I Love Nona Jung

I Love Nona Jung
51 Letter


__ADS_3

SOPA


Krrriiiing, krrrriiing, krrrriiiing! Suara bell masuk.


Eunha yang baru saja datang langsung duduk yang di sebelah nya juga ada Jungkook.


" Jika kau menerima pekerjaan itu, akan ku pastikan kau takkan bertahan lama. " Ucap Jungkook pada Eunha.


" Kita liat saja nanti. " Jawab Eunha santai.


" Kau menarik juga. " Balas Jungkook menampilkan smirk nya.


Sementara di seberang meja Eunha, ada seorang pria ingin berusaha berbicara dengan perempuan yang di cintai nya.


" Jo-jooe. " Ucapnya melihat Jooe.


Jooe yang mengetahui panggilan tersebut dari siapa, tak menggubris nya sama sekali dan tetap memandang lurus ke ponsel yang ia mainkan.


" Jooe apa kau mendengar kan ku. " Kata Kaho merasa perkataan nya tak di sahuti Jooe.


" Aku tahu kenapa kau seperti ini, kurasa kita hanya salah paham.... " Kata Kaho ingin menjelaskan, tapi nasib tak lagi sesuai harapan nya. Tiba tiba saja pak guru Kim Heechul telah datang ke kelas mereka.


" Ahhh kenapa dia harus datang. " Gumam Chae Kaho kesal. Sementara itu Jooe menghentikan aktivitas bermain ponsel nya, dan fokus memperhatikan guru tersebut.


satu jam lebih mereka habiskan untuk belajar di kelas bersama Kim Ssaem.


Krrriiing, krrrrriiiing, krrrriiiing! Bell istirahat.


Jungkook langsung berdiri dari tempatnya untuk menuju base camp nya bersama Chae Kaho dan Shindong. Bagaimana dengan Kaho? Dia dari tadi merayu Jooe agar mau berbicara dengannya dan mau mendengarkan perkataan nya tapi nihil Jooe sama sekali tak menggubris Kaho.


" Aku harap suatu saat nanti kau mau mendengar kan penjelasan ku. " Kata Kaho pada Jooe, setelah itu ia pergi menyusul Jungkook.


Di dalam lubuk hati Jooe ia begitu sedih dengan hubungan nya dengan Kaho, Sementara Eunha hanya di buat bingung oleh sikap Jooe dan Kaho.


" Mungkin ini lebih baik. " Batin Jooe melihat kepergian Kaho.


" Gwanchana( Kau baik baik saja)." Tanya Eunha pada Jooe.


" Nan gwanchana( Aku baik baik saja) ." Jawab Jooe meyakinkan.


" Kau pernah ada hubungan dengan Chae Kaho. " Tanya Eunha lagi.


" Sudahlah itu tidak penting, lebih baik kita ke kantin saja aku sudah lapar. " Jawab Jooe mengalihkan topik.


Eunha yang mengerti akan maksud Jooe tak ingin membuat Jooe sedih.


" Sepertinya aku tidak lapar, aku disini saja. " Balas Eunha.


" Ya sudahlah, kalau begitu tunggu aku yah. " Kata Jooe, lalu pergi ke kantin.


 


..........................


 


Rumah Solar


Setelah pulang sekolah tadi Jooe datang ke rumah Eunha atau Solar yang hanya berpinggiran dari rumah nya.

__ADS_1


" Apa kau tidak kerja ke cafe Ravi sajangnim?" Jooe.


" Sepertinya tidak, aku tidak ingin cari masalah lagi." Jawab Eunha.


" Jangan khawatir, aku akan cari pekerjaan yang nyaman. Bekerja lah yang baik di Cafe sunrise." Kata Eunha menyemangati dan di angguki senyuman oleh Jooe.


 


.........................


 


Basecamp Trio namja


" Sepertinya aku akan menyerah saja." Shindong.


" Wae( kenapa)?" Tanya Kaho.


" Jeon Jungkook sangat tampan, mana mungkin aku bisa mengalahkannya. Pasti Eunha akan mudah jatuh cinta padanya jadi aku menyerah." Jawab Shindong sedih.


Sedangkan Jeon Jungkook hanya diam mendengar perkataan Shindong, baginya itu hanya omong kosong.


" Jungkook-ah jadi bagaimana?" Kaho.


" Bagaimana apanya." Jawab Jungkook santai.


" Apa Eunha mau jadi asisten pribadimu." Tanya Shindong.


" Dia masih mempertimbangkannya, aku harap dia tidak menerimanya." Jawab Jungkook.


