I Love Nona Jung

I Love Nona Jung
69 BK room


__ADS_3

" Bagaimana bisa Somyi sampai pingsan seperti itu, apa yang telah kau lakukan padanya. " Tanya pak Lee serius.


" Aku tidak melakukan apa apa. " Jawab Eunha datar tanpa ekspresi.


" Eunha aku tahu kau anak yang baik, dan tidak mungkin melakukan hal itu tapi aku sendiri melihatnya kau membekuk Somyi hingga tangannya terkilir. " Jelas pak Lee.


...............


" Bagaimana keadaannya dokter? " Tanya Yebin.


" Somyi hanya pingsan biasa tapi tangannya patah atau terkilir jadi untuk saat ini ia harus menggunakan ARM SLING ( penyangga tangan patah ). " Jawab dokter Lee seung Kyun.


Kelima sahabat Somyi merasa iba dengan keadaan Somyi tak lepas mereka selalu memikirkan bahwa ini semua penyebab Eunha.


" Perut Somyi juga mengalami memar apa Eunha yang melakukannya? " Tanya dokter Lee.


" Buka.........." Yebin terpotong.


" Ne ( ya ). " Eunchae katanya dengan cepat.


" Benarkah? " Dokter Lee tidak percaya.


" N-ne ( y-ya ) siapa lagi kalau bukan Eunha, tangan Somyi saja patah karena Eunha apalagi memar di perutnya. " Jelas Eunchae sedikit gugup dan berbohong.


" Sepertinya dia berbohong. " Batin dokter Lee, karena di lain sisi dokter Lee Seung Kyun bekerja sebagai seorang psikolog.


................


" Jangan diam Eunha, jelaskan padaku. " Tegas guru Lee Heechul.


" Kau ingin ku skorsing satu minggu dari sekolah ini. " Ancam guru Lee.


" Sudah aku katakan aku tidak salah. " Ucap Eunha datar.


" Aku tidak akan melakukan apapun padanya jika dia tidak mengangguku terlebih dahulu. " Ungkap Eunha.


" Memangnya apa yang telah di lakukan Somyi dan apa kau tahu penyebab dia marah padamu? " Tanya pak Lee serius.


Ceklek!


Eunha dan pak Lee menatap ke arah pintu yang terbuka, dan dapat mereka lihat orang yang membuka pintu ruangannya tanpa mengetuk adalah Jungkook.


" Apa kau tidak punya sopan santun. " Tegas Lee Heechul.


Bagaimana dengan Eunha? Saat ini dia sedang tersenyum manis pada Jungkook.


" Jungkook-ah sebelum masuk setidaknya kau mengucapkan salam atau mengetuk pintu. " Kata Eunha lembut dan hangat.


" Apa ini! Kenapa kau jadi berubah Eunha. " Ucap Lee Heechul kaget karena Eunha dari tadi hanya diam, datar dan dingin. Tapi setelah Jungkook datang raut wajahnya berubah 180 derajat.


Lain halnya dengan Jungkook, dia senang Eunha masih melakukan permintaanya walaupun saat ini dia sedang menghadapi guru killer.


" Jungkook-ah apa yang kau lakukan di sini? " Tanya Lee Heechul.


" Aku tadi mencari Eunha. " Jawab Jungkook datar.


" Untuk apa, Eunha saat ini sedang menghadapi aku jadi tolong kau pergi dari sini. " Kata Heechul tegas.


" Tidak! Aku tidak mau. " Ucap Jungkook tak kalah tegas.


" Apa Jungkook sedang sakit, kenapa ia tak mau pergi dan mencariku untuk apa? " Batin Eunha merasa heran.


" Tidak! Eunha pasti berfikir yang tidak tidak. " Batin Jungkook gelisah.

__ADS_1


" Maksudku aku ke sini karena ingin mengambil buku tulis ku karena aku akan mengerjakan tugas ku segera. " Kata Jungkook berbohong.


" Bukannya sudah ku katakan aku akan memberikannya jika sudah masuk di jam kedua. " Ucap pak Lee curiga.


" Aaaahhhh aku melupakannya. " Jungkook menggaruk tengkuknya yang tak gatal.


" Sekarang kau keluar! " Tegas pak Lee.


" Aku ingin mendengarkan asistenku yang sedang kau sidang pak Lee. " Kata Jungkook jujur.


" Aniyo ( tidak ) lebih baik kau pergi saja, sebentar lagi akan masuk. " Balas pak Lee.


Jungkook memandang masam pada gurunya itu, dengan perasaan kecewa Jungkook meninggalkan ruangan Lee Heechul.


" Apa kau pacaran dengan Jungkook? " Tanya pak Lee.


" Aniyo ( tidak ). " Bantah Eunha.


" Lalu kenapa kau bersikap seperti itu padanya, 180 derajat berubah. " Kata pak Lee.


