I Love Nona Jung

I Love Nona Jung
74 Knowing


__ADS_3

" Jungkook-ah. " Batin Eunha lemah.


Bugh!


Bugh!


Bugh!


" Berani mendekat! Kalian akan sama dengan ketiga teman kalian ini. " Ucap Sehun tegas.


" Se-sehun. " Eunha lemah.


" Lebih baik kita pergi saja. "


" Ayo. "


Entah ini seperti skenario atau apa bak Sehun adalah pahlawan sesungguhnya dengan ancaman mulut yang tak menakutkan tiba tiba saja kelima orang tersebut lari terbirit birit.


" Eunha kau baik baik saja? " Tanya Sehun khawatir.


Eunha menggelengkan kepalanya, perlahan sesak di dada Eunha sudah hilang dan napasnya kembali normal.


" Terimakasih Sehun ssi. " Ucap Eunha.


" Sama sama, seharusnya wanita secantik dirimu tidak baik datang sendiri. " Balas Sehun.


" Kau nampak begitu lemah, lebih baik kau menunggu saja di tempat biasa aku yakin Jungkook akan datang segera. " Kata Sehun.


" Emm. "


" Aku akan mengantarkan mu. " Ucap Sehun.


...............


" Dari mana saja kau! Apa kau tahu waktu terus berjalan. " Marah coach.


" Aku minta maaf coach. " Kata Sehun menunduk.


" Baiklah, sekarang giliran mau untuk berlatih. " Coach, mulai tenang.


" Aku harap dia tidak menyusul ke sini. " Batin Jungkook.


Karena sudah selesai dengan latihan renangnya Jungkook pergi menuju loker nya agar dapat menggantikan pakaiannya.


...............


10 Menit kemudian!


Jungkook pun sudah selesai menggantikan pakaiannya dengan langkah santai ia berjalan keluar untuk pulang. Tapi matanya sedang menangkap gadis yang tak asing baginya.


" Jungkook-ah. " Panggil Eunha. Dengan cepat Eunha sedikit berlari menghampiri Jungkook.


" Kenapa kau akhir akhir ini sering meninggalkan ku. " Ucap Eunha kesal.


" Agar kau tidak ikut, tapi aku lupa bahwa kau memiliki kepala batu. " Balas Jungkook datar.


Eunha sangat kesal dengan Jungkook, apalagi ia masih sedikit trauma dengan kelima pria tadi. Untung saja Sehun datang menolong nya.


" Apa yang kau pikirkan? "


" Ayo kita pulang. " Lanjut Jungkook.


................


" Shindong tidak ikut bersamamu, apa dia bersama Jungkook? " Tanya Jooe.


" Tidak, lebih tepatnya dia sedang menjalankan misinya. " Jawab Kaho.


" Aku senang, akhirnya Shindong bisa merasakan cinta dan aku harap nona tersebut juga menyukainya. " Kata Jooe.


" Aku juga mengharapkan nya. "


.................


Sebelum pulang, Jungkook dan Eunha pergi ke sebuah restoran di sana mereka akan makan siang.


" Terimakasih. " Ucap Eunha saat seorang pelayan perempuan menghantarkan pesanan mereka.


" Jungkook-ah, aku harap kau memperhatikan makanmu. " Ucap Eunha.

__ADS_1


" Memangnya kenapa? " Jungkook.


" Aku tidak merasa enak saja jika maag mu kambuh. " Jawab Eunha.


" Apa kau khawatir? " Jungkook berharap Eunha mengatakan iya.


Eunha sempat berfikir sesaat!


" Iya. " Jawab Eunha santai.


" Apa dia benar benar mengkhawatirkan ku. " Batin Jungkook merasa senang.


" Sebaiknya kau makan, jangan melamun. " Kata Eunha.


" Aku sedang bersiap untuk makan. " Ketus Jungkook.


...............


Skip!


In SOPA


" Untung saja saat itu ada Sehun. " Eunha, mengingat bagaimana Sehun datang menolong nya.


" Kau melamun terus dari tadi, apa kau tidak ingin ke kantin? " Kata Jooe.


" Aku ingin di kelas saja. " Jawab Eunha.


" Baiklah, kalau begitu aku pergi sebentar. " Balas Jooe.


" Ya. "


Jooe pun berjalan meninggalkan kelasnya yang hanya ada Eunha di dalamnya. Tak lama dari situ suara ponsel pribadi Eunha berbunyi.


Jiin eonni is video call!


" Kak Jiin. " Ucap Eunha melalui sambungan video call nya.


" Bagaimana kabar mu, apa ada hal yang susah. " Tanya Jung Jiin.


" Semua baik baik saja. " Jawab Eunha.


" Iya, tapi sebentar lagi aku akan pulang. " Jawab Jiin.


" Bagaimana dengan keadaan kakek? " Tanya Eunha.


" Kakek baik baik saja, dan kakek sangat merindukan mu. " Balas Jiin.


" Aku juga merindukan kakek. " Eunha.


.............


Berjalan dengan riang menuju kelas, karena tak tega meninggalkan Eunha terlalu lama ia tahu Eunha masih mempunyai trauma. Karena pintu ruang kelas yang sudah terbuka jadi Jooe tak perlu lagi membukanya.


