I Love Nona Jung

I Love Nona Jung
53 Lie


__ADS_3

Saat ini Eunha telah tiba di sebuah arena balap dia benar benar tak pernah ke tempat ini sebelumnya.


" Di mana dia. " Ucap Eunha melirik lirik ke segala arah yang juga banyak para pemuda pemudi di sana.


" Eh lihat deh, yeoja ( perempuan ) itu cantik sekali. "


" Dia terlihat imut ya. "


" Dia pergi sendiri pasti dia tidak memiliki pacar. "


" Wanita itu cantik sekali. "


Eunha merasa risih mendengar perkataan dari pemuda yang ada di arena balap tersebut.


" Jungkook itu kan Eunha. " Kata Kaho melihat ke arah Eunha.


" Dia kenapa bisa ada di sini. " Batin Jungkook.


" Eunha terlihat sangat cantik. " Ucap Shindong.


Peletak! Kaho menjitak dahi Shindong.


" Sadarlah dia tidak menyukai mu. " Ucap Kaho.


" Aku tahu. " Shindong cemberut.


Niel yang ikut terpana akan kecantikan Eunha di buat tak bergeming dia perlahan mendekat ke arah Eunha dengan senyum tak dapat di artikan.


" Hai nona manis. " Ucap Niel.


Tiba tiba saja dada Eunha kembali sesak, bukan hanya Niel yang mendekat ke arah nya saat ini semua mata tertuju pada sang gadis cantik Eunha.


" Jungkook kurasa kau harus menolong Eunha. " Kaho.


" Untuk apa biarkan saja dia, itu resiko nya karena mengikuti ku. " Jungkook datar.


" Tapi dia sudah menjadi asisten mu Jungkook-ah. " Shindong.


" Aku tidak pernah meminta itu. " Jungkook.


" Dia benar benar keras seperti batu. " Batin Kaho.


" Nona manis siapa nama mu ? " Niel senyum semeringai.


Eunha semakin merasakan sesak di dadanya dia sudah tidak bisa mengatur lagi napas nya.


" Tuhan tolong aku. " Batin Eunha.


Niel memegang secara paksa tangan Eunha agar dia bisa berkenalan dengan Eunha.


" Namku Ni......" Terpotong.


Saat Niel memegang tangan Eunha, tangan Niel juga sedang di pegang oleh seorang pria yang tidak di sukai Niel.


" Ju-jungkook. " Eunha terbata bata.


" Lepaskan tangan mu darinya. " Pinta Jungkook.


" Hei lepaskan tangan kotor mu itu. " Shindong.


" Ayo lepaskan, berani kau memegang sahabat pacar ku akan ku binasakan kau " Kaho.


Niel kemudian melepaskan tangannya dari Eunha, dia benar benar tambah benci dengan Jungkook.


" Aku tidak akan selalu membiarkan kemenangan selalu berpihak pada mu. " Ucap Niel emosi.


Setelah itu dia pergi meninggalkan Jungkook dan Eunha, perlahan detak jantung Eunha kembali normal di sertai dengan napasnya.


" Apa yang kau lakukan di sini ? " Jungkook memandang datar Eunha.


" Bekerja dengan baik. " Jawab Eunha tertunduk.


" Kau selalu ingin merepotkan ku. " Jungkook dingin.


" Perhatian! Perhatian pertandingan balap segera di mulai harap semua peserta bersiap untuk mengambil posisi. " Kata seorang panitia pertandingan menggunakan toa.


" Jungkook apa kau ingin bertanding? " Eunha.

__ADS_1


" Jika kau memberitahukan ini pada kakek, kau akan tau akibat nya nona. " Ancam Jungkook.


" Shindong-ah jaga dia. " Pinta Jungkook.


" Siap bos. " Kata Shindong dengan hormatnya, setelah itu Jungkook dan Kaho meninggalkan Shindong dan Eunha.


Merasa tidak becus dalam bekerja Eunha berlari mengejar Jungkook.


" Jungkook-ah. " Eunha menarik tangan tangan kiri Jungkook.


" Apa yang kau lakukan. " Ucap Jungkook dingin.


" Ku mohon jangan lakukan ini, ku mohon. " Pinta Eunha.


" Kau tidak seharusnya mencampuri urusan ku. " Jungkook selalu dingin.


" Tapi ini adalah pekerjaan ku. " Eunha.


" Pergilah aku akan bertanding. " Jungkook, sebenarnya dia tidak tega melihat Eunha.


" Eunha ssi kita tunggu di sini saja, Jungkook hanya melakukan ini sebentar saja. " Shindong.


 


.................


 


" Jam segini mereka belum pulang. " Kakek.


" Pasti saat ini Jungkook pergi balap liar lagi kan. " Kakek.


" Kek tenang kan lah dirimu, sekarang kan sudah ada Eunha noona pasti noona akan melarang hyung melakukan hal hal berandal. " Sanha.


" Tapi kakek tidak yakin dengan semudah itu. " Kakek gelisah.


 


.................


 


3, 2, 1~ hitungnya, dan diiringi suara terompet yang bertanda motor balap segera harus menggas kencangnya.


