Hunter Adventure Isekai System

Hunter Adventure Isekai System
Ch 34. - Info Turnamen Antar Sekolah


__ADS_3

Pagi hari berikutnya.


"Ryuga-kun."


"Ryuga-kun, bangun."


Mendengar suara seseorang memanggil Ryuga bangun dari tidurnya, menggosok matanya, sedikit demi sedikit pandanganya semakin jelas.


"Erm... Kei-san, selamat pagi," ucap Ryuga dengan menguap.


"Pagi, sepertinya kau benar-benar sangat lelah hingga aku tak tega untuk membangunkan mu. Tapi hari ini kamu ada kelas, jadi aku terpaksa melakukannya," balas Kei.


"Benarkah?"


"Ya, Yato yang memberitahuku."


"Terima kasih Kei-san."


"Tidak perlu sungkan, dan aku juga ada kelas hari ini, jadi akan pergi dulu, bye Ryu-kun," ucap Kei berpamitan.


Melihat Kei yang sudah pergi Ryuga bergumam, "Memang benar apa yang dikatakan Kei-san, tapi setelah beristirahat lebih dari seharian penuh, badanku terasa segar kembali."


Ryuga mengambil ponselnya, ada beberapa notifikasi telepon dari Shoko maupun Yato.


Melihat jam yang telah menunjukan pukul 06.30 Ryuga beranjak berdiri dari ranjang, melemaskan otot-ototnya yang kaku dan melakukan pemanasan ringan, Ryuga lalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


**


Akademi Kyosai, kelas S tahun pertama.


"Turnamen!"


"Ya, dalam satu bulan dari sekarang, turnamen sekolah khusus Hunter akan diadakan." ucap Mayumi sensei kepada semua orang yang ada dikelas.


"Turnamen, kah?" gumam Ryuga pelan.


Lalu Mayumi sensei menjelaskan kepada semua murid dikelas.


Turnamen sekolah khusus Hunter, sebuah pertandingan yang dikhususkan untuk para siswa siswi sekolah khusus Hunter. Karena sekolah khusus Hunter hanya ada satu disetiap negara, maka pertandingan ini termasuk untuk mewakili negaranya masing-masing.


Turnamen Ini diselenggarakan oleh sebuah organisasi besar yang bernama 'World Hunter Union' (WHU), tempat berkumpulnya Hunter jenius dan berbakat dari seluruh dunia.

__ADS_1


Tujuan turnamen ini tentu saja untuk merekrut generasi muda berbakat dari seluruh dunia masuk kedalam 'WHU'. Ada banyak keuntungan jika seorang Hunter masuk kedalam organisasi ini, seperti uang, ketenaran, dan hak khusus untuk mengeksploitasi dungeon.


World Hunter Union sendiri dipimpin oleh Park Hae-Jin, seorang Hunter Rank SS+ pertama yang diakui oleh dunia. Hunter Rank S+ sendiri sudah diakui sebagai Hunter tingkat nasional, sedangkan untuk Rank S+ keatas biasa dijuluki sebagai Hunter tingkat Internasional.


Selesai menjelaskan Mayumi sensei bertanya, "Dikelas ini apakah ada yang berminat untuk mengikuti turnamen tersebut?".


Semua orang dikelas hanya diam tidak menjawab, bukan karena tidak mau mengikuti turnamennya, tetapi mereka sadar bahwa harus bersaing dengan generasi muda berbakat dari seluruh dunia.


Belum lagi setiap sekolah hanya memiliki tiga slot untuk pergi ke turnamen, jadi kemungkinan mereka akan berebutan slot dengan kakak kelas yang jelas berbeda kekuatannya.


Sedangkan untuk Ryuga, ia tidak tertarik sama sekali dengan turnamen itu.


Melihat para muridnya yang hanya diam, Mayumi sensei menghela nafas, "Baiklah kare- ya Yato, ada apa?." Sebelum Mayumi sense menyelesaikan kalimatnya, Yato mengangkat tangan.


"Bagaimana jika Ryuga yang mengikuti turnamen?," ucap Yato mengusulkan.


Mendengar itu Ryuga tersentak, "Apa yang~" belum sempat menyelesaikan ucapannya, Shoko menyela.


"Aku setuju, bagaimanapun Ryuga adalah yang terkuat dikelas ini, kemarin dia juga telah mengalahkan Takehashi Takeo, aku tidak keberatan sama sekali dengan ini."


"Bagaimana dengan yang lain?," tanya Mayumi sensei.


"Setuju!"


"Kalau begitu sudah ditentukan. Mungkin nanti akan ada beberapa kakak kelas yang ingin mengikuti turnamen, karena hanya ada tiga slot, jadi besok akan diadakan seleksi.


