I Love Nona Jung

I Love Nona Jung
64 Foreigners


__ADS_3

Setelah pulang sekolah tadi Eunha langsung pergi ke suatu tempat sesuai permintaan Yoon Seobin. Pastinya ini adalah tempat favorit Eunha karena ia suka dengan hal hal berbau makanan.


Korean Food!


Eunha memasuki tempat tersebut dengan selalu tersenyum, ini adalah waktu yang ia tunggu tunggu.


" Eunha. " Gumam Seobin melihat kedatangan temannya ini. Lalu ia pergi menuju Eunha berada.


" Eunha. " Panggil Seobin.


" Akhirnya kau datang juga. " Ucap Seobin dan di senyumi oleh Eunha.


" Ayo silakan duduk. " Seobin.


" Gomawo ( terimakasih ) Seobin ssi. " Eunha, lalu ia duduk di meja nomor 2.


" Kau ingin makan apa. " Seobin memberikan menu resto Korean food tersebut.


" Aku ingin bibimbap. " Ucap Eunha.


" Baiklah tunggu sebentar ya! " Seobin lalu ia pergi.


Setelah Seobin pergi Eunha menatap sekelilingnya dengan senyuman yang terus mengembang ia sangat kagum dengan tempat ini. Tak sedikit juga orang memperhatikan Eunha karena kecantikkannya.


" Perempuan yang di meja nomor dua sangat cantik. "


" Senyumannya ingin membuat ku jatuh dari kursi ini. "


" Apa dia sudah punya kekasih. "


" Akan beruntung jika memilikinya. "


" Aku iri dengan kecantikkannya. "


" Seobin. " Panggil sang pemilik restoran tersebut.


" iya nona. " Jawab Seobin.


" Siapa itu, apa pacar mu? " Tanya wanita dewasa ini bernama Hwasa.


" Bukan nona dia teman sekolah ku, hari ini aku menyuruhnya datang karena aku ingin meneraktirnya. " Titah Seobin.


" Maksudnya? Kenapa kau ingin meneraktirnya apa kau menyukainya. " Tebak Hwasa sang pemilik Korean food.


" Tidak nona, aku meneraktirnya karena sudah menolong ku. " Jawab Seobin membenarkan ia sempat malu karena di kira pacar Eunha.


" Ya sudah kembali lah bekerja. " Hwasa.


" Baik nona. " Seobin.


" Wanita itu benar benar cantik. " Gumam Hwasa memandang Eunha.


.................


" Hei Lucas untuk apa kau selalu melirik Jungkook, bukannya kau membencinya. " Seru teman Lucas ini.


" Aku bukan meliriknya tapi aku sedang mencari asistennya itu perempuan cantik yang bernama Eunha. " Lucas.


" Tumben sekali dia tidak ada bersama Jungkook. " Lanjut Lucas melirik kesana kemari.


" Kenapa apa kau menyukainya? "


" Tebakan mu benar sekali. " Lucas dengan percaya dirinya.


" Aku tidak ingin bersaing dengan mu, semangat untuk mendapatkannya jangan sampai kalah talak dengan Jungkook lagi. " Seru teman Lucas ini.


" Aku takkan kalah dengannya kali ini. " Lucas.


" Sebaiknya kau harus siap tim kita akan melawan tim Jungkook lagi. "


" Kau tenang saja, aku sudah siap mengalahkannya. " Lucas percaya diri.


..............


" Bagaimana? " Seobin.


" Rasanya enak sekali. " Jawab Eunha lahap.

__ADS_1


Seobin tersenyum dengan tingkah mengemaskan Eunha.


" Kau sudah lama bekerja di sini? " Tanya Eunha.


" Baru saja. " Balas Seobin.


" Apa landasan mu bekerja. " Eunha.


" Aku harus membiayai kehidupan ibu dan adik ku yang masih sekolah TK. " Seobin sendu.


" Karena ayah ku sudah tidak ada sejak aku kecil. " Lanjut Seobin.


" Seobin-ah maafkan aku. " Eunha merasa tidak enak.


" Tidak apa, aku baik baik saja. " Balas Seobin.


..............


" Aku sudah katakan aku bisa mengalahkannya. " Angkuh Lucas.


Hari ini ia dan timnya beruntung karena dapat mengalahkan tim-nya Jungkook.


" Kau memang hebat. " Puji teman Lucas.


Lucas berjalan menuju Jungkook berada.


" Bukankah aku sangat hebat. " Lucas memuji dirinya di depan Jungkook.


" Kau baru melakukannya sekali, tapi apa kau murni menang? " Jungkook.


" Apa maksud mu. " Lucas sedikit kesal.


" Jika kau ingin menang murni, lakukan tanpa ada kata kecurangan. " Ucap Jungkook lalu pergi meninggalkan Lucas di ikuti kedua sahabatnya.


