I Love Nona Jung

I Love Nona Jung
50 Be an assistant


__ADS_3

Eunha sudah tiba di rumah yang cukup mewah, ia sudah berada di depan pagar tersebut. Berharap akan ada orang atau pembantu rumah ini melihat nya.



Eunha menekan bell rumah mewah itu, tak lama datang seorang wanita berumur 40 tahun. Sepertinya dia asisten rumah tangga, di rumah kakek ini. Wanita tersebut membukakan pagar rumah ini. Dan mendapatkan seorang perempuan cantik.


" Maaf nona, anda sedang mencari siapa. " Tanya asisten rumah tangga itu pada Eunha.


" Wahh, dia benar benar cantik. " Batin asisten rumah tangga mengaga melihat kecantikan Eunha.


" Annyeong ahjumma ( bibi ), aku ingin bertemu dengan pemilik rumah ini. " Jawab Eunha.


" Ahh... Tuan Jeon ada di dalam mari masuk. " Balasnya sadar.


Eunha masuk bersama dengan ART tersebut. Setelah sampai di ruang tengah, ia melihat kakek yang ia tolongi beberapa hari yang lalu.


" Maaf tuan, ada yang ingin bertemu dengan anda. " Ucap ART itu sopan.


Kakek yang melihat kedatangan Eunha sedikit terkejut, perempuan yang selama ini ia tunggu, akhirnya datang juga.


" Eunhassi. " Ucap kakek senang dengan kedatangan Eunha.


" Annyeong. " Kata Eunha sopan.


" Mari salahkan duduk. " Ucap kakek mempersilakan Eunha duduk.


" Permisi tuan. " Kata pembantu.


ART tersebut langsung pergi melanjutkan pekerjaan nya yang tertunda tadi.


" Bagaimana, apa kau mau menerima pekerjaan yang kuberikan. " Tanya kakek.


" Setelah ku pikir seperti nya, aku akan menerima nya. " Jawab Eunha.


" Aku senang sekali mendengarkannya, sebentar akan aku panggil kedua cucu ku. " Balas kakek tersenyum.


Jungkook dan Sanha sedang berada dalam kamar Sanha, mereka tengah asik bermain game.


Drrrraaaattt, drrrerrrrrraat! Suara dering HP Jungkook.


Weharaboji is calling


" Yaak! Hyung kenapa kau diam, aku bisa mati disini tolong bantu aku. " Ucap Sanha yang fokus bermain game nya.


" Kakek sedang menelepon. " Jawab Jungkook.


" Bukannya kakek tadi ada di ruang tamu, kenapa dia menelepon. " Batin Jungkook.


Panggilan dalam telepon


" Yeoboseyo. " Ucap kakek.


" Keluar lah ajak adikmu juga. " Jawab kakek.


" Ne weharaboji ( baik kakek ). " Balas Jungkook.

__ADS_1


Panggilan dalam telepon berakhir


" Sanha-ah kakek memanggil kita, sebaiknya kita segera keluar. " Kata Jungkook.


" Sebentar lagi hyung. " Jawab Sanha masih fokus pada game nya.


" Kajja apa kau ingin membuat kakek marah. " Balas Jungkook.


Karena Sanha tetap diam dengan game nya, Jungkook juga tetap melanjutkan acara game nya.


" Ahh tidak aku kalah. " Ucap Sanha kesal.


" Hyung kajja kita bertemu kakek. " Kata Sanha.


" Ani ( tidak ). " Jawab Jungkook singkat.


" Hyung kakek sudah menunggu dia bisa marah. " Balas Sanha kesal.


" Apa kau tidak tahu bagaimana aku mengajak mu tadi. " Kata Jungkook menyindir Sanha.


" Hehehe mian hyung. " Jawab Sanha.


Kedua saudara kandung itu beranjak dari kamar Sanha, dan pergi menemui kakek mereka. Sanha sedikit terkejut saat melihat perempuan yang tak asing baginya, begitu pun Jungkook.


" Dia kenapa bisa ada disini. " Batin Jungkook menatap Eunha.


Sama dengan hal nya Eunha juga terkejut dengan keberadaan Sanha dan Jungkook.


" Itu kan, kenapa mereka bisa ada disini. Jangan jangan. " Batin Eunha menatap heran ke pada Jungkook.


" Noona cantik. " Teriak Sanha menghampiri Eunha.


" Wah daebak, noona cantik bisa ada di sini, aku sangat merindukan noona. " Ucap Sanha senang.


Eunha hanya tersenyum melihat tingkah Sanha, dan membalas pelukannya.


" Sanha-ah kau sudah kenal dengan Eunha? " Tanya kakek.


" Ne weharaboji, dia adalah noona cantik yang baik hati. " Jawab Sanha.


