
Ia melihat adiknya sudah tertidur pulas sembari memegang foto keluarga Jung. Jiin hanya tersenyum melihat adiknya ia pun menaruh foto tersebut ke atas meja di dekat ranjang Eunbi. Dan langsung menyelimuti adik kesayangan nya tersebut.
Mengelus elus kepala Eunbi dan menciumnya, sambil berkata?
" Tidur yang nyenyak sayang, oppa akan segera pulang. " Ucap Jiin sembari tersenyum menatap Eunbi.
Ia pun keluar kamar Eunbi dan langsung pergi beristirahat karena mungkin besok ia memiliki clients banyak di esok hari. Keluarga Jung memang tak henti hentinya selalu mengembangkan bisnis nya, perusahaan Jung bukan hanya berada di Taiwan namun cabang perusahaan tersebut telah tersebar di seluruh negara maju maupun berkembang. Jung Jiin dan Jun Dae In pun sering mendapat julukan. Richest queen / king in the world. Banyak sekali perusahaan yang ingin bekerja sama dengan perusahaan Jung. Namun tak sembarangan perusahaan yang dapat bekerja sama dengan perusahaan Jung. Kedua kakak beradik ini pun masuk dalam orang orang berpengaruh di dunia. Tak heran banyak media yang menyoroti mereka berdua.
Pagi pun tiba!
"Ayo sarapan." Ucap Jiin pada Eunbi.
" Ia Eonni. " Jawab Eunbi singkat.
Eunbi pun menuju meja makan, untuk sarapan pagi bersama eonni tercinta nya.
" Ini bekal mu di sekolah, jangan lupa di makan. " Ucap Jiin tersenyum pada Eunbi.
Eunbi hanya mengangguk, selesai sarapan pagi Jiin mengajak Eunbi untuk segera bersiap siap karena sebentar lagi ia akan berangkat sekolah tapi sebelum itu ia menanyakan seseorang pada eonninya.
"Eonni bagaimana kedaan kakek. Apa kakek sudah bisa bangun?" Tanya Eunbi.
" Keadaan kakek sudah mulai pulih, mungkin kakek sebentar lagi akan bangun." Jawab Jiin.
__ADS_1
Tak berselang lama dari obrolan dua wanita yang berbeda usia tersebut. Muncul seorang lansia yang menghampiri mereka.
" Selamat pagi cucu cucu kesayangan ku. " Ucap kakek tersenyum sambil berjalan mendekati Eunbi dan Jiin.
Eunbi yang melihat kakek bisa bangun dan berdiri seperti dulu langsung tersenyum membuka mulut. Dan berkata.
" Kakkeeekkk!!!" Ucap Eunbi teriak kegirangan melihat kakeknya.
Jiin pun menghampiri kakek, sebelum kakek tiba menghampiri mereka.
" Kakek! kakek sudah merasa sehat. " Tanya Jiin.
" Ia." Ucap kakek singkat.
" Aku senang kakek sudah sehat. " Ucap Eunbi senang.
" Ia sayang. " Ucap kakek tersenyum membalas pelukan Eunbi.
" Sekarang Eunbi harus pergi sekolah biar tidak terlambat." Ucap kakek lagi.
" Sebenarnya Eunbi tidak ingin sekolah dulu hari ini, Eunbi ingin menjaga kakek. " Ucap Eunbi memohon pada kakek nya.
" Eunbi bisa lihat kakek sekarang, kakek sudah sehat." Ucap kakek.
__ADS_1
" Eunbi kau harus sekolah, kakek akan sedih jika kau tidak masuk sekolah. " Ucap Jiin memberitahukan Eunbi.
" Ia Eunbi, kakek akan senang jika Eunbi semangat dalam sekolah." Ucap kakek.
Mendengar eonni dan kakek nya ia pun menjawab.
" Baik Eonni kakek. " Ucap Eunbi menenduk.
"Sudahlah kalian bisa terlambat." Ucap kakek.
"Kalau begitu Jiin dan Eunbi berangkat dulu yah kek, kakek baik baik disini, dan istirah lah yang cukup satu lagi jangan makan makanan yang bisa menimbulkan penyakit kakek kambu. " Ucap Jiin pada kakeknya memperingati.
" Ia kakek tahu. " Ucap kakek.
Jiin pun mengajak Eunbi untuk segera pergi ke sekolah, dan tak lupa kedua wanita tersebut berpamitan dengan kakek mereka.
Eunbi pun tiba di sekolah. Ia berpamitan kepada eonninya, dan langsung turun menuju sekolah yang cukup megah tersebut .
Di halaman sekolah, ada seseorang yang mengejutkan Eunbi!
To Be Continued
Jangan lupa likes, vote and share. Maaf jika ada kesalahan kata 🙏 Yuk saling dukung.
__ADS_1