
Trriing!
" Kerja bagus Jungkook. "
" Kau mendapatkan waktu paling singkat yaitu 1 menit 5 detik. " Coach.
" Terimakasih coach. " Ucap Jungkook.
Sementara Sehun sudah kepanasan, ia memandang iri pada Jungkook.
" Waktu yang kau dapat tidak beda jauh dari Jungkook yaitu 1 menit 6 detik. "
" Kalian berdua hanya selisih 1 detik. "
" Berlatihlah lebih keras lagi, aku ingin kalian mendapatkan waktu 59 detik. " Coach.
" Baik coach! "
" Latihan hari ini sudah selesai, kalian bisa pulang dan beristirahat. " Kata coach.
" Baik coach. "
" Terimakasih. " Ucap Jungkook.
" Akhir akhir ini kau selalu mengucapkan terimakasih tidak seperti biasanya. " Coach bingung.
" Emmm. "
" Apa perempuan itu. " Tunjuk coach.
" Coach dia adalah wanita yang sedang dekat denganku, tapi Jungkook malah ikut mendekatinya. " Sehun.
" Jangan asal bicara. " Jungkook datar.
" Sudahlah kalian memang tak pernah akur, sekarang lebih baik kalian pulang. " Coach.
" Baik Coach. "
Jungkook juga sempat membungkukkan badannya 90 derajat.
" Semakin hari Jungkook semakin berubah. " Batin coach.
............
" Ayo kita pulang! " Ucap Jungkook datar.
" Ne ( ya ). " Balas Eunha.
Mereka berdua pun berjalan secara bersama menuju tempat parkir studio renang tersebut.
" Apa tadi kau membicarakan ku? " Eunha.
" Kau kepedan sekali, siapa yang membicarakan mu. " Ucap Jungkook.
Eunha memanyunkan bibirnya.
" Tadi aku melihat pelatih mu melihat ke arah ku saat dia berbicara denganmu dan Sehun. " Kata Eunha.
" Sudah jangan banyak bicara, kau mau ku tinggalkan! " Ancam Jungkook.
" Kau jahat sekali. " Kesal Eunha.
................
" Baiklah aku percaya. " Jooe.
" Kau memang harus percaya, karena aku tidak salah. " Balas Kaho.
" Oh Jooe sungguh kau hanya wanita yang aku sukai di dunia ini. " Lirih Kaho.
" Kau lebay sekali. " Shindong.
" Tidak bisakah kau mendukung sahabat mu ini. " Sangar Kaho.
" Ne ( ya ) baiklah. "
Beberapa detik kemudian ke fokusan Shindong teralih pada pelanggan yang baru saja tiba.
" Ada pelanggan datang, aku pergi dulu. " Ucap Jooe.
" Jangan lama lama sayang. " Kaho.
" Ne ( ya ). "
" Shindong. "
" Shindong-ah. "
" Yak! Shindong ssi. "
" Kau berisik sekali. " Jawab Shindong, tapi tidak melihat ke arah Kaho.
" Kau ini sering membuat tensi ku naik, apa yang sedang kau lihat. " Kaho, mengikuti arah mata Shindong.
" Perempuan. " Gumam Kaho.
__ADS_1
" Aaahh apa jangan jangan. " Tebak Kaho.
" Itu perempuan yang ku maksud. " Shindong.
" Baiklah pesanan anda akan kami antar segera. " Ucap Jooe pada pelanggan wanita yang baru saja tiba.
" Terimakasih. " Ucapnya anggun.
Jooe pun meninggalkan pelanggan wanita tersebut.
" Ini kesempatan mu. " Ucap Kaho.
" Aku takut. "
" Tidak usah di pikirkan, baru saja Jooe memberikan mu semangat. " Kaho.
" Bagaimana jika dia tidak suka aku. " Shindong.
" Makanya kau cari tahu. " Kaho.
Jooe sudah datang membawa pesanan wanita yang baru saja tiba.
" Silakan di nikmati nona. " Ucap Jooe ramah.
" Terimakasih. " Balasnya.
" Ne ( ya ). "
...............
" Berikan ponselmu. "
" Ponsel? Untuk apa? " Eunha.
" Berikan saja. " Jungkook.
Eunha pun memberikan ponsel pemberian Jungkook.
" Bagus kau tidak memasukkan nomor orang lain. " Ucap Jungkook, telah selesai mengecek nomor kontak di ponsel Eunha.
" Kau sudah pernah memberitahukannya, aku takkan melakukannya. " Balas Eunha.
" Aku akan pulang. " Ucap Eunha, memasukkan kembali ponselnya ke dalam tas selempangnya.
" Jungkook. "
Saat Jungkook menatap Eunha, dapat ia lihat wanita tersebut tengah tersenyum manis padanya.
" Aku permisi tuan Jeon. " Ucap Eunha lembut.
" Dasar wanita aneh. " Gumam Jungkook, tanpa ia sadar ia ikut tersenyum.
.................
" Eunha. "
Eunha saat ini sedang berjalan sendiri untuk pulang, tapi terhenti karena ada seseorang yang memanggilnya. Sebuah mobil sedan berhenti tepat di pinggirnya.
