Hunter Adventure Isekai System

Hunter Adventure Isekai System
Ch 53. - Terlalu Berlebihan!


__ADS_3

"Fungsi dari tabung besar ini adalah untuk menguji ketahan tubuh kalian bertiga. Didalam tabung itu terdapat tekanan gravitasi yang akan menekan tubuh kalian, setiap detik berlalu maka tekanan gravitasi juga akan meningkat.


Kalian bertiga setidaknya harus bisa mencapai tekanan gravitasi dengan beban berat 300 Kg, saat ini maksimal tekanan yang bisa diberikan tabung itu seberat 5 Ton lebih." Mayumi-sensei menjelaskan cara kerja tabung tersebut.


"Apa itu sama dengan skill gravitasi milik keluarga Takehashi?" tanya Maki.


Mayumi-sensei menganggukkan kepala. "Ya, itu benar. Lalu siapa yang ingin masuk terlebih dahulu?"


"Aku aku!" Maki mengangkat dan melambaikan kedua tangan ke atas.


"Sensei akan memantau kondisi tubuhmu lewat layar ini, jadi jangan khawatir."


"Baik." Maki kemudian melangkahkan kaki masuk kedalam tabung.


"Dia terlihat sangat bersemangat." Melihat bagaimana Maki bertingkah seperti anak kecil yang sedang menemukan mainan baru, Ryu sedikit menampilkan senyuman karena teringat dengan adik kecilnya.


Elena menolehkan kepala memandang wajah Ryuga. "Kamu juga terlihat sangat akrab, apa Ryu memiliki hubungan dengan Maki?"


"Ya, sama seperti dirimu." Ryuga menjawab dengan menatap lurus ke arah tabung.


"Sama sepertiku?" Elena memiringkan kepala, ia tidak memahami apa yang Ryuga katakan barusan.


"Bukankah kita teman?" Kali Ryuga menjawab dengan tersenyum menatap Elena.


"Ah–ya umh ... " Elena mengalihkan pandangan ke bawah, kemudian ia berbalik lagi menatap wajah Ryuga. "Kita teman, kan?" Elena tersenyum cerah.


Walaupun Ryuga memiliki kekuatan yang bisa bersaing dengan Hunter tingkat tinggi, tetapi dirinya masihlah seorang laki-laki remaja 17 tahun. Melihat gadis cantik yang bahkan jarang berekspresi itu tersenyum tulus kepada dirinya, tentu hal tersebut membuat hati Ryuga sedikit berdegup kencang.


"Uhuk-uhuk, kau benar." Pura-pura batuk untuk menenangkan dirinya, Ryuga lalu mengalihkan pandangan lagi ke arah tabung besar, disana terlihat Maki yang sudah siap untuk melakukan pengujian ketahanan fisik.


"Ingat, jangan gunakan artefak ataupun sihir, kamu hanya boleh menggunakan energi mana untuk memperkuat kekuatan tubuhmu."


"Okey Sensei." Maki mengangguk-angguk mengerti.


"Kalau begitu Sensei akan memulainya." Karena tabung besar itu telah terhubung dengan tablet yang dipegang Mayumi-sensei, Mayumi-sensei pun menekan layar tablet untuk mengaktifkan tabung tersebut.


Pintu masuk tabung tertutup, terlihat lampu yang ada diatasnya menyala merah terang, menandakan kalau tabung tersebut telah diaktifkan.


1 Kg.


20 Kg.


50 Kg.


100 Kg.


200 Kg.


"Setidaknya sampai saat ini aku bisa bertahan tanpa menggunakan energi mana." Maki berkata dengan nafas yang mulai terengah-engah.


Didalam tabung sudah 3 menit lebih terlewati, Maki mampu bertahan selama itu tanpa menyelimuti energi mana pada tubuhnya, untuk gadis seusianya hal itu sudah sangat luar biasa.


300Kg.

__ADS_1


"Ugh ... "


Maki telah mencapai batas kekuatan fisik murninya, kali ini ia harus menggunakan energi mana untuk memperkuat ketahan tubuhnya.


350 Kg.


400 Kg.


500 Kg.


"Seperti yang diharapkan dari keluarga Inue." Mayumi sensei berkata dengan mengangguk merasa puas, ia tidak heran karena Maki mampu bertahan hampir sepuluh menit.


Selain Maki adalah anak dari Guild Master Sheild, Guild Master Sheild itu sendiri juga merupakan anak dari salah satu keluarga besar yang ada di Jepang.


Benar, Maki adalah cucu dari kepala keluarga Inue, keluarga Inue sendiri terkenal memiliki kekuatan fisik melebihi rata-rata Hunter yang ada, tidak heran jika Maki bisa menahan tekanan gravitasi sampai detik ini.


Angka yang ada pada tablet Mayumi-sensei terus bertambah, hingga pada menit kelima belas, Mayumi-sensei menonaktifkan mesin tabung gravitasi.


Pintu tabung gravitasi itu terbuka, terlihat Maki bersusah payah keluar dari dalam tabung, seluruh tubuh dan pakaian yang dikenakannya basah kuyup oleh keringat.


Dengan nafas terengah-engah, Maki berkata lirih, "Pa-padahal aku masih bisa lebih lama lagi."


