I Love Nona Jung

I Love Nona Jung
84


__ADS_3

Jungkook menormalkan pandangannya lalu kembali berjalan pulang, bahkan ia hanya melewati Eunha begitu saja tanpa berhenti atau bicara.


" Jungkook-ah. " Panggil Eunha, tapi nihil Jungkook hanya mengacuhkan nya.


Eunha kembali bingung dengan sikap acuh Jungkook yang di tunjukkan nya kembali.


" Apa dia kembali marah padaku. " Batin Eunha, saat setelah Jungkook melewatinya begitu saja.


Somyi yang melihat itu dibuat senyum kegirangan. Ia berjalan mendekati Eunha.


" Sepertinya dia marah padamu. " Ucap Somyi pada Eunha menakutinya.


" Apa itu urusanmu. " Kata Eunha.


" Tidak! Tapi entah kenapa aku sangat bahagia. " Balas Somyi senyum angkuh.


" Ayo kita pergi! " Ajak Somyi pada kelima sahabatnya, Yebin dan Eunice sempat berhenti menatap Eunha kasihan tapi kembali berjalan mengikuti Somyi.


" Eunha-ya. " Panggil Jooe, mendekati Eunha.


" Kau dari mana saja? " Tanya Jooe khawatir.


" Eunha-ya kenapa kau begini, apa kau tahu Jungkook terus menunggu mu sampai sampai ia dimarahi oleh coach. " Ujar Kaho dengan nada seperti marah.


" Yak! Kenapa kau memarahi Eunha. " Kata Jooe tidak terima.


" Aku tidak memarahinya. " Balas Kaho.


" Huh! Itu kentara sekali. " Tutur Jooe.

__ADS_1


" Sudahlah, Kaho-ah sebaiknya kita menyusul Jungkook saja. " Kata Shindong.


" Itu lebih baik, ayo! " Balas Kaho, nampak tidak suka.


Jooe memandang sang kekasih dari belakang yang semakin, tampak Jooe juga sangat kesal dengan Kaho. Karena sudah memarahi Eunha.


" Jooe-ah. "


" Jangan berbicara seperti itu pada Kaho, aku memang salah. " Tutur Eunha.


" Tidak usah di pikirkan. " Balas Jooe tersenyum menutupi.


..........


Jungkook menghempaskan tubuhnya, di atas kasur yang berlembut sutra itu. Memejamkan matanya berusaha menghilangkan pikirannya tentang hari ini.


" Benar benar tidak bertanggung jawab. " Gumam Jungkook.


Kaho dan Shindong baru saja membuka pintu kamar Jungkook, dan mendapatkan sang pemilik sedang berbaring dan merentangkan tangannya sembari memejamkan matanya itu.


" Apa Jungkook frustrasi karena kalah. " Tanya Shindong pada Kaho.


" Kurasa bukan, lihat setelah menyelesaikan kompetisi dia malah menanyakan keberadaan Eunha pada Jooe. " Balas Kaho.


" Kenapa bisa ada orang yang meng-ghiba orangnya secara langsung. " Ucap Jungkook masih memejamkan matanya, seketika mengetahui keberadaan kedua sahabatnya itu.


" Ehe! Ternyata kau tidak tidur. " Shindong.


.........

__ADS_1


" APA! "


Dengan cepat Jooe melihat ponselnya, dan membuka sosial media tentang portal berita terkini Korea. Dan benar saja kebanyakan dari artikel saat ini membahas tentang kedatangan Jung Jiin di Seoul.


" Kenapa kau tidak memberitahukan ku dari awal, aku kan bisa berkata lain pada Jungkook. " Kata Jooe.


" Aku lupa menghubungi mu. " Jawab Eunha ia juga bingung dengan situasi ini.


" Terus? "


Drrraat, drrraatt, drrraat!


Eunha membaca notifikasi dari ponselnya, setelah getaran itu terasa.


" Aku harus kembali ke hotel itu. " Kata Eunha.


" Kau takut Jungkook marah padamu? " Tanya Jooe, merasakan sesuatu.


" Aku hanya............... tidak ingin dia selalu mengatakan bahwa aku lepas tanggung jawab. " Jawab Eunha.


" Ku rasa ada hal lain. " Gumam Jooe tidak percaya.


" Ahh, Eunha-ya........."


" Aku perlu bantuan mu Jooe. " Kata Eunha.


" Aku mengerti, pergilah. " Balas Jooe.


" Terimakasih! "

__ADS_1


.........


" Waaaahhhh sepertinya Sony sangat bahagia. " Kata Eunchae.


__ADS_2