
Sementara itu mobil yang terlihat sangat mewah tiba di rumah yang sangat megah. Kedua saudara itu memasuki rumah tersebut, terlihat Eunbi sedikit banyak pikiran, mungkin dia masih memikirkan kejadian yang ia lihat tadi!
Seperti biasanya kedua kakak adik itu di sambut hangat oleh pelayan mereka dengan senyuman selebar lebarnya.
Eunbi terkejut sekaligus senang melihat seorang laki-laki dewasa yang tak asing baginya berada di ruang tamu, sedang mengobrol dengan kakeknya.
" Oppaaaa." Ucap Eunbi teriakk.
Seorang pria yang di panggil oppa sangat bahagia melihat kedatangan adik kesayangan nya tersebut.
" Oppa, oppa sudah ada disini? " Tanya Eunbi pada oppanya.
" Ia sayang." Jawab Jung Dae In.
" Kenapa tidak memberitahu ku, jika oppa akan segera pulang. " Tanya Eunbi lagi.
" Karena ini adalah suprise!! " Jawab Dei In.
" Oppa sangat merindukan mu. " Ucap Dae in memeluk Eunbi.
" Aku sangat sangat sangaaaattt, merindukan oppa. " Balas Eunbi dengan bahagianya.
Seakan kejadian yang ia lihat di sekolah tadi langsung hilang dari pikiran nya, dan membuatnya bahagia kembali karena kedatangan Jung Dae In oppa kesayangan nya.
" Opppa yaa, apa kau juga tidak merindukan ku. " Tanya Jiin memayunkan bibirnya.
" Hahahha, oppa sangat merindukan kedua adik kesayangan oppa. " Jawab Dae In tersenyum.
Jiin pun ikut memeluk oppanya dan Eunbi. Dengan bahagia nya.
" Sudah, Eunbi sekarang ganti pakaian mu, dan kita akan makan bersama. " Ucap Jung Jiin.
" Baik Eonni. " Jawab Eunbi.
Eunbi pun menaiki tangga karena kamarnya berada di lantai dua.
" Bagaimana perusahaan yang ada di sini, apa bisa kau tangani. " Tanya Dae in pada Jiin.
" Yaak oppa, apa kau meragukan kemampuan ku. " Jawab Jiin sedikit kesal.
__ADS_1
" Hahahahha, tidak aku percaya adik ku yang satu ini pasti bisa melakukan segalanya. " Balas Dein tersenyum senyum.
" Adik mu ini selalu hebat dalam menjalankan perusahaan Jung, kakek bangga mempunyai cucu sehebat Jiin. " Ucap kakek memberikan pujian pada Jiin.
" Terimakasih kakek. " Jawab Jiin tersenyum.
" Oppa sendiri, bagaimana cabang yang ada di London and Paris, apa perusahaan di sana baik baik saja. " Tanya Jiin pada Dae In.
" Kau tenang saja selama oppa yang menangani nya semua akan baik baik saja, perusahaan di sana juga semakin maju. " Jawab Dae In.
Author: Pedahal hanya cabang bukan pusatnya tapi udah maju aja, keluarga kaya emang🤑
" Itu kedengaran bagus. " Balas kakek dan Jiin hanya mengangguk bertanda setuju dengan perkataan kakeknya.
Eunbi pun turun menyusuri anak tangga, untuk menemui keluarga nya dengan bahagia apalagi kedatangan Jung Dae In oppa yang sangat di rindukannya. Ia tiba di ruang tamu, sementara itu Jiin pergi ke kamar nya untuk mengganti pakaian nya sehabis pulang kerja tadi.
" Maaf tuan, makan siang sudah kami hidangkan. " Ucap pelayan dengan sopannya.
" Baiklah." Jawab Dae In.
" Oppa kakek, eonni mana. " Tanya Eunbi.
" Eonni mu sedang berganti pakaian. " Jawab kakek.
"Kenapa kalian tidak makan." Tanya Jiin heran.
"Kami menunggu mu Eonni. " Jawab Eunbi.
Mereka berempat pun pergi ke meja makan yang begitu terlihat mewah.
Setelah makan Eunbi memilih pergi ke kamar nya, karena ia lihat dua kakaknya sangat sibuk dengan pekerjaan mereka masing masing pedahal ini bukan di kantor. Sementara kakek Jiin menyuruh nya untuk pergi beristirahat.
Di kamar Eunbi, terlihat ia sedang menelepon seseorang.
" Hallo Shuhua. " Ucap Eunbi di dalam telepon.
" Hello, ada apa kau baik baik saja kan. " Tanya Shuhua karena khawatir dengan sahabatnya itu, karena tadi melihat kejadian di sekolah yang membuat Eunbi menjadi lemah." Jawab Shuhua.
__ADS_1
" Aku baik baik saja, hari ini aku senang sekali, karena oppa telah pulang. " Balas Eunbi bahagia.
Shuhua merasa senang karena sahabatnya, terlihat begitu ceria kembali.
" Wah itu bagus, aku juga ikut senang. " Ucap Shuhua.
" Eunbi sudah dulu, yah aku sedang di mall, dan eomma ku memanggi ku. " Jawab Shuhua.
" Huh, baiklah sampai jumpa. " Balas Eunbi.
Setelah Eunbi mematikan telepon nya, ia kembali memikirkan Lai dan Yukyung.
" Aku harap, Lai tidak mempunyai hubungan apa apa dengan Yukyung. " Ucap Eunbi melamun.
Sementara itu setelah menjemput Yukyung mereka berdua langsung pergi ke Fun Fair, banyak wahana yang mereka naiki dengan bahagia nya.
" Lai aku ingin boneka itu. " Ucap Yukyung manja pada Lai.
" Hahahh, baiklah, untuk mu apa si yang enggak. " Jawab Lai yang langsung membuat Yukyung memerah tersipu malu.
Dan Lai berhasil mendapatkan boneka capit yang di inginkan Yukyung.
" Ini, untuk mu my princess. " Ucap Lai.
Yukyung banar benar bak kepiting rebus!
" Terimakasih." Ucap Yukyung.
" Lai, apa benar kau hanya menyukai ku. " Tanya Yukyung, penasaran.
" Ia aku hanya cinta pada mu, apa kurang bukti. " Jawab Lai.
" Tapi mengapa kau terus bersama Eunbi saat istirahat. " Balas Yukyung kesal cemburu.
" Tidak, tidak , jangan seperti itu aku hanya mempermainkan gadis bodoh itu, ia tak secantik kau. " Ucap Lai senyum meyakinkan Yukyung.
Yukyung sangat senang dengan pernyataan Lai.
To Be Continued
__ADS_1
*Jangan lupa likes, vote, comment. Maaf jika ada kesalahan kata 🙏 Yuk saling dukung .
Comment girls karena comment kalian penyemangat dalam Update! novel ini*.