Tidak berhenti di situ saja, sampai saat ini masih banyak juga yang menatap kagum Eunha. Bahkan ada yang langsung menyapa tapi hal itu di halangi oleh Shindong.


" Shindong apa Jungkook sering melakukan balap liar. " Eunha.


" Tidak juga. " Jawab Shindong.


" Kau jangan takut padanya, walaupun dia pria dingin tapi di sisi lain Jungkook adalah pria hangat dulunya. " Shindong, membuat Eunha bingun di akhir kalimat.


Setelah setengah jam lamanya Jungkook bertanding dan sedikit lagi akan mendekati garis finish bukan hanya Jungkook berada di sana dia juga bersama Niel yang berlomba akan mencapai garis finish.


" Jungkook, Jungkook, Jungkook. " Sorakan dari penggemar Jungkook.


Di mana juga motor balap Niel sering memimpin di depan tapi dapat di gantikan oleh Jungkook.


" Yesss Jungkook kita menang. "


" Eunha Jungkook menang. " Shindong bahagia, sementara Eunha merasa biasa saja.


" Aarghhh sial kenapa bisa seperti ini. " Decak Niel.


Semua orang berkumpul ke arah Jungkook dengan mengucapkan kata selamat atas kemengannya lagi.


 


..............


 


" Dari mana saja kau Jungkook ? " Tanya sang kakek dengan raut wajah marah.


" Kami tadi pergi ke sebuah wahana permainan. " Eunha berbohong, sedangkan Jungkook menatap Eunha lega.


" Syukurlah. " Kakek percaya, dia yakin Eunha bukan orang pembohong.

__ADS_1


" Besok Kakek dan Sanha akan pergi ke Jepang kami akan menetap di sana. " Ucap kakek.


" Eunha kakek mohon jaga Jungkook dengan baik, jangan biarkan dia selalu ikut balap liar. " Pinta kakek, Eunha jadi tidak merasa enak karena tadi dia berbohong.


 


.................


 


" Dasar wanita aneh dia mencari alasan pergi ke wahana, hm menarik juga. " Ucap Jungkook tanpa dia sadar Jungkook sedikit mengulum senyumnya.


" Lihat saja Eunha ini baru permulaan, ku yakin kau tidak akan lama lagi berada di kedudukan asisten ku. " Kata Jungkook dengan angkuh nya.


 


.....................


 


" Dia balap liar lagi! " Jooe.


Sudah seperti menjadi kebiasaan Eunha jika harinya dia curhat kan kepada Jooe, entahlah Eunha merasa itu lega setelah dia menceritakannya pada Jooe.


" Aku tidak bisa melarang nya, dia sangat keras kepala. " Eunha.


" Oh ia Jooe....."


" Ne ( iya ). "


" Tidak jadi. " Eunha, tadinya dia ingin memberitahukan saat di arena balap Kaho juga ikut balap liar, tapi Eunha urungkan takut nantinya hubungan mereka tidak baik.


" Huh! Kau ingin balas dendam pada ku. " Pikir Jooe.


 


....................


 


Saat ini suasana di SOPA sedang hening karena saat ini adalah jam masuk, setiap guru akan memberikan pelajaran yang membuat perhatian kita fokus padanya.


Krriing, krrriiiing, krrrrrriiiiiiing! Bell istirahat.


Seperti biasanya Eunha akan pergi ke perpustakaan dan Jooe sepertinya dia tengah asyik berpacaran, Jungkook sendiri akan pergi ke basecamp nya bersama Shindong.


" Jungkook. " Panggil Somyi, yang melihat Jungkook berjalan di lorong sekolah, menuju basecamp nya.


Sementara Jungkook hanya diam memandang datar kedatangan Somyi, sungguh Jungkook tidak suka perempuan satu ini.


" Emm mau ke kantin bersama. " Ajak Somyi dengan harapan mau.


" Ajak saja Shindong. " Jawab Jungkook lalu pergi.


" Aku tidak mau Somyi-ah tapi jika kau mau menteraktir ku ayo! " Shindong.


" Enak saja siapa yang sudi dengan mu, aku hanya mau dengan Jungkook seorang. " Kata Somyi jutek berlari menyusul Jungkook.


" Jungkook ku mohon berhentilah. " Pinta Somyi.


" Jungkook ssi. " Panggil Somyi lagi dan akhirnya Jungkook berhenti membuat Somyi tersenyum kemenangan.


" Jungkook ayo pergi bersama, kau mau ke mana aku akan selalu mengikuti mu kemana pun kau pergi. " Somyi tersenyum bahagia.


" Kau yakin mau ikut. " Tanya Jungkook dengan wajah cool nya.


" Ne ( iya ). " Balas Somyi bersemangat.


" Akhirnya dia mau berbicara pada ku, pergi bersama sang pria tampan. " Batin Somyi kesenangan.


" Ke neraka! Sekarang. " Jungkook.


" Apppaaa! " Somyi.


**To Be Continud


Maaf ya garing, biar tambah garing kasih LIKE dan Vote nya**.

__ADS_1


__ADS_2