Eunha sendiri merasa malu dengan ungkapan Sanha. Sedangkan Jungkook masih menatap heran dengan keberadaan Eunha.


" Jungkook-ah kau sendiri sudah mengenal Eunha. " Tanya kakek.


Eunha dan Jungkook saling menatap dengan pertanyaan kakek.


" Ne weharaboji, hyung sudah mengenal Eunha noona. Mereka satu sekolah. " Jawab Sanha.


" Itu hal yang bagus, aku tidak perlu lagi memperkenalkan Eunha kepada kalian berdua. " Balas kakek senang.


Jungkook masih bingung dengan keberadaan Eunha disini.


" Jangan jangan Jungkook dan Sanha adalah cucu kakek Jeon Joo Hyun. " Batin Eunha.


" Eunha-ya karena kau sudah kenal cucuku, jadi langsung aja kakek menyuruh mu menjadi asisten Jeon Jungkook. " Ucap kakek senang.

__ADS_1


" Hahhh. " Ungkap Jungkook dan Eunha bersamaan terkejut.


" Ciee hyung dan noona sangat kompak. " Kata Sanha menggoda.


" Diam kau anak kecil. " Jawab Jungkook dingin.


" Hyung benar benar menakutkan, pantas saja tidak ada yeoja yang betah dengannya. " Balas Sanha menyiyir.


" Maaf kek, aku tidak tahu aku akan bekerja jadi asisten siapa disini, pikiran ku pertama adalah menjaga anak kecil. Dan setelah aku melihat Sanha aku begitu terkejut anak kecil yang aku kenal berada disini, dan aku juga senang sekali dan berfikir mungkin Sanha yang akan ku jaga. " Ungkap Eunha pada kakek.


" Tapi setelah kakek mengatakan bahwa Jungkook yang akan ku jaga, ku rasa itu tidak perlu karena dia juga sudah dewasa. Walaupun dia tidak sopan. " Kata Eunha lagi.


" Yaak! Apa yang kau katakan tidak sopan bukannya kau sendiri yang kalah, yang benar saja aku juga tidak mau jika kau jadi asisten ku. " Jawab Jungkook yang diam dari tadi.


" Jungkook diam, benar kata Eunha kau tidak sopan sekali. " Ucap kakek kesal dengan Jungkook.


" Eunhassi aku benar benar butuh pertolongan mu, aku tidak tahu lagi menghadap Jungkook, Tolong lah. " Kata kakek memohon.


Melihat kakek Jungkook yang memohon agar Eunha mau, Eunha sedikit teringat pada kakek nya.


" Aku akan memikirkan nya kembali. " Jawab Eunha.


" Rumah ini setia menunggu kedatangan mu. " Balas kakek.


.............................


Malam di rumah Eunha


" Apaaaa. " Ucap Jooe dengan suara tinggi terkejut.


" Bisa kah kau mengecilkan suara mu, jika ajumma tahu, pekerjaan baru ku dia pasti akan marah. " Jawab Eunha.


" Yaak! Eunha-ya aku tidak setuju jika kau kerja dengan Jeon Jungkook, dia bisa seenaknya dengan mu. " Balas Jooe yang kini bicara normal.


" Aku tahu itu." Ucap Eunha menghela nafas nya.


" Kau tenang saja aku masih memikirkan pekerjaan itu. " Kata Eunha lagi.


" Kau tidak usah memikirkan nya, tolak saja langsung. " Jawab Jooe santai.


" Aku juga berfikir seperti itu, tapi aku kasihan melihat kakeknya dia terus memohon mohon padaku. " Balas Eunha.


" Eunha-ya Jungkook itu anak yang nakal, suka berkelahi, berandal, suka balap liar dan juga banyak musuhnya. " Ucap Jooe memberitahukan.


" Lagi pula banyak wanita di luar sana, kenapa kakek nya memaksa kau yang harus jadi asisten Jungkook. " Kata Jooe lagi.


" Aku tidak melihat itu, yang aku lihat dia namja yang tidak sopan dan suka tebar pesona aku benci itu. " Jawab Eunha dingin, ia sedikit teringat dengan masa lalunya.


" Eunha sangat mengerikan juga kalau di lihat lihat. " Batin Jooe tertegun melihat Eunha.


" Sebaiknya kau tidak usah mendengarkan perkataan manager Lee, dan juga kau harus menjauh dari Ravi sajangnim. " Kata Jooe.


Eunha mencerna perkataan Jooe, sebaiknya ia harus mengikuti kata Jooe. Agar Lee Mijoo tak memarahi nya terus menerus.


To Be Continued

__ADS_1


*Jangan lupa likes, vote, comment. Maaf jika ada kesalahan 🙏 Yuk saling dukung.


Comment girls karena comment kalian penyemangat dalam Update cerita ini*.


__ADS_2