Hunter Adventure Isekai System

Hunter Adventure Isekai System
Ch 69. - Melawan Kagemi


__ADS_3

"Siapa kau sebenarnya?!"


"Ini aneh sekali, bukankah kamu selalu memperhatikan diriku? Dan barusan kau juga sedang menguping pembicaraan ku dengan ketua. Asal kamu tahu, aku masih seorang laki-laki normal!"


"Cih! Jadi kau orang yang berbicara dengan ketua Asosiasi."


Orang bertopeng bertanduk menarik pedang yang tersarung di pinggang, dengan gerakan seperti seorang assassin, dia melesat maju menyerang Ryuga.


Ryuga tidak hanya tinggal diam melihat itu, dengan mengalirkan energi mana dan sedikit berkonsentrasi, perlahan sebuah pedang dari sihir Es muncul pada tangan kanan Ryuga.


"Kamu benar, Kagemi!" ucap Ryuga lalu maju menyerang ke arah orang bertopeng tengkorak bertanduk.


Mendengar Ryuga menyebutkan namanya, orang bertopeng tengkorak bertanduk yang tak lain adalah Kagemi tersentak.


KLANG!


"Kau... bagaimana kau bisa tahu?! Siapa kau sebenarnya?!"


"Selalu bertanya dengan pertanyaan yang sama, bukankah sudah kubilang tadi? Aku adalah orang yang akan memberimu pelajaran."


Orang yang memakai topeng bertanduk yang tak lain adalah Kagemi melompat mundur. Saat ini Kagemi mengerti satu hal, kalau ingin mengalahkan orang yang ada dihadapinya ini, dirinya harus mengerahkan segenap kekuatan yang dimilikinya.


"Baiklah, aku sudah tidak peduli siapa kau sebenarnya. Tetapi yang jelas, hari ini kau akan mati di tanganku!"


Pedang yang di pegang Kagemi bersinar terang, nyala merah kegelapan menyelimuti pedang miliknya. Dengan beberapa ayunan pedang horizontal, muncul lima siluet energi mana berwarna merah gelap berbentuk bulan sabit menuju ke arah Ryuga.


Ryuga sedikit merubah ekspresi nya ketika melihat siluet energi mana tersebut, kemudian Ryu berlari ke arah Kagemi sambil menangkis serangan siluet Kagemi yang diarahkan padanya.


Ryuga dengan mudah nya menahan siluet dari serangan Kagemi, namun ketika Ryu menangkis siluet bulan sabit kelima, pedang dari sihir Es Ryuga seketika patah saat itu juga.


"Begitu ya, pedang yang ada ditangan mu mengandung energi korosif."


Ryu masih terus berlari ke arah Kagemi, mengangkat tangan kanan ke samping, muncul pedang dari sihir Es yang beberapa kali lebih kuat dari tadi.


KLANG!


Ryu menebaskan pedang mengincar bahu kanan Kagemi, akan tetapi Kagemi berhasil menahan tebasan pedang Es Ryuga.


"Cih!" Kagemi merasakan perbedaan kekuatan yang besar dengan Ryuga.


Melihat Kagemi tampak kesulitan, Ryu sedikit melompat memutar tubuh dan mendaratkan tendangan kuat ke wajah samping kiri Kagemi.


"Kahkg!"

__ADS_1


Kagemi yang tidak sempat merespon pun terkena tendangan Ryuga, seketika Kagemi terlempar dan hampir jatuh dari ketinggian gedung.


'Aku tidak merasakan energi mana dari serangannya barusan, artinya dia hanya murni menggunakan kekuatan fisik? Sebenarnya seberapa kuat orang ini?'


Kata Kagemi dalam hati.


Ryuga tidak langsung menyerang Kagemi saat dia terjatuh, Ryu malah fokus melihat pedang Es yang dibuatnya.


"Hem... setidaknya ini bisa menahan energi korosif untuk waktu yang lama." ucap Ryuga sambil mengusap bilah pedang dari sihir Es miliknya.


Kagemi yang jatuh akibat tendangan Ryuga pun bangkit, memandang sosok orang yang sedang fokus melihat pedang dari sihir Es miliknya, Kagemi tiba-tiba teringat sesuatu.


"Setelan hitam dan topeng tanpa wajah, kau ... kau adalah Shinigami! Hunter S–Rank yang baru-baru ini diresmikan!" Kagemi berkata dengan nada terkejut.


Ryuga mengalihkan pandangan ke arah Kagemi, tanpa mengucapkan sepatah kata, Ryu melesat cepat ke arah Kagemi sambil mengayunkan pedang dari sihir Es miliknya.


KLANG!


"Sial! Kenapa Hunter S–Rank independen seperti mu menyerang kami!"


