Hunter Adventure Isekai System

Hunter Adventure Isekai System
Ch 73. - Tidak Berkutik


__ADS_3

"Kutanya sekali lagi, siapa kau?" Perlahan-lahan Takehashi Jin mulai memperkuat cengkraman tangannya.


"Kuhk!"


Ekspresi ketidakpercayaan Matsumoto Godo terlihat jelas, dia bahkan tidak menyadari gerakan Takehashi Jin yang terlalu cepat. Sekarang Matsumoto Godo terlihat seperti anak kucing yang bisa dibunuh kapan saja.


"Limit Boost."


Energi mana yang besar meledak keluar dari tubuh Matsumoto Godo, dia menggunakan kartu AS nya dan berharap bisa lepas dari tangan Takehashi Jin.


"A–apa?!" Sesaat melepaskan tekniknya, Matsumoto Godo merasakan kejutan lain dari Takehashi Jin, pasalnya energi mana yang keluar tiba-tiba hilang seperti terserap oleh Takehashi Jin sendiri.


Ke empat Guild Master menggertakkan gigi ketika melihat keadaan ketua Asosiasi, mereka sama sekali tidak menyangka, kalau Takehashi Jin akan melakukan hal segila itu. Ke empat Guild Master saling menatap, dibenak mereka sedang memikirkan cara untuk menyelamatkan ketua Asosiasi.


Bagaimanapun juga mereka adalah Hunter S–Rank , pengalaman bertarung dan membuat rencana dalam waktu singkat bukanlah hal sulit untuk dilakukan. Setelah beberapa saat mereka berempat saling mengangguk.


Yuki Hisashi dan Inugami Isamu menyerang Takehashi Jin terlebih dahulu. Karena kedua orang itu memiliki serangan fatal dan daya hancur yang kuat, Inue Fumiko dan Hiroshi Dai mempercayai mereka berdua untuk mengalihkan perhatian Takehashi Jin.


"The Destroyer Punch: White Dragon Roar!"


Tekanan energi mana yang kuat keluar dari tangan kanan Inugami Isamu, terlihat siluet Naga putih besar mengaum dengan ganas.


ROAR!


Merasakan serangan dari belakang Takehashi Jin mendengus dingin, dengan memasang ekspresi menghina, Takehashi Jin berkata datar.


"Hanya siluet Naga jadi-jadian berani menyerang Yang Mulia ini?"


BLARR!


Siluet Naga putih dari serangan Inugami Isamu meledak, angin dan debu menyapu pandangan semua orang. "Apakah berhasil?" Inugami Isamu bertanya sembari menghalangi angin dan debu seusai ledakan.


Ketika angin dan debu menghilang, ekspresi Inugami Isamu sedikit berubah. "Sudah kuduga tidak akan semudah itu." Melihat dinding biru transparan, Inugami Isamu tidak terlihat terkejut sama sekali, raut wajahnya menunjukan kalau hal ini masih dalam harapannya.


"Jangan lupakan aku!" Dengan memegang Katana miliknya, Yuki Hisashi telah berada tepat dibelakang samping kiri Takehashi Jin.


"Sakura Sword: Barrier Cutting Slash!"


Takehashi Jin yang menganggap enteng serangan lanjutan dari Yuki Hisashi mengubah ekspresinya menjadi penuh minat. "Oh~teknik pedang yang cukup menarik."

__ADS_1


Slash!


Suara tebasan pedang Yuki Hisashi terdengar seakan merobek dimensi, dinding biru transparan yang melindungi Takehashi Jin terpotong rapi, hancur menghilang pada saat itu juga.


"Ini belum selesai!" Yuki Hisashi mengganti pegangan Katana, kemudian menebas kembali Takehashi Jin dengan teknik pedang yang berbeda.


"Pedang dan teknik milikmu bukan berasal dari dunia ini, kau pasti ayah dari anak yang bernama Sakura, bukan?" Merasakan sedikit bahaya dari serangan Yuki Hisashi, Takehashi Jin melepaskan cengkraman tangannya lalu sedikit menghindar.


"Uhuk-uhuk!" Matsumoto Godo terbatuk-batuk setelah Takehashi Jin melepaskan cengkeramannya.


"Sekarang!"


Inue Fumiko yang melihat kesempatan terbuka lebar berteriak, ia dan Hiroshi Dai menghilang dari tempat dan muncul kembali didekat Matsumoto Godo.


Inue Fumiko dan Hiroshi Dai memang unggul dalam kecepatan, jadi mereka berdua bertugas untuk menyelamatkan Matsumoto Godo.


"Kalian berpikir bisa menyelamatkan orang ini?" Setelah menghindari tebasan Yuki Hisashi, tangan Takehashi Jin bergerak cepat ke arah Matsumoto Godo.


"Lalu apa kau berpikir aku disini sebagai pajangan!" Tangan Hiroshi Dai memegang belati yang sudah terbalut racun, dengan kecepatan yang tidak bisa dilihat oleh mata telan*jang, Hiroshi Dai menusuk tangan Takehashi Jin yang bergerak kearah Matsumoto Godo.


