
Brugh!
" Mianhe ( maaf ) bu Seolhyun. " Ucap Jungkook.
Yang tersadar dari lamunannya akibat Seolhyun memukul meja yang terlihat menyeramkan dari ekspresi Seolhyun.
" Apa kau mempunyai masalah. " Tanya Seolhyun.
" Aku kurang enak bada saja. " Balas Jungkook.
" Jika kau sakit, kau bisa beristirahat di UKS dan beritahukan dr. Lee. " Tutur bu Seolhyun.
" Baik bu. " Balas Jungkook, lalu ia beranjak dari kursinya.
" Kenapa Eunha belum kembali juga. " Batin Jooe menatap kursi kosong di seberangnya.
" Semuanya kembali fokus. " Tegas bu Seolhyun.
..........
" Kami belum mendapatkan kabar apa apa Somyi. " Ucap Eunchae dari sambungan ponsel miliknya.
" Kenapa susah sekali untuk mengeluarkan Eunha dari SOPA aku sudah menghubungi ibuku tapi ponselnya tidak aktif. " Balas Somyi.
" Mungkin sebentar lagi, Eunha akan di keluarkan kau tahukan bagaimana mudanya keluarga mu mengeluarkan seseorang apalagi hanya berpegangan dengan beasiswa. " Balas Eunchae.
" Hahahaha! Aku suka dengan katamu. " Ujar Somyi.
" Apa kau dengar itu Yebin, Eunice. " Somyi menyindir halus.
Kedua sahabatnya tersebut dibuat merinding takut dengan ancaman Somyi.
" Memang lebih baik diam. " Batin Yebin ketakutan.
Bip!
...........
" Annyeonghaseyo ( hai ) nyonya Jung. " Ramah ibu Somyi.
Bagi ibu Somyi ini seperti mimpi karena dapat berbicara secara eksklusif dengan pemilik saham terbesar di SOPA dan wanita yang di juluki the richest queen in the world.
" Apa kabar nyonya Jung? " Tanya ibu Somyi setengah mati menahan rasa gugup nya, pedahal hanya bertemu melalui videocall laptop tidak berhadapan secara langsung.
" Baik. " Singkat Jung Jin.
" Anda adalah salah satu investor di SOPA bukan? " Jiin memastikan.
" Ne ( ya ) nyonya Jung benar. " Jawab ibu Somyi merasa tersanjung.
" Apa anda perlu bantuan, maaf.......... "
" Ahn Ji-Hyun. " Gegas ibu Somyi.
" Nyonya Ahn! Ada hal yang anda ingin sampaikan? " Tanya Jiin datar.
Eunha memandang lurus ke depan, sembari terus fokus dengan percakapan ibu Somyi dengan kakak kandungnya yang tak orang ke tahui. Sementara kepala sekolah Sung terus memantaui perkataan ibu Somyi jika ada hal yang tidak di sukai nona Jung Jiin.
" Aku hanya ingin mengeluarkan seseorang karena ia telah mencelakai anakku. " Ungkap ibu Somyi.
" Lantas kenapa kau memberitahukannya padaku, jika dia memang salah. " Balas Jiin.
" Kepala sekolah Sung, yang menyuruh ku untuk melaporkannya padamu nyonya Jung. " Tutur ibu Somyi bingung.
Ibu Somyi menatap kepala Sung, untuk mendapatkan keterangan.
" Annyeong ( hai ) nyonya Jung, yang di maksud nyonya Ahn benar karena ia terus mendesak agar Eunha di keluarkan dari SOPA. " Penjelasan kepala Sung.
" APA! "
" Anda baik baik saja nyonya Jung? " Bingung ibu Somyi.
__ADS_1
" Berani sekali dia ingin mengeluarkan adikku. " Batin Jung Jiin.
" Jadi apa siswi bernama Eunha ini dapat di keluarkan sekarang. " Sindir ibu Somyi.
" Aku tidak setuju. " Tegas Jiin.
Nyonya Ahn dibuat bingung bukannya tadi nyonya Jung bersikap tidak peduli saat ingin mengeluarkan Eunha tapi saat nama Eunha di sebut ia membantah dengan tegas.
" Tapi nyonya Jung, siswi bernama Eunha ini sudah salah karena mematahkan tangan anakku. " Balas ibu Somyi.
" Lagipula dia hanya mengandalkan beasiswa di sini. " Lanjut ibu Somyi.
" Apa salahnya dengan beasiswa bagiku itu adalah sebuah prestasi. " Datar Jiin.
" Apa kau menghina beasiswa yang ku buat. " Kesal Jiin.
" Hah! A.. aahh maafkan aku nyonya Jung aku tidak tahu jika Eunha mendapatkan beasiswa darimu. " Balas ibu Somyi malu.
" Tapi dia tetap salah. " Kekeh ibu Somyi.
