I Love Nona Jung

I Love Nona Jung
71 Cunning plan


__ADS_3

" Bi, apa kau melihat Jungkook? " Eunha dia saat ini sedang mencari majikannya tapi tidak menemuinya.


" Bukannya tadi tuan Jeon sudah berangkat latihan. " Jawab Bibi Song.


" Benarkah! Apa dia meninggalakan ku. " Eunha sedikit kesal.


" Terimaksih bi, aku akan menyusulnya. " Kata Eunha pamit.


" Ne ( ya ) hati hatilah nona. " Balas bibi Song.


" Baik bi. "


..............


" Somyi kau harus istirahat tidak usah banyak gerak. " Ucap ibu Somyi.


" Ne ( ya ). " Jawab Somyi.


" Kau tenang saja ibu tidak akan membiarkan anak itu senang setelah mencelakaimu. " Kata ibu Somyi seram.


" Apa yang akan ibu lakukan? " Somyi penasaran.


" Bukankah dia anak yang miskin dan hanya mendapatkan beasiswa di SOPA. "


" Somyi-ah anak miskin tidak pantas sekolah di SOPA kau mengerti karena dia miskin dengan mudah ibu akan membuatnya menderita. " Lanjut ibu Somyi.


" Kenapa tidak dari dulu aku minta bantuan ibu. " Batin Somyi.


" Tanganku sangat sakit ibu, aku ingin dia merasakan hal yang sama tapi bisa lebih sakit dari ini. " Kata Somyi.


" Kau tenang saja sayang, aku akan membuatnya menyesal dan kesakitan karena telah mencelakai anak ibu yang cantik ini. " Tutur ibu Somyi.


" Gomawo ( terimakasih ) ibu. " Ucap Somyi memeluk sang ibu.


" Pelan pasti Eunha ssi. " Batin Somyi.


.................


Eunha saat ini sudah sampai di tempat latihan Jungkook, ia memandang sekitar mencoba menangkap majikannya itu.


" Apa mungkin dia sedang mengganti pakaiannya. " Gumam Eunha.


Eunha pun berjalan ke tempat yang biasa dia menunggu Jungkook.


" Sehun ssi bukannya itu wanita cantik yang kau suka. " Ucap teman Sehun.


" Kau benar. " Balas Sehun, lalu ia akan berjalan menuju Eunha.


Tapi belum sempat sepuluh langkah ia sudah malas karena Sehun dapat melihat Jungkook menghampiri Eunha. Jika ia teruskan pasti dirinya akan terbawa emosi. Ini bukan cara Sehun mendapatkan wanita yang ia suka.


" Kau meninggalkanku. " Eunha kesal.


Dan secara tiba tiba saja Eunha, mengubah ekspresi nya menjadi bahagia. Ia tersenyum manis pada Jungkook seakan tak terjadi apa apa.


" Heh! "


" Apa apaan ini Eunha, aku tak pernah melihat dia melakukan hal itu pada Jungkook. " Gumam Sehun.


" Apa jangan jangan? " Sehun tidak suka.


" Tunggu saja di sini, karena aku tidak memanggil Shindong. " Ucap Jungkook.


" Seharusnya kau tidak usah ke sini. " Jungkook tegas.


" Heum terserahmu saja tuan Jeon. " Eunha.


..............


" Kenapa? " Tanya teman Sehun.


Tapi Sehun tidak mengubrisinya dan terus berjalan tanpa memperdulikan pertanyaan temannya. Ia sangat benci melihat Jungkook apalagi saat Eunha tersenyum padanya.


" Silahkan kalian mulai! " Perintah coach.


" Aku ingin melihat siapa yang hanya membutuhkan waktu singkat untuk mencapai kemenangannya. "


" Apa kalian sudah siap. "


" Jungkook. "


" Sehun. "


" Siap coach! "


" Selalu siap coach! "


" Bagus aku suka semangat kalian. "

__ADS_1


" Kau tahu, mungkin aku akan mendapatkan waktu 3 menit atau satu menit. " Sehun sombong.


" Hmm, sepertinya kau akan membutuhkan waktu 5 menit atau 10 menit. " Olok Sehun.


" Jangan hanya bicara, kita buktikan saja. " Balas Jungkook santai.


" Silakan kalian mulai, aku akan menghitungnya menggunakan jam ini. " Ucap coach


" Baik coach! "


...............


" Hai nona cantik! Bolehkah aku meminta nomor kontak mu? "


" Tidak ada. " Jawab Eunha datar.


" Aku suka dengan respomu. "


" Apa kau sedang menonton di sini, kau suka olahraga renang? Bagaimana jika kita melakukannya bersama. "


" Atau tidak kenapa kita tidak pergi bersama saja ke sini, bukannya itu romantis. "


Eunha sudah menahan sesak di dadanya.


" Kenapa dia berisik sekali. " Batin Eunha.


.............


" Ayo silakan mulai! "


" Jungkook! "


" Hah! Maaf coach bisakah aku pergi sebentar ke tempat temanku di sana. " Izin Jungkook.


