
Takeo yang mendengar Ryuga mengejek dirinya dengan sebutan gemuk pun seketika naik pitam.
"Aku tidak gemuk bangs*t!"
Umpat Takeo dengan keadaan marah lalu sekali lagi melesat ke arah Ryuga dengan kecepatan penuh.
Takeo mengalirkan energi mana kedalam tombaknya dengan jumlah besar,terlihat api dengan suhu tinggi menyala di mata tombak milik Takeo.
"Flame Spear"
(Tombak api)
Takeo lalu memukulkan tombaknya yang menyala itu mengincar tepat pada pundak Ryuga.
Booomm
Ledakan yang cukup besar terjadi didalam arena Akademi,muncul asap akibat ledakan itu dan menutupi pandangan semua orang yang menyaksikan pertarungan.
"Wah...anak itu benar-benar menyebut Takeo gemuk,"
"Semua orang di Akademi tahu kalau Takeo tidak suka disebut gemuk,"
"Apa anak itu baik-baik saja?"
Ucap semua anggota komite kedisiplinan merasa kasihan kepada Ryuga.
Sedangkan Maki yang mendengar ucapan dari anggota komite nya itu hanya tersenyum meremehkan.
Setelah asap akibat ledakan dari serangan Takeo tadi mulai menghilang,terlihat dua pemuda yang berdiri ditengah-tengah kepungan asap itu.
"Kau punya kemampuan menghindar ternyata."
Ucap Takeo dengan tersenyum masam ketika melihat serangannya hanya memukul udara kosong dan tanah.
"Hehe sudah kubilang bukan,kau itu terlalu gemuk."
Ucap Ryuga dengan tertawa kecil.
"Argh...sialan!"
Ucap Takeo mengumpat dengan berteriak keras karena kesal di ejek oleh Ryuga.
"Kau lihat itu!"
"Dia menghindari serangan dari teknik Takeo dengan mudah!"
"Siapa sebenarnya anak itu?"
Ucap semua anggota komite kedisiplinan dengan takjub.
Boom
Boom
Boom
Ledakan yang cukup besar terjadi berkali-kali didalam arena,Takeo menyerang dengan teknik tombaknya tanpa memberi jeda Ryuga untuk menyerang balik.
"Jika saja levelku belum naik maka akan sulit menghindari serangan babi gendut ini."
Batin Ryuga dengan melihat banyak tanah berlubang akibat serangan tombak api dari Takeo itu.
"Apa kau hanya bisa menghindar?"
Tanya Takeo yang masih menyerang Ryuga dengan bertubi-tubi.
"Kau seperti monyet saja."
Lanjut Takeo dengan tersenyum mengejek Ryuga.
"A-apa yang kau bilang tadi...?"
Tanya Ryuga dengan nada terdengar sedikit kesal.
__ADS_1
"Kubilang kau seperti monye-,"
Jawab Takeo sambil menyerang Ryuga menggunakan tombak yang masih menyala dengan tekniknya,namun ucapannya terhenti oleh sesuatu yang membuat isi perutnya serasa ingin keluar semua.
Bam
"Ugh..."
Ryuga memukul telak perut gendut Takeo dengan mengalirkan energi mana yang cukup besar ditangan kanannya.
Takeo yang mendapat pukulan telak dari Ryuga pun terlempar seperti umpan meriam sampai menabrak dinding arena.
Boom
Tubuh Takeo tertancap di dinding arena.
"Di-dia mengenainya!"
Ucap semua anggota komite kedisiplinan ternganga melihat Takeo yang tertancap di dinding akibat pukulan telak dari Ryuga itu.
Pada saat Takeo menyerang Ryuga sebelumnya,Ryuga menggunakan skill Restorasi Waktu yang diarahkan ke tombak api milik Takeo,Ryuga berniat mengembalikan waktu sebelum Takeo menggunakan teknik flame spear nya.
Berhasil menggunakan skillnya,tombak apinya Takeo pun seketika padam,dan dengan mudahnya Ryuga menahan serangan Takeo menggunakan pedangnya yang masih tersarung.
Mendapatkan celah untuk menyerang balik,Ryuga tidak membuang kesempatan itu begitu saja,Ryu mengalirkan energi mana yang cukup besar ditangan kanannya lalu memukul perut Takeo dengan keras.
"Apa ini sudah berakhir?"
Tanya semua anggota komite kedisiplinan.
"Belum."
Maki membalas pertanyaan anggota komite nya dengan tersenyum menyeringai.
Krak krak krak
Suara dinding yang hancur karena Takeo mencoba untuk keluar dari tempatnya tertancap.
"Kukira serangan itu cukup untuk mengalahkan babi gendut sepertimu."
"A-apa...babi gendut?"
Ucap Takeo dengan nada terbata-bata karena masih merasakan sakit diperutnya.