"Cih! Dasar semut tidak tahu diri." Seperti tidak merasakan sakit setelah tangannya tertusuk, Takehashi Jin dengan santai menendang perut Hiroshi Dai.


Boom!


Hiroshi Dai terlempar jauh menembus beberapa dinding, bahkan sampai terbang keluar dari dalam bangunan tradisional tempat pertemuan. Entah hidup atau mati, tidak ada yang tahu nasib Guild Master Tiger.


Takehashi Jin melihat luka tusukan belati pada tangannya. "Racun? Orang itu cukup hebat dapat membuat racun seperti ini." Dalam beberapa detik kemudian, luka bekas tusukan Hiroshi Dai menghilang sepenuhnya. Merasa telah menyelesaikan satu masalah, Takehashi Jin mengalihkan pandangan ke tempat Matsumoto Godo.


"Teleportasi? Sungguh negara ini dipenuhi dengan orang-orang yang menarik," Takehashi Jin berkata dengan ekspresi penuh minat. "Baiklah, sekarang tersisa dua semut lagi," lanjut Takehashi Jin lalu memandang Yuki Hisashi dan Inugami Isamu.


Melihat Takehashi Jin menatap dirinya, tanpa sadar tubuh Inugami Isamu gemetar, keringat dingin jatuh menetes dari wajahnya.


Berbeda dengan Inugami Isamu. Yuki Hisashi justru mengeluarkan niat membunuh yang sangat kuat, kedua matanya berubah menjadi merah, amarahnya benar-benar tidak dapat terbendung lagi.


"Jadi kau pelakunya?!" ucap Yuki Hisashi kepada Takehashi Jin.


Tidak menunggu Takehashi Jin menjawab, Yuki Hisashi maju menyerang dengan kekuatan penuhnya. "Hisashi tunggu!" Inugami berteriak untuk menghentikannya, namun suaranya seperti tidak sampai pada telinga Yuki Hisashi yang sudah dipenuhi amarah.


Slash! Slash!

__ADS_1


Zrash! Boom!


Kali ini bukan hanya suara merobek dimensi yang terdengar, tetapi sayatan-sayatan kecil ruang dimensi tercipta akibat tebasan pedang Yuki Hisashi, bahkan disekitar Takehashi Jin terjadi distorsi ruang dan waktu.


"Pedang ini benar-benar sangat merepotkan!" Takehashi Jin dibuat sedikit kewalahan oleh Yuki Hisashi, sekarang dia berinisiatif untuk menyerang balik menggunakan sihir dan tinjunya.


"Jadi ini kekuatan yang sebenarnya dimiliki oleh saudara Hisashi." Inugami Isamu sesaat merasa kagum, namun beberapa saat kemudian dia berucap sedikit mengeluh.


"Sial, aku juga harus membantu!" Kemudian Inugami Isamu melesat maju bergabung untuk menyerang Takehashi Jin.


Sementara mereka berdua sibuk bertarung, tanpa disadari Takehashi Jin mengirim klon yang hampir memiliki setengah dari kekuatannya, dia menyuruh klon miliknya untuk mengejar Inue Fumiko dan Matsumoto Godo yang mencoba melarikan diri.


Pada saat yang sama, satu kilometer jauhnya dari tempat pertemuan, Inue Fumiko muncul bersama dengan Matsumoto Godo.


Inue Fumiko yang sedang memapah Matsumoto Godo melepaskan tangannya. "Dia... dia bukan Takehashi Jin yang kita kenal!" ucap Matsumoto Godo tiba-tiba.


Inue Fumiko yang mendengar itupun mengangguk setuju, dari awal sebenarnya dia merasa ada sesuatu yang aneh pada tubuh Takehashi Jin, dan itu terbukti benar adanya.


"Ketua, lalu apa yang harus kita lakukan?" tanya Inue Fumiko.


"Kita harus bersatu dan melawannya bersama-sama. Jika tidak, saya takut semua Hunter Jepang tidak akan sanggup melawan Takehashi Jin secara langsung."


"Baiklah, kalau begitu saya akan kembali bersama dengan lainnya. Ketua harus memulihkan diri terlebih dahulu, kemudian baru menyusul ketika benar-benar telah pulih sepenuhnya."


Matsumoto Godo mengangguk. Setelah itu Inue Fumiko membalikkan badan berniat untuk kembali, namun dia tiba-tiba memberhentikan langkah, Inue Fumiko merasakan aura kehadiran seseorang yang sangat familiar.


Bukan hanya Inue Fumiko, Matsumoto Godo juga merasakan aura tersebut, dan aura orang tersebut tepat berada didepannya.


"Wakil Guild Master Sheild!" Matsumoto Godo memperingatkan.


Tubuh Inue Fumiko gemetar tidak bisa bergerak, dia merasakan niat membunuh yang sangat mencekam, niat membunuh seperti ini hanya dimiliki oleh orang yang telah merenggut banyak nyawa.


Matsumoto Godo ingin menggerakkan tubuhnya untuk menghalangi sosok yang tiba-tiba muncul, tetapi dia bahkan tidak mempunyai tenaga hanya untuk sekedar berdiri.


"Tuan Shin!"


"Darkness Sword-Slash: Dimensional Space."


.

__ADS_1


__ADS_2