" Arrgghhh Yak! Jungkook ssi kau memang ********. " Teriak Lucas.


...............


" Gomawo ( terimakasih ) sudah meneraktirku. " Kata Eunha.


" Seharusnya aku yang berterima kasih padamu. " Seobin.


" Baiklah hati hati, kapan kapan kembali lagi ke sini. " Seobin.


" Pasti! " Seru Eunha.


...................


" Jungkook-ah. " Panggil Chae Kaho.


" Huffftt ada apa? " Jungkook.


" Kau langsung pulang? " Kaho.


" Aku lelah, aku ingin pulang saja. " Jungkook lalu memakai helm nya.


Mereka berdua hanya menatap kepergian Jungkook menggunakan motor sport-nya.


" Bagaimana kalau kita ke Sunrise cafe saja. " Saran Kaho.


" Aku sudah mencium niat mu. " Shindong.


" Kau tahu saja, ayo kita pergi. " Kaho.


" Tak apa jadi obat nyamuk lagi yang penting ada makanan. " Gumam Shindong.


" Kaho ssi tunggu aku. " Teriak Shindong berlari mengejar Kaho.


....................


Eunha berjalan sendiri, tapi dari tadi ia merasa ada yang mengikutinya semenjak keluar dari Korean food.


Saat Eunha berhenti dan menengok kebelakang tapi tidak ada seseorang pun.


" Apa perasaan ku saja. " Gumam Eunha, melanjutkan jalannya.


Beberapa menit kemudian!

__ADS_1


Srek!


Refleks Eunha membalikan badannya karena merasa ada tarikan.


" Hei cantik! " Kata seorang pria asing yang tidak di ketahui Eunha.


" Kau siapa lepaskan aku. " Berontak Eunha.


" Syuut diamlah, mari bersenang senang dengan ku. " Kata pria asing tersebut.


" Aku tidak mau lepaskan aku! " Eunha berusaha melepaskan genggaman tangannya dari pria asing di hadapannya ini.


" Heh! Kau tidak akan bisa lepas dari ku. " Ucapnya.


Sesak di dada Eunha kembali kambu, nafasnya mulai tidak beraturan.


" To-tolong le-lepaskan aku. " Eunha lemas.


" Hei cantik kau kenapa? " Tanyanya melihat kondisi Eunha.


Ia lalu memegang pipi gembul Eunha dengan tidak kedayaan sang pemilik.


" Kau memang sangat cantik. " Ucapnya.


" Aku butuh having sex. " Nafsunya.


Bugh!


Bugh!


Eunha berhasil lepas dari pria asing tersebut, karena ada seseorang yang langsung meninju wajah pria tersebut.


" Aarggh. " Decaknya menahan rasa sakit di bagian bibirnya.


" Ju-jungkook. " Ucap Eunha dengan suara lemas.


Jungkook mendekati pria tersebut dan memegang kerah baju pria yang terduduk di aspal tersebut.


" Berani sekali kau menyuntuhnya. " Geram Jungkook.


Bugh!


Lagi satu pukulan berhasil mendarat di pipi atasnya. Pria tersebut tidak sadarkan diri akibat pukulan kuat oleh Jungkook.


Jungkook lalu mendekat ke arah Eunha, ia melihat asistennya tersebut tengah di landa sesak dada dan membuat nafas-nya tidak normal.


" Eunha-ya. " Jungkook.


" Gwanchanayo ( kau baik baik saja ). " Jungkook terlihat khawatir.


Perlahan nafas Eunha kembali normal, ia memang merasa terlindungi saat bersama Jungkook.


" Gomawo ( terimakasih ). " Ucap Eunha mulai normal.


" Apa yang kau lakukan di sini? " Jungkook datar.


" Aku, aku ingin berjalan pulang ternyata ada seorang pria asing mengikuti ku. " Jawab Eunha gemetar ia masih mengingat bagaimana pria tersebut ingin having sex dengannya.


" Aku sangat takut. " Gumam Eunha gemetar.


" Tidak apa aku ada di sini. " Jungkook entah kenapa ia jadi kasihan dengan Eunha.


" Ayo aku akan mengantarkan mu pulang. " Jungkook.


................


" Aku pikir Eunha akan menghabiskan waktu liburnya ke sini. " Shindong sembari makan.


" Tidak, Eunha hari ini pergi ke Korean food tempat Yoon Seobin bekerja. " Tutur Jooe.


" Sebenarnya aku juga ingin kesana tapi, aku harus bekerja. " Jooe.


" Jooe sebaiknya kau tidak usah dekat dengan laki-laki cupu itu. " Kaho tidak suka.


" Jangan panggil dia cupu namanya Yoon Seobin. " Jooe.


" Terserah tapi aku tetap tidak suka kau dekat dengannya. " Kaho menegaskan.

__ADS_1


To Be Continued


__ADS_2