KLANG!


"Yah ... ada beberapa alasan." Ryu sekali lagi memutar tubuh dan mengayunkan kaki nya menendang Kagemi.


Kagemi berhasil menahan tendangan Ryuga menggunakan tangan kirinya, namun masih tetap saja, Kagemi terlempar ke sudut atap gedung yang lain dan hampir terjatuh.


'Dia sangat kuat! Jika ini diteruskan kemungkinan besar aku akan kalah. Benar! Kurasa Yang Mulia pasti senang jika dia bergabung kedalam organisasi kita!'


Kagemi bangkit berdiri. "Kau Shinigami, bukan?"


Kali ini Ryu tidak langsung maju menyerang, dengan sedikit mengerutkan alis nya Ryu menjawab, "Ya, kau benar."


"Bagaimana jika kau bergabung dengan organisasi kami. Kekuatan, harta dan wanita, kau akan mendapatkan apapun yang kau inginkan! Juga kamu tahu namaku karena memiliki skill mata yang dapat mengidentifikasi seseorang, kan?


Aku yakin, Yang Mulia pasti akan memberimu posisi tinggi didalam—"


"Berisik!" Ryuga mengacungkan pedang dari sihir Es ke arah Kagemi. "Aku berada disini untuk membersihkan hama seperti kalian. Bergabung dengan organisasi? Apa tikus-tikus seperti kalian itu pantas?"


Mendengar perkataan Ryuga, Kagemi menggertakkan gigi nya. "Kau! Beraninya kau menghina Yang Mulia!"


"Huh? Yang Mulia? Apa pemimpin kalian seorang raja atau semacamnya?"


Setelah mengatakan itu, Ryuga melesat dengan kecepatan penuh ke arah Kagemi. Dalam pandangan mata Kagemi, dia melihat Ryuga seperti bayangan yang tiba-tiba menghilang.

__ADS_1


"Aku disini."


"Huh?" Kagemi membalikkan badannya kebelakang.


SLASH!


"Argh!!"


Ryuga menebaskan pedang dan mengenai wajah Kagemi, topeng tengkorak bertanduk yang dikenakan Kagemi pun terbelah menjadi dua bagian, dalam pandangannya Ryuga melihat bekas luka bakar pada setengah wajah Kagemi.


"Baji*ngan! Berani-beraninya kau!!"


Kagemi memegang mata kirinya yang tertebas, darah mengalir dari bekas luka sayatan yang diberikan oleh Ryuga.


"Pantas saja orang-orang seperti kalian mengenakan topeng, jadi ini alasannya." Meskipun Ryu sedikit terkejut dengan penampilan Kagemi, tetapi Ryu tidak merubah niat awal dirinya datang kemari.


"Bang*sat! Jangan mengatakan seolah-olah kau tidak memakai topeng!"


"Ah ini." Ryuga memegang topeng hitam yang ia pakai, lalu melanjutkan, "Tidak seperti dirimu, aku memiliki alasan kuat untuk memakai topeng ini."


"Sudahlah, aku tidak peduli lagi siapa dirimu! Tapi yang pasti, hari ini kau akan mati!"


Setelah mengatakan itu Kagemi mengeluarkan sebuah pil dari kantong penyimpanan, pil itu berwarna hitam pekat dan mengeluarkan aura menjijikan, kemudian Kagemi menelan pil hitam tersebut tanpa ragu.


"Oh ayolah, kau sudah mengatakan kalimat itu dua kali. Jadi kapan waktu yang tepat untuk membunuh ku?" tanya Ryuga main-main.


Ryuga memilih mengabaikan tindakan Kagemi yang memakan pil aneh tersebut, ia penasaran apa yang terjadi jika menelan pil yang mengeluarkan aura menjijikan seperti itu.


Beberapa detik setelah Kagemi memakan pil hitam yang dibawanya, lonjakan energi mana berwarna merah gelap naik ke atas. Tubuh Kagemi sedikit demi sedikit membengkak, jubah dan pakaian hitam nya pun robek akibat tubuhnya yang semakin membesar.


"Oh~ ini seperti mode Berserk, apa itu efek dari pil yang kau makan?"


Kagemi mengabaikan pertanyaan Ryuga, memegang erat pedang miliknya, Kagemi melesat dengan kecepatan penuh ke arah Ryuga.


"AKU AKAN MEMBUNUH MU!"


Ryuga tersentak dengan kecepatan yang ditunjukan Kagemi, mengangkat pedang dari sihir Es nya, Ryu menahan tebasan pedang Kagemi yang diarahkan mengincar bagian kepalanya.


KLANG!


"Sial!"


>>Bersambung

__ADS_1


__ADS_2