" Kenapa, bukannya dia cantik aku saja jika Eunha akan menjadi asisten ku. Aku mau mau saja dan antusias tapi sayangnya aku sudah punya Jooe." Balas Kaho membanggakan.


Taak! Suara bola basket berhasil mengenai kepala Shindong, yang dilakukan oleh Kaho karena kesal dengan perkataan Shindong.


" Aku sudah pernah menjalin hubungan dengannya apa kau sudah pernah dengan Eunha, Eunha sendiri saja kelihatan tidak suka dengan mu." Ucap Kaho kesal.


" Kenapa kalian jadi bertengkar karena wanita, apa kalian ingin di bodohi. Kajja( Ayo) kita pergi latihan basket akan segera di mulai." Jungkook.


" Kaho-ah apa kau yakin, Jungkook akan jatuh cinta lagi?" Shindong berbisik pada Kaho.


" Aku tidak tahu." Jawab Kaho datar.


" Kau memang tidak bisa di ajak kompromi." Balas Shindong kesal.


 


.............................


 


Ketiga pria tampan tadi baru saja tiba di arena lapangan basket, ya disini mereka akan bertaruh melawan tim basket yang personel nya adalah teman Jungkook tapi entah kenapa dia membenci Jungkook tanpa sebab.


Di sana di lapangan basket tersebut bukan hanya di dominasikan oleh pemain nya, tetapi banyak nya penonton wanita yang bersorak atas kedatangan Jungkook.


" Yaak! Pangeran kita sudah datang. "


" Dia terlihat semakin tampan. "


Membuat lawan mainnya jadi tambah benci dengan Jungkook.

__ADS_1


Lucas



Note : Lucas dia adalah lawan main tim Jungkook, dia sering kali berpapasan degan Jungkook jika bertanding bola basket. Hal yang membuat nya benci dengan Jungkook karena Jungkook lebih banyak dapat perhatian, pedahal dia juga tampan.


" Semakin hari kau semakin songong. " Lucas menatap ke Jungkook.


" Tidak usah banyak tingkah, langsung saja kita bertaruh. " Lucas.


Setelah mengatakan hal itu Lucas langsung pergi untuk mempersiapkan diri dan tim nya, agar bisa mengalahkan tim nya Jungkook. Walaupun seringkali tim nya Jungkook yang selalu mendapatkan juara.


" Tidak usah di pikirkan. " Kaho.


" Siapa bilang aku memikirkan nya. " Jungkook, berlalu pergi bersiap akan bertanding.


" Yak! Yak kau ini, hei Jeon tunggu aku. " Tariak Kaho menyusul Jungkook.


Jika kalian bertanya di mana Shindong dia sudah duduk di bangku penonton, sesuai perintah Kaho dan Jungkook. Karena hanya diri nya saja yang tidak ikut bertanding.


 


....................


 


Sunrise Cafe


Eunha baru saja tiba di kafe milik Ravi, hari ini ia memberanikan diri untuk datang. Karena dia akan mengurus pekerjaannya di sini melanjutkan atau tidak.


" Kenapa kau bisa ada di sini. " Mijoo tidak suka.


" Aku ingin bertemu Ravi sajangnim. " Jawab Eunha.


" Ingin menggoda nya. " Mijoo.


" Yak! Le Mijoo bisa kah kau tak mengatakan hal itu. " Kata Ravi mendengar perkataan Mijoo.


" Mianhe ( maaf ) sajangnim. " Ucap Mijoo takut.


Sementara Eunha harus bersabar menghadapi sikap Lee Mijoo ini.


" Eunha ssi aku senang kau datang, apa kau ingin bekerja kembali. " Ravi, dan Eunha menggeleng kepalanya. Hal itu membuat Mijoo dan Ravi berubah mimik menjadi tanda tanya.


Eunha mengeluarkan sebuah surat dari tas selempangnya, dan menyerahkannya pada bos nya ini Ravi.


" Ini apa ? " Tanya Ravi dengan raut wajah bingung.


" Sajangnim bisa membaca nya, aku pamit pulang. " Eunha, berlalu pergi.


Jooe yang tadi melihat Eunha kini telah pulang, dan tentunya Jooe juga tahu maksud kedatangan Eunha ke kafe Ravi.


" Surat pengunduran diri. " Baca Ravi seakan tak terima, berbeda dengan Ravi Mijoo bahkan terlihat kesenangan sekan telah menang besar.


Warning: Typo bertebaran


To Be Continued


Hai tinggalkan jejak mu dengan cara like ya! and tentunya komen kalian penting.

__ADS_1


__ADS_2