ketua Asosiasi Hunter Jepang Matsumoto Godo berjalan menghampiri mereka berlima, dengan ikut serta duduk melingkari meja bundar, kemudian Matsumoto Godo berkata.
"Baiklah, tanpa menunggu lebih lama lagi, pertemuan untuk membahas turnamen Hunter Jepang...
Dimulai!"
>Bersambung
__ADS_1