" Nyonya Ahn, apa selama anak anda sekolah di SOPA apa dia tidak pernah melakukan kesalahan. " Tanya Jiin menyindir.
" Aku memerintahkan kepala Sung untuk mencatat siswa siswi yang pernah melakukan kesalahan dan membully. " Lanjut Jiin.
Deg!
Nyonya Ahn menelan sliva nya karena perkataan nyonya Jung, ia melihat wajah pemilik saham terbesar itu terlihat mengerikan saat menatapnya.
...........
Ceklek!
" Annyeonghaseyo. " Ucap Eunha memasuki kelasnya.
" Oh Eunha-ya kau sudah keluar. " Kata bu Seolhyun.
" Ne ( ya ). " Jawab Eunha.
Eunha mulai berjalan ke kursinya, sementara siswa yang dalam kelas tersebut membicarakan Eunha.
" Eunha cantik tapi sering keluar masuk ruang bk dan kepala sekolah. "
" Aku pikir siswi berprestasi tidak akan seperti itu. "
" Semuanya diam, lanjutkan saja pekerjaan kalian. " Tegas ibu Seolhyun.
Eunha berekspresi datar dan tak peduli, lalu ia menatap ke sampingnya yang terdapat Jungkook.
Menatap sebentar lalu, fokus ke depan. Saat Eunha tak memandangnya barulah Jungkook menatap balik Eunha.
..............
Krrriiing, kkkrrrriiing, kkkrrriiing!
" Apa ada masalah lagi? " Tanya Jooe.
" Tidak semuanya baik baik saja. " Jawab Eunha.
intensi Eunha menatap Jungkook lekat, saat akan melalui di hadapannya untuk pulang. Saat berada di hadapan Eunha, Jungkook memberhentikan langkah nya dan membalas tatapan Eunha.
1
2
3
Drrrrrt, ddrrrrrt, drrrraattt!
Suara ponsel Eunha, menghentikan tatapan manis keduanya.
Jiin eonni!
__ADS_1
Eunha memilih untuk pergi dari sana, agar Jungkook tidak mendengarkan pembicaraannya dengan Jung Jiin.
" Siapa yang meneleponnya, kenapa harus pergi? " Batin Jungkook.
............
" Apa yang telah kau lakukan? " Jiin dengan nada serius.
" Aniyo ( tidak ). " Jawab Eunha singkat.
" Aku baik baik saja Kak, tidak usah khawatir. " Lanjut Eunha.
" Bagaimana aku tidak khawatir! dalam beberapa bulan kau sudah terlibat masalah. " Sambung Jiin.
" Aku sudah mencoba untuk diam, tapi Somyi selalu mengangguku. " Kata Eunha.
" Eunha-ya ini adalah salah satu mengapa aku melarangmu sekolah di Korea. " Ucap Jiin.
" Mianhe ( maaf ). "
" Cepat selesaikan sekolahmu lalu kembali ke Taipei. " Tutur Jiin.
Bip!
Eunha memandang sebentar ponselnya, dan berucap.
" Entah kenapa aku sudah nyaman dengan Korea eonni. " Gumam Eunha.
" Eunha-ya. " Panggil Jooe yang berlari kecil menuju Eunha.
" Apa tadi kakakmu yang menelepon. " Tanya Jooe dan di balas anggukan oleh Eunha.
...........
Ceklek!
Eunha membuka pintu utama rumah Jungkook, masuk ke dalam dan mendapatkan Jungkook yang tengah bersantai di ruang tengah.
" Apa kau akan pergi sekarang? " Tanya Eunha.
" Aniyo ( tidak ). " Datar Jungkook.
" Aku akan libur satu hari ini. " Lanjut Jungkook.
Eunha tersenyum tipis, sepertinya Jungkook sudah tidak marah lagi padanya.
" Apa kau punya rencana hari ini? " Tanya Eunha.
Jungkook balik menatap Eunha dengan datar.
" Tidak ada, mungkin akan bermalas malasan. " Jawab Jungkook.
" Musim panas ini, bagaimana jika kita pergi ke pantai. " Seru Eunha.
" Untuk apa? " Datar Jungkook.
" Kau tidak suka ya? " Eunha tampak kecewa.
" Ayo kita pergi! " Ucap Jungkook, Eunha yang tadinya lesu langsung bersemangat kembali.
...........
Daemyung Sol Beach
Hempasan angin sepoi-sepoi menerbangkan rambut Eunha bagian bawah, rambut panjang yang tergerai itu menambah kecantikan Eunha saat angin berhembus. Begitupun Jungkook.
Suasana di pantai tersebut cukup ramai apalagi sedang liburan musim panas, dengan background sepasang kekasih yang bercanda tawa.
Eunha menghirup oksigen di situ, dengan damainya.
" Apa kau menyukainya? " Tanya Jungkook.
__ADS_1
To Be Continued