Dan mobil tersebut menurunkan kaca di pintunya, dapat Eunha lihat itu adalah?
" Sehun. "
" Kau ingin kemana? " Tanya Sehun.
" Pulang. " Jawab Eunha.
" Sebelum pulang, bagaimana jika kita makan di restoran. " Ajak Sehun.
Tahu gak, Eunha sudah gak bisa menolak jika berbau dengan hal hal makanan. Karena Eunha memang doyan makan.
" Baiklah. " Jawab Eunha, lalu masuk ke dalam mobil Sehun.
.............
" Kalian kenapa? " Jooe.
" Pelanggan wanita itu adalah incaran Shindong. " Jawab Kaho.
" Oh jadi dia yang kau maksud. "
" Kalau begitu kenapa tidak kau dekati sekarang. " Jooe.
" Aku malu. " Jawab Shindong.
" Coba saja dulu, bukankah aku tadi sudah mengatakannya. "
" Sanalah pergi, jika kau hanya berdiam diri saja kita tidak akan tahu persaanya padamu juga. " Kata Kaho.
" Walaupun dia menolak kalian bisa menjadi teman. " Lanjut Jooe.
" Baiklah. " Shindong yang mulai bangkit dan menuju pelanggan wanita tersebut.
................
" Terimakasih. " Ucap Eunha pada seorang pelayan wanita.
__ADS_1
" Silahkan dinikmati tuan dan nona. " Lalu ia kembali pergi.
" Aku senang sekali, bisa makan sore bersamamu. " Ucap Sehun.
" Emm. "
" Oh ia, boleh aku menanyakan sesuatu padamu? " Tanya Sehun.
" Tentu, kau ingin bertanya apa? " Jawab Eunha.
" Apa kau betah menjadi asisten Jungkook? " Tanya Sehun.
" Apa maksudmu. " Eunha.
Mereka berdua terus bicara sembari makan, malah Eunha yang hanya fokus dengan makannya.
" Tidakkah kau lihat, Jungkook itu bukan pria yang baik. "
" Aku yakin kau juga sudah merasakannya selama ini. " Lanjut Sehun.
" Karena dia tidak baik maka itu tugasku untuk merubahnya. " Jawab Eunha santai.
" Aku tidak mengerti? " Sehun bingung.
" Aku juga tidak tahu tapi itu adalah permintaan kakeknya. " Jawab Eunha.
" Apakah kau selama ini nyaman bekerja dengannya. " Sehun.
" Apa itu penting bagimu untuk mengetahuinya. " Eunha.
" Maafkan aku, sebenarnya. "
" Aku ingin menawarkan dirimu menjadi asisten ku juga. " Ucap Sehun.
Eunha memberhentikan makannya, ia menatap Sehun serius.
..............
" Boleh aku duduk di sini? " Shindong gugup.
" Boleh tuan. " Balasnya.
" Terimakasih. " Shindong senang.
" Kau hanya sendiri. "
" Emm. "
" Pe-perkenalkan na-namaku Shindong. " Ucap Shindong mengulurkan tangannya.
Perempuan tersebut melihat tingkah pria yang di hadapannya ini terlihat gugup nampak tersenyum lucu.
" Namaku Sunny. " Balas perempuan tersebut membalas uluran tangan Shindong.
" Nama yang bagus. " Kata Shindong, sungguh dia sangat bahagia saat ini.
................
" Kenapa kau ingin aku, bukannya banyak perempuan dan laki-laki di luar sana yang bisa kau jadikan asisten. " Kata Eunha.
" Aku ingin kau Eunha. " Jawab Sehun.
" Aku tidak bisa kontrakku mencapai satu tahun, jadi maaf aku tidak bisa. " Balas Eunha.
" Satu tahun! Lama sekali. " Sehun terkejut.
" Eunha-ya aku bisa membayarmu lima kali lipat dari gajimu dengan Jungkook. " Sehun serius.
" Aku bekerja tidak ingin mencari gaji yang banyak, aku sudah memberitahukan padamu aku tidak bisa. " Kata Eunha.
" Maafkan aku. " Ucap Sehun.
...............
" Aku tidak bisa. " Ucap Jungkook berbicara melalui sambungan teleponnya.
" Kenapa? Kau tahu kami di sini menunggu cara mainmu yang luar biasa itu di sini dan lihat sekarang Rocky semakin merindukanmu juga. "
" Biarkan dia bahagia, bukannya itu yang diinginkannya. " Balas Jungkook.
" Apa kau sekarang jadi pengecut! "
" Apa maksudmu! " Jungkook dingin.
" Karena wanita itu. " Tebaknya senyum smirk.
" Hei! Kemana Jungkook yang kami kenal dulu, dan sekarang luluh karena wanita baru itu. "
" Tutup mulutmu! " Jungkook marah.
" Aku selalu menunggu kedatanganmu kembali, pengecut! " Ucap Rocky dibagian terakhir.
Bip!
To Be Continued
__ADS_1
Comeback lagi nih😁