I Love Nona Jung

I Love Nona Jung
67 Forced smile


__ADS_3

" Baiklah tapi tolong lepaskan tanganmu dari bajuku, itu membuat ku susah menyimbangi diriku. " Ucap Eunha merasa resah.


Jungkook kemudian melepaskan tangannya dari kerah leher Eunha.


" Huufft. " Hela Eunha.


" Apa yang kau inginkan. " Tanya Eunha dengan wajah masam.


Jungkook tidak menjawab ia malah pergi dan kembali ke atas, lalu memakai kimononya. Eunha merasa kesal ia pun ikut naik kembali juga, saat ini Eunha sudah basah kuyup.


" Eunha. " Panggil Jungkook.


" Ne ( ya ). " Sahut Eunha.


" Bra mu kelihatan. " Ucap Jungkook dengan wajah santai.


" mwo ( apa ). " Eunha terkejut.


Refleks Eunha melihat pakaiannya, karena baju yang ia gunakan berwarna putih alhasil jika terkena air maka akan transparan dan benar saja bra Eunha terpampang jelas, dengan cepat Eunha menutupnya dengan kedua tangannya erat.


" Kenapa kau baru memberitahukannya. " Eunha malu.


Melihat reaksi Eunha, Jungkook mendekat ke arah asistennya ini.


" Memangnya kenapa. " Jungkook.


Eunha sedikit mundur karena Jungkook terlalu dekat dengannya.


" Oh ia hukuman yang ku berikan adalah, setiap bertemu denganku kau harus tersenyum dan menyapaku tidak peduli mau di sekolah atau di luar sekolah. " Ungakap Jungkook.


" APA! " Eunha tidak setuju.


" Aniyo ( tidak ). "


" Kau membantah! " Dingin Jungkook.


" Jungkook-ah aku tadi itu tidak sengaja, jika aku tahu kau tadi latihan pernapasan aku juga tidak akan menganggumu. " Kata Eunha.


" Berarti itu memang kesalahanmu, aku tidak suka di bantah. " Tegas Jungkook.


.............


Eunha memasuki rumah Jungkook dengan pakaian basahnya, hal itu membuat bibi Song terkejut kenapa Eunha jadi basah kuyup.


" Nona kau kenapa? " Bibi Song, dapat ia lihat Eunha terus mengeratkan tangannya di dadanya.


" Tidak apa bi. " Jawab Eunha.


" Sebaiknya nona membersihkan badan anda. " Ucap bibi Song.


" Tapi aku tidak punya pakaian ganti. " Balas Eunha.


" Aku sudah memesakan untukmu, sebentar lagi akan sampai sebaiknya kau membersihkan dirimu agar kau tidak kedinginan. " Kata Jungkook. Yang baru saja tiba.


" Ne gomawo ( ya terimakasih ). " Kata Eunha.


Jungkook kembali masuk ke kamarnya.


" Tuan Jeon sangat perhatian pada anda nona. " Ucap bibi Song.


" Itu hanya kebetulan saja bi. " Kata Eunha biasa.


.............


" Kau kenapa tampak bahagia, apa hari ini aku tampan dan memesona jadi kau sangat bahagia. " Rayu Kaho.


" Aniyo ( tidak ). " Jawab Jooe.


" Ckk aku pikir. " Kaho.


" Jooe-ah malam ini aku ingin mengajakmu berkencan kau mau kan. " Ajak Kaho.


" Boleh! " Jawab Jooe.


" Yes! " Seru Kaho.


" Dimana Shindong, biasanya dia selalu ikut denganmu. " Tanya Jooe.


" Dia sedang ada acara keluarga katanya. " Jawab Kaho, dan Jooe hanya ber-Oh ria.


..............

__ADS_1


Eunha saat ini sudah selesai membersihkan badanya, dengan pakaian yang di beli Jungkook secara online



" Kau sudah selesai nona. " Ucap bibi Song.


" Iya bi. " Jawab Eunha.


" Nona, bisakah kau memanggil tuan Jeon, karena ini sudah jam makannya. " Kata bibi Song.


" Baik bi. " Jawab Eunha.


Eunha pun berjalan menuju kamar Jungkook, Eunha berhenti karena sudah sampai di depan pintu kamarnya.


" Huuufftt. "


Tok, tok, toook!


Lama Eunha menunggu karena Jungkook tidak membuka pintu kamarnya.


" Apa yang sedang dia lakukan. " Gumam Eunha.


" Mandi? "


" Tidak mungkin ini sudah lama, dan pasti dia sudah selesai. " Monolog Eunha.


" Tuan Jeon! Apa kau mendengarkan ku. " Eunha dengan suara keras.


Tok, took, toook!


" Jungkook-ah. " Teriak Eunha.


Sedangkan yang di dalam kamar?


Berisik yang Jungkook rasakan, karena Eunha tidak berhenti meneriaki namanya.


" Apa dia tidak lelah seperti itu. " Gumam Jungkook.


Ceklek!


" Ju............"


" Teriak sekali lagi, akan aku denda kau satu M. " Ucap Jungkook dingin.


