
Seorang wanita cantik dan seksi sedang berjalan ke arena balap, dengan membawa bendera yang ia lambai lambaikan. Dia menghitung mundur dan berjalan ke tempatnya kembali.
" 3, 2, 1, mulai! " Teriaknya keras.
Semua motor balap itu langsung menancapkan gas motor tersebut dengan sekencang kencang nya. Salah satu peserta tersebut adalah Jeon Jungkook ia sangat terkenal dalam dunia balap nya karena ia selalu menang dalam perlombaan tersebut. Saat ini Jungkook sedang menepati posisi pertama bisa kemungkinan ia akan memenangkan balapan tersebut.
Suara motor itu sangat kencang dan ribut dengan sorakan penonton, apalagi supporter Jeon Jungkook selalu meneriaki nama Jungkook.
" Jeon Jungkook hwaiting. "
" Semangat tampan. "
" Aku mencintaimu. "
Drrraaaatt, drrraaaatt! Suara dering HP Chae Kaho, disini juga ada Kaho dan Shindong yang menemani Jungkook dalam perlombaan balap ini.
Tertera di layar itu nama weharaboji kakek Jungkook.
Jungkook weharaboji is calling
Panggilan dari kakek Jungkook.
Kaho yang membaca nama yang tertera di situ merasa panik.
" Kakek, bagaimana ini maafkan aku Jungkook. " Kata Kaho panik.
Panggilan dalam telepon.
" Yeoboseyo. " Kaho.
" Kahosssii, dimana Jungkook? " Tanya kakek.
" Mianhe Jungkook. " Batin Kaho.
" Ahh, diaa Ju-jun...." Kaho terputus, kakek Jungkook mendengar suara kebut kebutan motor yang begitu berisik di tambah teriakkan fans nya Jungkook.
" Suruh dia cepat pulang. " Kata kakek marah.
Tuut, tuut, tuuut!
" Ta-ta....." Kaho terputus.
Pembicaraan di telepon selesai.
Posisi Jungkook segera tiba di garis finish. Sesuai dugaan ia berhasil memenangkan, perlombaan tersebut.
" Huuuuuuuuhhhh, Jungkook menang. "
" Idola ku sangat hebat. "
" Jungkook, Jungkook, Jungkook. " Ucap supporter Jungkook dengan nada keras bersamaan.
Di sisi lain ada yang tidak suka dengan kemenangan Jungkook, ia juga salah satu peserta balap itu. Ia memandang sinis Jungkook.
" Ahhh, sial kenapa harus dia sih. " Umpat nya kesal.
" Jungkook kita menang. " Supporter Jungkook belari menuju Jungkook.
Jungkook hanya melihat datar, dingin kepada pendukung nya itu, apalagi di dominasi kan perempuan.
" Maaf permisi bisa kah kalian pergi. " Kata Kaho yang menyuruh pendukung Jungkook segera lari.
" Ahh, kau ini kenapa, kami ingin mengucapkan selamat pada Jungkook kami. "
" Kau sangat risih sekali. "
" Ehh, Jungkook sampai jumpa lagi yah, lain kali jangan ajak Kaho. " Kata Supporter Jungkook berlaru pergi setelah mengatakan itu.
" Huh itu hanya biasa saja. " Ucap Niel tidak suka dengan kemenangan Jungkook.
" Apa kau iri, karena tidak bisa menang. " Jawab Jungkook, mengetahui bahwa ia yang sedang di singgung.
" Aku tidak iri pada mu, ini hanya ke beruntungan mu yang salah. " Balas Niel tidak suka.
__ADS_1
" Benarkah jika begitu kenapa setiap aku mengikuti perlombaan ini dengan mu, kau tak pernah menang bersaing dengan ku. " Ucap Jungkook.
Karena kesal Niel lebih memilih pergi dari situ, ia benar benar muak dengan Jungkook yang lebih banyak di perhatikan oleh pendukung perempuan dan tak tanggung tanggung juga ia sangat iri karena banyak perempuan yang menyukai Jungkook.
Niel
Note: Itu adalah foto Niel sosok Niel.
Jungkook hanya tersenyum miring melihat kepergian Niel.
" Kau kenapa seperti orang sedang mencari induknya. " Ucap Jungkook pada Kaho
" Yaak! Kau jangan seperti itu, ini adalah masalah besar. " Jawab Kaho panik.