"Kalau begitu akan ku tunjukan apa yang bisa dilakukan oleh babi gendut ini."
Lanjut Takeo lalu mengangkat tangan kirinya ke atas,semua orang bisa merasakan energi mana dengan jumlah besar terkumpul ditangan kiri Takeo yang terangkat itu.
"Gravity Area."
(Area gravitasi)
Takeo lalu melambaikan tangan kirinya ke arah Ryuga.
"Te-tekanan yang kuat!"
Ucap Ryuga yang sedikit terkejut dengan tekanan skill milik Takeo.
"Berbeda dengan Press Gravity milik Jiro yang hanya bisa menekan satu objek,Gravity Area milik Takeo bisa menekan banyak objek sekaligus,dan tentunya ini lebih kuat,"
Batin Maki dengan menggigit kukunya sendiri.
"Aku sendiri pun akan kesulitan saat berada di area skill ini,nah...apa yang akan kau lakukan sekarang?Ryu-kun."
Lanjut Maki tersenyum menyeringai,ia tidak sabar dengan pertunjukan yang akan ditampilkan oleh Ryuga saat ini.
Krak boom
Tanah yang di pijaki Ryuga retak dan seketika hancur berlubang akibat tekanan gravitasi dari skill milik Takeo itu.
Ryu sampai-sampai dipaksa harus menyelimuti tubuhnya dengan energi mana untuk menahan tekanan tersebut.
"Sepertinya aku harus meningkatkan kekuatan fisikku."
__ADS_1
Batin Ryuga yang memang ia cukup lemah dalam hal kekuatan fisik.
"Dengan ini kamu tidak akan bisa menghindar lagi,monyet!"
Ucap Takeo dengan tersenyum sinis mengejek Ryuga.
Setelah mengatakan itu,Takeo mengangkat tombaknya ke atas.
"Flame Spear"
(Tombak api)
Takeo menggunakan tekniknya tadi,tapi kali ini sedikit berbeda,karena yang menyala bukan mata tombaknya saja,tapi juga gagang atau tongkatnya pun ikut menyala dengan suhu panas yang sangat tinggi.
Takeo lalu memasang kuda-kuda seperti gaya atlet pelempar lembing.
"Kau akan menjadi babi bakar jika tidak melepaskan tombak mu itu!"
Ucap Ryuga berteriak keras dengan tersenyum mengejek.
"Apa dia akan melemparkan tombaknya?"
Batin Ryuga bertanya kepada dirinya sendiri.
"Kalau begitu aku juga akan menggunakan serangan jarak jauh."
Lanjut Ryuga dengan menyeringai sinis.
"Hmph."
Takeo membalas ejekan Ryuga dengan dengusan kasar,terlihat tombak yang ia pegang berkobar dan suhunya pun naik dengan drastis,Takeo lalu melemparkan tombak nya ke arah Ryuga.
Whoss
"Fire Dragon Spear"
(Tombak naga api)
Muncul siluet naga api melilit tombak yang dilemparkan oleh Takeo itu ke arah Ryuga.
"Takeo menggunakan teknik andalannya!"
"Apa dia berniat membunuh Ryuga?"
Ucap semua anggota komite kedisiplinan dengan khawatir,sebab hanya ada beberapa orang di Akademi yang mampu menahan teknik andalan milik Takeo itu.
"Apa dia akan menggunakan barrier anehnya untuk menahan serangan itu?"
Batin Maki tidak sabar ingin sekali lagi melihat skill barrier milik Ryuga,Maki sendiri tidak khawatir kepada Ryuga,karena ia yakin skill barrier milik Ryuga mampu menahan serangan dari teknik andalan milik Takeo itu.
Bersamaan dengan Takeo melemparkan tombaknya tadi,Ryuga menarik pedang panjangnya dan membuang sarungnya ke tanah.
Ryuga mengangkat pedang panjangnya ke atas,dengan konsentrasi tinggi Ryuga menatap tajam tombak yang datang ke arahnya,terlihat pedang panjang milik Ryuga diselimuti oleh asap yang berwarna hitam pekat.
"Asap hitam apa itu?"
"Aku merasa ngeri melihatnya."
Ucap semua anggota komite kedisiplinan merasakan takut ketika melihat asap hitam itu.
"Apa itu sihir kegelapan?"
Gumam Maki dengan penasaran yang melihat pedang panjang milik Ryuga mengeluarkan asap yang berwarna hitam pekat.
Ketika siluet naga yang melilit tombak Takeo berjarak kurang 10 meter darinya,Ryuga menebaskan vertikal pedang panjang yang diselimuti asap berwarna hitam pekatnya itu kedepan.
"Darkness Sword-Slash"
(Tebasan pedang kegelapan)
[Ding]
[Host Telah Menciptakan Teknik Baru:Darkness Sword-Slash]
__ADS_1
[Ding]
[Host Mendapatkan Hadiah 200 Poin System]