Jungkook memandang Eunha dari atas ke bawah hal itu membuat Eunha mengingat pakaiannya yang transparan apalagi sama sama berwarna putih.


Refleks lagi Eunha menutupi dadanya dengan kedua tangannya erat.


" Apa yang kau lihat. " Eunha malu.


" Bibi Song memanggilmu untuk makan. " Lanjut Eunha.


Jungkook hanya diam dan berjalan meninggalkan Eunha menuju meja makan.


" Huufft. " Hela Eunha.


..............


Seperti biasanya, Eunha lah yang menyiapkan lauk pauk di piring Jungkook dan hal ini telah selesai di lakukannya.


" Jungkook-ah jam kerjaku sudah habis, jadi aku harus pulang sekarang. " Ucap Eunha.


" Emm. "


Setelah mendengar deheman dari Jungkook, Eunha lalu beranjak pergi tapi belum sampai beberapa langkah Jungkook memanggil namanya.


" Ada apa lagi. " Tanya Eunha.


" Hukuman tadi kau harus melakukannya dari sekarang dan seterusnya. " Kata Jungkook.


" Huuuffttt ne ( ya ) baiklah. " Balas Eunha sedikit malas.


" Tuan Jeon aku pulang dulu, jaga dirimu baik baik. " Ucap Eunha lembut di sertai senyum pepsodent nya.


Jungkook sudah menahan ketawanya, melihat Eunha seperti itu.


..............


SOPA


" Selamat pagi Jungkook-ah. " Sapa Eunha tersenyum manis.

__ADS_1


Sementara Shindong, Jooe dan Kaho memandang heran pada Eunha. Tidak biasanya dia melakukan hal ini.


Jungkook pergi begitu saja, saat Eunha selesai menyapanya.


" Eunha kau baik baik sajakan. " Periksa Jooe memegang jidat Eunha.


" Aku baik baik saja. " Jawab Eunha.


" Kau benar, tapi tidak biasanya kau menyapa Jungkook dengan senyuman hangat. " Kata Jooe heran.


" Tidak apa, ayo kita ke kelas. " Eunha.


...............


" Apa yang kau lakukan pada Eunha? " Tanya Chae Kaho.


" Kau memberikannya racun! " Kaho.


" Aku tidak memberikannya apa apa. " Jawab Jungkook santai.


" Tumben sekali Eunha bersikap seperti itu padamu. " Kaho.


" Apa mungkin dia suka padamu. " Tebak Kaho.


" Kalau iya memang kenapa. " Jungkook sombong amat.


" Whaaa Eunha benar menyukaimu. " Kaho kagum.


Eunha saat ini sudah tiba di kelasnya, ia langsung duduk di kursinya yang ada Jungkook di sebelahnya begitupun Jooe.


" Eunha sejak kapan kau menyukai Jungkook? " Tanya Kaho penasaran.


" Hah! " Kaget Eunha.


" Yak! Apa yang kau katakan. " Ucap Jooe memukul kepala sang kekasih.


" Jika tidak, kenapa kau tersenyum manis padanya seperti orang yang sedang jatuh cinta. " Kata Kaho.


" Aniyo ( tidak ). " Bantah Eunha.


" Liat saja kau akan jatuh ke pesonaku. " Batin Jungkook.


................


Krrriing, krrrriiiing, krrrrrriiiiing!


" Eunha-ya ayo ke kantin. " Ajak Jooe.


" Kau duluan saja. " Jawab Eunha.


" Kau tidak pergi? " Jooe.


" Ne ( ya ). " Jawab Eunha.


" Ya sudah, aku pergi dulu tidak akan lama. " Ucap Jooe.


" Ne ( ya ). " Balas Eunha.


...............


Berita Eunha yang tersenyum manis pada Jungkook sedang viral di sekolahnya. Hal ini membuat Somyi makin geram dengan Eunha.


" Ayo kita cari dia. " Ucap Somyi penuh amarah.


" Tadi aku lihat dia ada di kelasnya. " Ucap rekan Somyi.


" Heh! Bagus ayo kita kesana. " Kata Somyi.


" Tapi Somyi kau tidak takut, bagaimana jika Jungkook melihatnya. " Eunice.


" Itu bagus, jika Jungkook melihatnya aku terus menyiksa Eunha ia akan berusaha menjauhi Eunha begitupun sebaliknya. " Somyi senyum smirk.


" Somyi-ah, Eunha juga bukan perempuan biasa. " Yebin.


" Apa maksudmu? " Somyi.


" Kau tidak lihat selama ini, aku melihatnya bahwa di dalam dirinya ada jiwa bela diri bukannya tangan kita hampir patah karena ulah Eunha saat ingin mencelakainya. " Jelas Yebin.


" Aku tidak peduli itu, aku juga bisa melakukannya. " Somyi.


" Jika kau takut, kau tidak usah ikut dasar pengecut. " Somyi dengan nada bar barnya.

__ADS_1


" Ayo kita pergi! " Ajak Somyi pada ketiga rekannya lagi bernama Jueun, Huihyeon, dan Eunchae.


To Be Continued


__ADS_2