" Masalah besar? " Tanya Jungkook masih biasa saja.
" Kakek mu. " Kata Kaho panik.
Jungkook langsung membulatkan kedua matanya, mendengarkan ucapan Kaho.
.........................
Di rumah Jungkook
" Dari mana saja kau. " Kata kakek marah.
" Kakek sudah bilang, tinggalkan balap liar mu itu." Ucap kakek lagi marah pada Jungkook.
Melihat kakek Jungkook sedang marah, Kaho merasa tidak enak dengan keberadaan nya disini, sebenarnya ia takut berurusan dengan masalah Jungkook dan kakeknya.
" Ahh, ahh kookie-ya aku pulang duluan yah, kurasa aku sudah tidak ada urusan lagi. " Kata Kaho gelugupan.
" Ini urusan mu dengan kakek mu aku tidak mau ikut campur. " Balas Kaho memperkecil kan suaranya.
" Kek, permisi aku pulang. " Kata Kaho senyum menghangatkan.
Lalu Kaho pergi dari rumah Jungkook.
" Uhh, selamat. " Ucap Kaho.
Draatt, drrrrraaaaaaatttt!
Shindong is calling.
Pembicaraan dalam telepon.
" Yeoboseyo ( halo ). " Kaho.
" Kenapa kalian meninggalkan ku. " Jawab Shindong kesal.
" Ahh, aku mencari mu tadi pasti kau sedang mengejar makanan kan. " Balas Kaho.
" Ahh, ahh ia sih. " Ucap Shindong.
" Kau beruntung tidak ada di sini, kakek Jungkook tahu balapan liar yang di lakukan Jungkook. " Kata Kaho pada Shindong.
" Jinjja ( benarkah ). " Jawab Shindong kaget.
............................
" Sudah berapa kali kakek memberitahukan mu jangan pernah melakukan balapan liar. " Kata kakek marah pada kelakuan Jungkook.
__ADS_1
" Aku hanya mengasah hobby ku. " Jawab Jungkook sedikit takut.
" Hobby, hobby kau bilang. Weharaboji sudah tidak tahu apa yang harus ku bilang pada mu lagi Jungkook. " Balas kakek.
" Kakek akan mencari seseorang agar ia bisa mengawasi mu. " Kata kakek.
" Tapi kek, itu tidak perlu. " Jawab Jungkook membantah.
" Aku tidak suka di bantah. " Balas kakek.
Setelah itu kakek pergi meninggalkan Jungkook sendiri di ruang tamu. Karena masih kesal dengan kelakuan cucu nya itu.
" Ahhh, sial kenapa juga Kaho harus mengangkat telepon dari kakek. " Ucap Jungkook kesal.
......................
Sunrise cafe!
" Eunha-ya." Panggil Ravi.
" Oh sajang nim. " Jawab Eunha sopan.
" Ada apa memanggil ku. " Tanya Eunha.
" Ani, aku hanya ingin mengucapkan terimakasih, karena selama kau kerja di sini pendapatan cafe ini meningkat. " Jawab Ravi tersenyum.
Eunha hanya membalas senyuman dari bos nya itu.
" Dan selain itu kau juga cantik. " Ucap Ravi.
Eunha hanya menatap heran pada bos nya itu.
" Aku lebih suka sajang nim, berkata jujur. " Jawab Eunha.
" Aku sudah berkata jujur. " Balas Ravi meyakinkan.
" Apa benar aku cantik. " Batin Eunha.
Dari tadi ada seorang wanita yang melihat malas dengan percakapan Ravi dan Eunha.
" Aku harus bisa membuat nya pergi dari cafe ini. " Umpat nya.
" Awas kau Eunha. " Katanya lagi memandang sinis ke Eunha.
...........................
" Selamat menikmati makanan anda tuan. " Ucap Eunha ramah.
Pelanggan itu tertegun melihat kecantikan Eunha.
" Wow apa kau bidadari. " Ucapnya tanpa berkedip melihat Eunha.
" Terima kasih sudah memesan. " Ucap Eunha ramah.
" Kau benar benar cantik. "
..........................
To Be Continued
*Jangan lupa likes, vote, comment. Maaf jika ada kesalahan kata 🙏 Yuk saling dukung.
__ADS_1
Comment girls karena comment kalian penyemangat dalam Update novel ini*.