
Di kantin SOPA
Tadi Eunha mendengar suara bunyi perut lapar dari namja yang ia tolongi, tanpa basa basi Eunha langsung mengajak pria tersebut pergi ke kantin. Sebenarnya namja tadi menolak tapi dengan Eunha meyakinkan nya, jadi ia mau pergi ke kantin dengan Eunha.
Mereka berdua duduk di meja persegi panjang dengan dua kursi persegi panjang juga. Dan di sana juga ada Jooe yang dari tadi menunggu kedatangan Eunha.
" Yaak! Eunha kau lama sekali. " Ucap Jooe sedikit kesal.
" Mian( maaf ). " Jawab Eunha singkat.
" Eunha-ya dia siapa? " Tanya Jooe melihat ke arah namja yang di bawa Eunha.
Sebenarnya Jooe sedikit heran dengan kedatangan Eunha bersamaan seorang namja, selama ini Eunha sudah tidak ingin dekat dengan seorang pria. Atas kejadian di masa lalunya.
" Dia.... " Ucap Eunha bingung, karena Eunha juga tidak tahu nama pria yang di tolongnya tadi.
" Ah...Nam-aku Yoon Seo-Bin. " Ucapnya memperkenalkan diri pada Jooe dan Eunha.
" Nama yang bagus. " Jawab Jooe tersenyum.
Chae Kaho yang memperhatikan Jooe yang berada di kantin juga, menjadi panas. Ia cemburu melihat kedekatan Jooe dengan pria yang tak ia kenal. Ingin sekali dia menghampiri pria tersebut dan mengatakan Jooe miliknya. Tapi itu tidak mungkin, Jooe pasti akan marah.
" Kaho-ah sabar, aku tahu kau sangat sakit saat ini. " Ucap Shindong menyemangati Kaho.
" Jika kau cemburu hampiri saja. " Kata Jungkook dengan santainya.
Kaho langsung menatap Jungkook serius.
" Kau sudah gila, bisa bisa aku yang akan di tendang Jooe. " Jawab Kaho dengan sedikit tinggi tapi tidak di dengar Jooe.
" Maaf, namamu siapa?" Tanya Seobin pada Eunha.
" Namaku Eunha. " Jawab Eunha.
" Kau benar benar sangat cantik. " Balas Seobin memuji.
__ADS_1
Eunha hanya tersenyum kecil mendengar kan perkataan Seobin.
" Yaak! Berani beraninya dia menggoda Eunha ku. " Ucap Shindong menatap sinis ke Seobin.
" Apa Eunha mau dengan mu. " Jawa Kaho pada Shindong.
" Itu yang aku ragukan sepertinya tidak. " Balas Shindong pasrah.
" Aku tidak suka orang berkata bohong." Ucap Eunha.
" Aku tidak berbohong kau benar benar cantik. " Jawab Seobin meyakinkan.
" Seobinssi sudahlah Eunha memang seperti itu, kita sudah berkata jujur dia malah mengatakan jika kita berbohong. " Balas Jooe.
Setelah selesai sedikit berdebat ketiga nya pergi untuk mengambil mampan makanan mereka, dan setelah itu kembali lagi untukmu memakan nya.
Seobin yang begitu lapar memakan dengan lahapnya.
" Pelan pelan lah. " Kata Jooe melihat Seobin.
" Tidak apa, makanlah dengan lahap. " Balas Eunha.
" Lihat lah dia, seperti tidak pernah makan saja. "
" Eunha kenapa sih mau berteman dengan namja cupu itu.
" Dia sangat beruntung bisa berkenalan dengan si cantik Eunha, harusnya aku yang disitu. "
" Kurasa Eunha sudah buta, kenapa dia mau berteman dengan pria miskin itu. "
" Pasti disini banyak kuman sekarang. "
Perkataan penghuni kantin membuat Yoon Seo-Bin minder. Ia malu tak seharusnya ia bertemu Eunha, karena Eunha adalah yeoja yang di idamkan pria pria tampan.
" Sudah jangan di dengar kan, aku tidak peduli ingin berteman dengan siapa. Mereka tidak berhak atas itu. " Ucap Eunha pada Seobin.
__ADS_1
" Gomawo Eunhassi ( terimakasih Eunha ). " Jawab Seobin.
Di kelas Eunha 12 B
Seorang guru sedang memberikan sebuah materi dengan di fokusi oleh murid muridnya.
Krrriiing, krrrrriiiing, krrrrrrriiiiiing! Bell pulang.
Eunha berjalan bersama dengan Jooe mereka berhenti di sebuah halte, dan akan melanjutkan dengan menaiki busway. Setelah busway tiba kedua yeoja itu naik. Selama 10 menit dalam busway, akhirnya mereka tiba di kediaman Eunha dan Jooe.
Sebelum Eunha memasuki tempat tinggalnya ia sedikit berbicara dengan Jooe.
" Jooe? "Panggil Eunha.
" Wae. " Jawab Jooe.
" Hari ini aku tidak turun kerja dulu, tolong sampaikan pada manager Lee. " Balas Eunha.
" Kau mau kemana." Tanya Jooe penasaran.
" Ani( tidak ), aku hanya ingin pergi ketempat kerja baru ku. " Jawab Eunha.
" Jadi kau akan mengambil nya. " Balas Jooe.
" Jika cocok aku akan mengambil nya, jadi jika manager Lee bertanya kepada mu kemana aku pergi. Bilang saja aku libur satu hari. " Kata Eunha.
Setelah dari percakapan itu Eunha memasuki rumah nya. Dan akan bersiap siap pergi ke alamat seorang kakek yang pernah ia tolong.
To Be Continued
Part ini pendek yah, maaf aku juga baru sadar. Soalnya cerita ini sudah lama aku tulis, makanya banyak kata gak nyambung. Dan aku juga malas buat nge-revisi kembali😁
*Jangan lupa like, vote, comment. Maaf jika ada kesalahan kata 🙏Yuk saling dukung.
Comment girls karena comment kalian penyemangat dalam Update novel ini*.
__ADS_1