"Tidak perlu memaksakan diri, ketahan fisik milikmu telah melebihi dari rata-rata yang ada, kalau begitu selanjutnya." Mayumi-sensei masih fokus dengan tablet yang ada ditangannya.


"Aku." Elena berjalan ke arah tabung besar, saat tiba dihadapan Maki, Elena bisa melihat dengan jelas sebuah seringaian kecil dari sudut bibirnya.


"Sensei akan memulainya." Melihat Elena telah masuk kedalam tabung besar, Mayumi-sensei kemudian mengaktifkan kembali tabung gravitasi.


"Ini bukan apa-apa." Maki yang sebelumnya terlihat sangat kelelahan, sekarang ia berdiri tegak dengan sedikit membusungkan dada, ekspresi bangga nampak pada wajah Maki sekarang.


Tiga belas menit lebih tiga puluh detik telah terlewati, Mayumi-sensei kembali menonaktifkan tabung gravitasi. "Aku ceroboh, seharusnya aku juga melatih kekuatan fisikku." Elena bergumam pelan sesaat pintu tabung terbuka.


Sama seperti Maki, tubuh Elena saat ini basah kuyup oleh keringat. Elena lalu berjalan ketempat Ryuga dan Maki berada. " Hehe." Maki tertawa kecil.


"Cih." Elena mengalihkan pandangan saat mendengar Maki seperti sedang menertawai dirinya.


"Ryuga, kamu yang terakhir."


"Baik." Ryuga lalu berjalan masuk kedalam tabung.


Tabung gravitasi mulai tertutup, Mayumi-sensei kemudian mengaktifkannya. Satu menit, lima menit, dan sepuluh menit telah berlalu. Ryuga berada didalam tabung gravitasi selama itu tanpa menggunakan energi mana.


"Sensei, bisakah anda mempercepat tekanan gravitasinya?" Ryuga berteriak dari dalam tabung.


"Huh, apa kau yakin?" Balas Mayumi-sensei juga dengan berteriak.


"Ya, tolong!"


"Baiklah." Mayumi-sensei menuruti keinginan Ryuga.


600 Kg.


800 Kg.

__ADS_1


1000 Kg.


Nafas Ryuga mulai memburu, tetes demi tetes keringat berjatuhan, Ryuga akhirnya memutuskan menggunakan energi mana untuk meningkatkan ketahan tubuhnya.


1500 Kg.


2000 Kg.


2500 Kg.


"Hey kalian berdua, apa dia benar-benar seorang manusia?!" Mayumi-sensei tiba-tiba bertanya kepada Maki dan Elena.


"Entahlah." Elena sendiri tidak terkejut dengan apa yang ia lihat sekarang, karena bagaimanapun, Ryuga dapat bersaing dengan ayahnya dalam hal kekuatan fisik.


Sedangkan Maki diam tertegun, ia sangat terkejut karena Ryuga memiliki ketahan fisik sekuat itu. 'Betapa bodohnya diriku dulu pernah menantangnya bertarung'.


Itu adalah isi pikiran Maki sekarang.


3500 Kg.


4000 Kg.


4500Kg.


'Apa ini, apa ini, Apa ini?! Dia bahkan melebihi angka yang pernah dibuat oleh pak Direktur!'


Mayumi-sensei tidak bisa menahan rasa keterkejutannya.


"Cukup." Mayumi-sensei tersadar dari rasa keterkejutannya saat mendengar notifikasi dari tablet, terlihat tanda-tanda merah pada seluruh anggota tubuh Ryuga yang ada pada layar, lalu Mayumi-sensei segera mematikan tekanan gravitasi yang ada dalam tabung.


"Uhukh-Uhukh." Begitu pintu tabung gravitasi terbuka, Ryuga langsung memuntahkan sedikit darah mulutnya.


"Ryu... !!" Maki dan Elena berteriak secara bersamaan, kemudian mereka berdua segera berlari ke arah Ryuga.


"Apa kamu terluka?" tanya Maki dengan menopang lengan kiri Ryuga, terlihat ekspresi khawatir pada wajah Maki.


"Sudah jelas kalau dia terluka!" balas Elena dengan menopang lengan kanan Ryuga.


"Aku cuma terlalu memaksakan diri." Ryuga tidak ingin bilang 'aku baik-baik saja', karena saat ini organ-organ dalamnya terluka cukup parah akibat memaksakan diri untuk bertahan.


"Maafkan sensei." Akibat keteledorannya, Mayumi-sensei merasa bersalah dengan membuat Ryuga terluka parah, ia tahu organ dalam dan tulang Ryuga terluka karena gelang yang tersambung pada tablet miliknya.


"Tidak apa-apa sensei, ini karena permintaanku sendiri." Ryuga tidak ingin membuat Mayumi-sensei merasa bersalah karena dirinya.


Sebenarnya ketika angka tekanan gravitasi mencapai 3000 Kg, gelang yang Ryuga pakai sudah memberitahu kondisi seluruh tulang-tulang bahkan organ dalamnya terluka parah.


[Ding]


[System Mendeteksi Organ Host Sedang Terluka Parah Dan Ada Beberapa Tulang Yang Retak]


[System Akan Meregenerasi Tubuh Host Dengan Memotong Beberapa Poin System]


Oh ... System, seperti biasa, kau benar-benar sangat luar biasa.

__ADS_1


__ADS_2