Dan Ryuga, setelah istirahat makan siang temui Direktur akademi dikantor." Sebelumnya Mayumi sensei juga ingin menunjuk Ryuga sebagai perwakilan kelas, tetapi mengingat pesan direktur akademi untuk tidak memaksa Ryuga melakukan sesuatu, Mayumi sensei hanya mengurungkan niatnya.


Tetapi setelah mendengar semua orang dikelas mengusulkan Ryuga sebagai perwakilan, itu seperti angin sejuk yang menerpa wajah Mayumi sensei. Ia dapat beralasan bahwa Ryuga mengikuti turnamen karena direkomendasikan oleh teman-teman sekelasnya, benar-benar lucky.


Di kantin sekolah.


Menghela nafas panjang, Ryuga membenamkan wajahnya dimeja.


"Itu hanya sebuah turnamen, menang atau kalah tidak masalah, jangan begitu murung Ryu-chan," ucap Yato.


"Kau pikir ini salah siapa?." Ryuga mengangkat kepala, lalu menatap tajam kearah Yato.


"S-sudahlah, dari pada itu, bukankah ada hal yang harus kamu jelaskan." Yato memalingkan wajahnya, ia merasa takut sekaligus gugup untuk menatap mata Ryuga secara langsung.


"Apa maksudmu?," tanya Ryuga.

__ADS_1


"Ryuga-kun, apakah kamu benar-benar berpacaran dengan kakakku?" Kali ini bukan Yato yang menjawab, melainkan Shoko, ia sangat penasaran dengan hubungan Ryuga dan kakaknya.


Mendengar Shoko menanyakan pertanyaan tersebut kepada Ryuga. Sakura yang dari tadi diam merubah ekspresinya menjadi serius, ia menatap tajam Ryuga sekaligus mempertajam indra pendengarnya.


"A-aku dan Maki-san tidak berpacaran, dia hanya membual." Mendapat tatapan tajam dari Sakura, Ryuga sedikit gugup ketika berbicara.


"Apa itu benar?!" Sakura bertanya memastikan.


"B-benar," jawab Ryuga lagi.


"Kalau begitu syukurlah." Memastikan bahwa tidak ada kebohongan dari ucapan Ryuga, Sakura menghela nafas lega.


Setelah kejadian Ryuga dan Maki dua hari yang lalu, Sakura sangat tertekan sampai terlihat kantung matanya yang seperti panda, menunjukkan kalau ia benar-benar tidak bisa untuk tidur.


**


"Kenapa Direktur tiba-tiba memanggilku," gumam Ryuga yang sedang berjalan di koridor menuju ke kantor Direktur Akademi.


Sampai didepan pintu kantor Direktur Akademi, Ryuga mengetuk pintu.


"Masuk." Terdengar suara Matsumoto Fudo, Direktur akademi Kyosai.


Ryuga membuka pintu pelan, setelah pintu benar-benar sudah terbuka ia melangkahkan kaki masuk. Ketika sudah berada diruangan Fudo, Ryuga terkejut akan keberadaan seseorang yang bersama Direktur akademi itu.


Dua gadis berambut pirang terlihat, salah satu gadis itu tentu Ryuga sangat mengenalinya, karena dia adalah adiknya sendiri. Dan untuk gadis pirang lainnya, benar-benar seseorang yang tidak pernah Ryuga duga untuk berada di tempat ini.


"Selamat siang Direktur." Ryuga menyapa.


Sebagai balasan Fudo pun mengangguk. "Kau bisa duduk."


Menuruti kata Fudo, Ryuga pun duduk disebelah adiknya. "Kenapa Aoi ada disini?," tanya Ryuga.


Menggelengkan kepala dengan cepat Aoi menjawab, "Aoi juga tidak tahu."


"Alasan aku memanggil kalian berdua karena ingin memperkenal seseorang yang berada di samping kalian." Tanpa basa-basi Fudo menjelaskan.


"Siapa?" tanya Aoi dan Ryuga dengan menoleh kearah gadis berambut pirang lainnya.


Sebenarnya sejak awal Ryuga sudah tahu siapa gadis berambut pirang itu, tetapi ia bertanya untuk berpura-pura, seakan tidak pernah bertemu ataupun mengenalinya.


Gadis berambut pirang lainnya pun berdiri, dengan tersenyum penuh semangat dia berkata, "Perkenalkan, namaku Casey Green, keponakan dari bibi Lina. Jadi... bisa dibilang aku adalah kakak sepupu kalian loh, dan juga, mulai sekarang kalian berdua bisa memanggilku Casey onee-chan. Mohon bantuannya ya, adik-adikku."

__ADS_1


Ya, gadis berambut pirang itu adalah Casey Green. Orang yang menjadi lawan Ryuga saat ia menggunakan identitas sebagai Shin untuk ujian Hunter tahap kedua.


Aku memang sudah menduga dia akan datang cepat atau lambat, tetapi kenapa harus hari ini, bukankah itu terlalu cepat?


__ADS_2