Jooe Pov


" Aku berjalan menuju Eunha, yang saat ini aku lihat sedang melakukan panggilan video dan sayangnya aku tak tahu dia melakukan hal tersebut dengan siapa? Aku memperdekat kan diri pada Eunha, mungkin saat ini ia tak tahu dengan kedatangan ku. "


" Sungguh aku sangat terkejut saat ini aku mengetahui Eunha sedang melakukan panggilan video bersama siapa! Aku sangat terkejut dan bingung kenapa Eunha bisa berbicara eksklusif dengan seorang wanita yang mendapatkan julukkan The richest queen in the world.


" Saat ini di benak dan pikiran ku adalah, siapa Eunha? siapa sebenarnya wanita yang telah menjadi temanku ini? Kenapa ia bisa berbicara santai layaknya saudara kandung apa mungkin............ "


Jooe Pov end


" Lihat ke belakangmu sayang! " Pinta Jung Jiin.


Eunha merasa heran akan maksud sang kakak, lama ia berfikir sampai ia bisa melihat pantulan wajah Jooe dari ponselnya yang terlihat kaget dan bangun. Dengan cepat Eunha mematikan ponselnya dan menghadapi Jooe yang tak kalah dengan rasa terkejut nya dengan keberadaan Jooe.


" Se-sejak kapan kau ada di sini. " Ucap Eunha, shock saat melihat Jooe.


" Kau sebenarnya siapa? " Kata Jooe meminta penjelasan.


" Bukannya kau sudah mengetahui aku. " Jawab Eunha, berusaha mengontrol keterkejutan nya.


" Apa jangan jangan....... " Jooe menatap Eunha serius seketika Eunha meneguk saliva nya.


" Kau adalah bagian dari keluarga Jung. " Tebak Jooe dengan wajah serius nya.


" Tidak! Kurasa kau sudah salah paham. " Bantah Eunha.

__ADS_1


" Apakah kau Jung Eunbi adik Jung Jiin dan Jung Daein yang selama ini di sembunyikan identitas nya. " Kata Jooe sedikit keras.


Dengan cepat Eunha membekap wajah sahabatnya ini.


" Bisakah kau tidak membicarakan hal ini dengan suara keras mu. " Eunha merasa resah.


Jooe berusaha melepaskan tangan Eunha yang membekap mulutnya karena hal itu menyebabkan ia sulit berbicara.


Krrriiing, krrriiiing, krrriiing!


Belum sempat Jooe menanyakan kelanjutannya lagi, bel masuk sudah berbunyi.


" Kau berutang penjelasan padaku Eunhassi. " Ucap Jooe.


" Aku yakin hari itu pasti terjadi dan sekarang lihat hari itu sekarang terjadi. " Batin Eunha frustasi.


...............


Krrriiing, krrrriiing, krrrrriiiiiing!


Semua siswa siswi SOPA bergerak keluar dari kelasnya dan menuju pulang dari sekolah tersebut.


" Ayo ceritakan padaku, ada hubungan apa kau dengan J......... " Jooe.


" Dia kakakku. " Balas Eunha.


" Apa! "


" Jadi k-kau adalah bagian dari keluarga Jun.......... "


Lagi Eunha membekap mulut Jooe kembali. Bahkan orang di sekitar mereka nampak heran dan bingung dengan Eunha dan Jooe.


" Aku kan sudah bilang padamu jangan berbicara yang keras saat mengenai latar belakang ku. " Eunha, lalu melepaskan bekapannya dari Jooe.


" Ya, ya aku minta maaf. " Balas Jooe.


" Tapi kenapa kau menutupinya Eunha, jika orang lain pasti akan bangga dan memamerkannya, secara jelas kau ternyata adalah orang kaya. " Kata Jooe.


" Bahkan kau membohongi ku dan semuanya. " Lanjut Jooe.


" Ada sebab aku melakukan ini, aku tak perlu memamerkan nya karena aku merasa hal itu biasa saja tidak ada untuk di banggakan karena rasa banggaku lebih besar saat kebersamaan ku dengan keluarga ku. " Balas Eunha, ia jadi merindukan keluarganya.


" Aku minta maaf. " Jooe merasa tidak enak.


" Tidak apa. "


.............


" Aku harap hari ini Jungkook tidak meninggalkan ku lagi. " Gumam Eunha sembari terus berjalan kaki menuju rumah Jungkook.


" Eunha. "


" Sehun. "


" Kau mau kemana? " Tanya Sehun yang menepikan mobil sedannya di dekat Eunha.


" Aku akan ke rumah Jungkook. " Jawab Eunha.


" Apa kau percaya dia saat ini sedang di rumahnya. " Kata Sehun.


" Maksudmu. " Tanya Eunha bingung.


" Bukannya dia sering meninggalkanmu. " Jawab Sehun.


" Kau benar juga. " Hujan Eunha sembari berfikir.


" Sudah tidak usah ke rumahnya, ikut saja bersamaku kau tak mungkin pergi sendiri kan! Apa kau mau kejadian kemarin terbilang lagi. " Sehun seperti menakut menakuti.


Dengan cepat Eunha menggelengkan kepalanya.


" Maka dari itu ayo cepat naik ke mobilku dan kau akan segera bertemu dengan tuanmu itu. " Kata Sehun.


" Ya, terimakasih. " Balas Eunha, menaiki mobil Sehun.


Karena ia percaya bahwa saat ini Jungkook pasti sudah berada di tempat latihannya, ia juga tidak mau mengambil risiko lebih dalam.


................


" Kemana dia wanita itu, kenapa lama sekali. " Jungkook dengan intonasi yang resah.

__ADS_1


To Be Continued


__ADS_2