" Kau ini sedang latihan, kau tahukan bagaimana aku jika mendidik. "


" Maafkan aku coach, tapi......... sebentar saja aku akan segera kembali. " Ucap Jungkook langsung pergi.


" Yak! Jungkook ssi. "


" Dia mau pergi kemana? " Gumam Sehun.


" Coach seharusnya kau tidak memilih Jungkook, lihat baru latihan saja dia sudah melalaikannya. " Sehun mengompori.


" Bagaimana jika sudah hari pertandingannya, bisa bisa kita akan di diskualifikasi. " Lanjut Sehun.


..............


" Tidak baik gadis cantik berjalan sendiri, mau aku temani? "


" Tolong bisakah kau berhenti bicara. " Eunha menahan sesak dadanya.


" Tidak sampai kau mau menjadi kekasihku. " Ucapnya.


" Katakan sekali lagi jika kau ingin menjadi kekasihnya. " Sangar Jungkook.


Deg!


" Jungkook! Salah satu perenang terbaik memarahiku dan ini pertama kalinya. " Batinnya.


" Maafkan aku. "


Lalu pria tersebut pergi karena takut dengan Jungkook.


Jungkook hanya memperhatikan Eunha sekilas, lalu kembali pergi untuk latihan. Dia yakin pasti coach nya sedang marah padanya.


.............


" Maafkan aku coach. " Ucap Jungkook.


" Apa dia pacarmu? "


" Dia asistenku. "


" Perempuan itu pacarku coach. " Sehun dengan santainya.


" Aku tidak ingin kalian melibatkan pertandingan dengan urusan pribadi. " Tegasnya.


" Baik coach. "


" Aku memaafkan mu Jungkook, sekarang kalian mulai! " Coach.


Sehun dan Jungkook kemudian mengambil ancang ancang, untuk memperlihatkan ke alihan mereka berenang dengan waktu singkat.


1


2

__ADS_1


3


Secara bersamaan Jungkook dan Sehun melompat dengan dengan jump start.


Lalu menggunakan gaya kupu kupu, mengayuh dengan semangatnya.


Detik dan waktu terus berjalan, dalam pegangan coach!


................


" Tumben sekali kau ada di sini, kau tidak ikut bersama Jungkook. " Chae Kaho.


" Katanya tidak perlu. " Jawab Shindong


" Kau tahu tidak! " Kaho.


" Apa? "


" Jungkook curhat padaku, dia bilang ada satu perempuan yang tidak jatuh ke pesonanya. " Kata Kaho.


" Maksudmu dia tidak menyukai Jungkook? " Shindong.


" Mungkin seperti itu. " Balas Kaho.


" Memangnya siapa? " Shindong penasaran.


" Pesanan kalian sudah sampai. " Lirih Jooe.


" Gomawo ( terimakasih ) cinta. " Ucap Kaho manis.


" Jooe jangan percaya dia hanya modus. " Bisik Shindong.


" Yak! Untuk apa aku memodusi Jooe, kau tidak tahu betapa besarnya aku mencintai Jooe. " Ungkap Kaho.


" Cckkk. "


" Sudahlah, kenapa kalian jadi berkelahi. " Jooe.


" Tumben sekali kau ada di sini lagi, apa kau menghindar jadi obat nyamuk. " Jooe.


" Kau tahu saja. " Jawab Shindong.


" Makanya kau harus cari pacar segera Shindong-ah. " Cicit Kaho.


" Tidak ada yang mau sama aku tapi.........."


" Tapi apa? " Jooe penasaran.


" Kemarin pulang sekolah, aku menemui wanita yang pas denganku. " Shindong.


" Bukannya kau menyukai Eunha? "


" Aku sudah tahu jawabannya. " Masam Shindong.


" Dan kali ini tidak akan ku lepas wanita yang aku lihat saat pulang sekolah. "


" Apa kau sudah menyapanya? " Tanya Kaho.


" Belum. " Keluh Shindong.


" Kenapa belum? " Jooe.


" Aku malu, bagaimana jika dia tidak menyukai ku. " Keluh Shindong.


" Coba saja, kita tidak tahu bagaimana responnya nanti. " Jooe memberikan motivasi.


" Ne ( ya ) gomawo ( terimakasih ) Jooe. " Ucap Shindong.


" Kaho-ah siapa wanita yang kau maksud? " Shindong.


" Wanita? Kau selingkuh dari ku. " Tuduh Jooe marah.


" A...aahh tidak sayang. " Kaho.


" Yak! Shindong-ah apa yang kau katakan. " Kaho kesal.


" Mianhe ( maaf ). " Ucap Shindong.


" Kau harus mendengarkan kejelasanku dulu sayang, wanita yang di maksud Shindong bukan untuk ku tapi untuk Jungkook. " Jelas Kaho.


" Benar Jooe aku salah bicara tadi maafkan aku. " Ucap Shindong.


To Be Continued


Fyi buat update selanjutnya


Karena aku akan menghadapi UTS aku akan hiatus sementara waktu dulu:) See u next time para readers ILNJ

__ADS_1


__ADS_2