" Aku hanya menjalankan hukuman yang ia berikan. " Jawab Eunha.


" Dengan seperti itu? " Pak Lee.


" Pak Lee kau ingin menanyakan kesalahanku atau pekerjaanku. " Eunha datar.


" Maaf. " Ucap pak Lee.


" Jadi apa kau benar melakukan itu pada Somyi. " Pak Lee.


" Maafkan aku, aku terbawa emosi. " Jawab Eunha.


" Terbawa emosi? Memangnya apa yang telah dilakukan Somyi.


" Lalu ia menginjak gantungan kelinci pemberian temanku yang di Taiwan. " Lanjut Eunha.


" Lalu? "


" Aku tidak suka dia melakukan itu kedua barang tersebut adalah cara melepaskan rindu kepada keluarga dan temanku di Taiwan. " Jawab Eunha.


" Karena itu kau mematahkan tangannya? " Pak Lee.


" Aku tidak sengaja, aku memang melakukannya. " Jawab Eunha jujur.


" Eunha, aku tahu perasaanmu tapi lain kali jangan gegabah. " Kata pak Lee.


" Aku minta maaf, aku tidak akan diam jika barang tersebut adalah barang kesayanganku walaupun itu hanya sekedar barang kecil. " Ucap Eunha dingin.


" Baiklah tapi kau tetap salah, alasan Somyi melakukan itu padamu apa kau tahu? " Tanya Lee Heechul.


" Sepertinya cemburu. " Jawab Eunha.


" Cemburu? " Pak Lee tak mengerti.


" Dia menyukai Jungkook dan ia pikir aku sedang dekat dengan Jungkook. " Jawab Eunha.


" Ku pikir itu memang benar. " Balas pak Lee.


" Aniyo ( tidak ) aku hanya bekerja dengan Jungkook jadi jika aku dekat dengannya itu hanya sebatas majikan dan bawahannya. " Jelas Eunha.


" Baiklah. "


" Tapi Eunha kau di sini tetap salah, kemarahan mu membuat Somyi pingsan dan tangannya terkilir jadi kau ku hukum. " Ungkap Lee Heechul.

__ADS_1


" Apa! "


" Aku tidak salah. " Bantah Eunha.


" Jika kau membantah akan aku tambah dua minggu. " Tegas pak Lee.


Ceklek!


" Siapa lagi itu!. " Kesal pak Lee.


" Kepala sekolah Sung! " Ucap pak Lee.


" Aaahhhh mianhe ( maaf ) aku pikir kau adalah Jungkook. " Kata pak Lee tidak enak.


" Aku tidak setuju jika kau ingin meng-skorsing Eunha. " Tegas kepala sekolah SOPA.


" Tapi Eunha salah. " Balas pak Lee.


" Jika Somyi tidak mendatangi Eunha ini semua tidak akan terjadi, biar Somyi mendapatkan pelajaran dari apa yang ia lakukan. " Kata kepala sekolah Sung Sing Jin.


" Baiklah gyojang ( kepala sekolah ). " Pasrah pak Lee, karena ia tidak bisa membantah ketuanya.


................


Saat ini sudah jam masuk, Jungkook pun sudah berada di kelasnya bersama Kaho, Jooe dan murid kelas 12 B yang lainnya.


" Kau juga aneh Jungkook. " Ucap Kaho santai.


" Apa maksudmu? " Datar Jungkook.


" Mana mungkin kau bisa menemani Eunha di ruang BK, lah kau siapanya, bosnya? Bukannya tidak berlaku jika di sekolah. " Kata Kaho.


" Bukannya kau melihat jika dia tersenyum manis padaku, itu artinya............"


" Dia sudah mengatakan tidak menyukaimu. " Kaho.


" Kau percaya saja, dia sedang berbohong. " Jungkook datar.


" Apa jangan jangan kau yang menyukainya. " Curiga Kaho.


" Aniyo ( tidak ). " Bantah Jungkook dengan cepat.


" Benarkah? " Kaho dengan raut wajah tak percaya.


" Sudahlah, jika kau terus bicara aku akan mendendamu 1 M. " Jungkook kesal.


" Itu masih sedikit untukku. " Kaho sombong amat.


" Seharusnya aku yang masuk menemui Eunha, mana mungkin kau bisa menunggunya sampai habis di sana. " Ujar Jooe.


" Memangnya kau siapa Eunha? " Jooe kesal.


" Kenapa pasangan ini membuatku kesal. " Batin Jungkook.


Flashback on


" Jooe aku saja yang masuk, kalian bertiga menunggu di sini saja. " Ucap Jungkook.


" Tapi. "


Jungkook memandang dingin kepada Jooe alhasil membuat Jooe jadi takut.


" Ba-baiklah. " Pasrah Jooe.

__ADS_1


To Be Continued


__ADS_2