I Love Nona Jung

I Love Nona Jung
38 The neighbor


__ADS_3

Korea disini Eunha atau Eunbi berharap kehidupannya akan lebih baik pada saat di Taipei Taiwan. Sudah satu minggu lebih Eunha berada di Korea rasa takut masih menyelimutinya dan penyakitnya masih sering muncul. Apakah orang orang saat ini jahat di mata Eunha?


Krring, krrring,krriiiiiing! Bell pulang.


Dua yeoja sedang menunggu di halte SOPA, satu yeoja selalu memakai masker, mereka akan menaiki busway untuk tiba ke rumah mereka masing masing. Tidak berselang lama busway yang mereka tunggu sudah tiba. 20 menit mereka habiskan di dalam busway sembari bercerita tapi satu yeoja hanya mengangguk mendengarkan temannya tersebut.


Busway tersebut berhenti tepat tujuan mereka, hanya membutuhkan beberapa langkah untuk sampai ke rumah yeoja tersebut.


" Eunha-ya, kau tinggal di mana. " Tanya chingu nya bernama Jooe.


Eunha hanya menunjuk arah tempat dia tinggal.


" Jinjja, kalau begitu kita satu arah. " Ucap Jooe.


Mereka berdua kemudian melanjutkan perjalanan mereka. Jooe sebenarnya sedikit heran ini adalah jalan menuju rumahnya, setelah itu mereka tiba di sebuah rumah sederhana namun rapi. Yang tinggal berdampingan.


" Eunha-ya ini rumah ku, sebenarnya kau tinggal di mana. " Tanya Jooe lagi.


Seorang ajumma tiba menghampiri mereka berdua, dengan senyuman menyambut kedatangan Eunha dan Jooe.


" Eunha-ya kau sudah pulang. " Tanya Solar.


" Ajumma kenal dengan Eunha. " Tanya Jooe sedikit terkejut.


" Iya Eunha tinggal bersamaku. " Jawab Solar.


" Jinjja jadi Eunha yang di ceritakan eomma ku. " Balas Jooe masih terkejut.


Semalam ibunya Jooe cerita bahwa Solar tidak tinggal sendiri lagi, ia tinggal bersama perempuan cantik tapi ibunya Solar tidak tahu siapa namanya.


" Wahh, Eunha itu bagus kita bisa saling bertemu setiap saat." Kata Jooe tersenyum bahagia.


Eunha hanya membalas senyuman Jooe, tanpa berkata apa apa.


" Sudahlah Eunha masuk lah, ajumma telah membuat kan makanan untuk mu. " Ucap Solar pada Eunha.


" Hmm, aku cemburu. " Gerutu Jooe.


" Apa kau ingin makan bersama ku. " Ucap Eunha.


" Ahh, tidak perlu Eunha, eomma ku pasti membuat kan aku makanan juga. " Jawab Jooe.


Setelah itu mereka masuk ke rumah mereka masing masing, yah saat ini Jooe dan Eunha hanya tetanggaan. Setelah selesai makan Eunha membuka pintu ke luar ia hanya ingin merasakan kehangatan kota Seoul. Saat ia membuka pintu ia sedikit terkejut dengan Jooe.


" Ehh, Eunhassi. " Ucap Jooe senyum ramah.


" Kau mau kemana. " Tanya Jooe.


" Hanya ingin keluar saja. " Jawab Eunha.


" Jooe, kau mau kemana. " Tanya Eunha.


" Aku mau pergi bekerja. " Jawab Jooe.


" Bekerja? " Balas Eunha.


" Ne, aku bekerja di sebuah cafe." Kata Jooe.


" Oh ia, kau harus kesana di sana sangat indah dan nyaman karena hampir semua pemandangan cafe di penuhi bunga yang cantik dan harum, dan menu andalan kami adalah special hamburger . " Ucap Jooe lagi.


Eunha hanya terdiam mendengar kan perkataan Jooe. Sambil mencerna karena hamburger adalah makanan favorit Eunha.

__ADS_1


" Ehh, Eunha aku duluan yah nanti aku terlambat. " Kata Jooe buru buru.


Setelah beberapa langkah berjalan Eunha menghentikan langkah Jooe, dengan sebuah pertanyaan.


" Jooe, apa nama cafenya. " Tanya Eunha yang membuat Jooe menoleh ke arah nya.


" Sunrise cafe, datang lah. " Jawab Jooe setelah itu ia kembali melangkah pergi.


Eunha masih menatap kepergian Jooe yang mulai menjauh dari pandangannya.


Draattt, drrrraaaat, drrraaaaaattttt! Suara dering hand phone Eunha. Tertera di layar hand phone tersebut nama Jiin eonni.


" Yeoboseyo. " Ucap Eunha dalam panggilan teleponnya dengan Jung Jiin.


"..........."


" Aku baik baik saja. " Jawab Eunha.


" Bagaimana kabar eonni, kakek dan oppa. " Tanya Eunha.


"............"


Setelah beberapa menit Eunha teleponan dengan sang eonni, Eunha kembali masuk ke rumah yang ia tinggali.


Skipp!


Semua siswa kelas 12 B, sedang fokus mengerjakan soal yang di berikan Kim seonsaengnim.


Beberapa menit kemudian Eunha selesai mengerjakan soal itu lebih duluan. Semua siswa laki-laki sangat kagum dengan kepintaran Eunha selain paras yang cantik ia juga sangat pintar. Itu selalu ucapan yang di katakan siswa laki-laki saat melihat Eunha.


Krrriiing, krrrriiiing, krrrring! Bell istirahat.


Eunha adalah siswi SOPA yang banyak di idolakan siswa laki-laki, karena kecantikan nya. Saat ini juga Eunha sedang viral di SOPA sejak kemasukan nya di sekolah tersebut. Tentu saja banyak siswi perempuan yang iri bahkan siswa laki-laki yang sudah punya pacar dapat berkhianat dengan pasangan nya saat melihat Eunha. Apalagi siswi perempuan mengetahui kabar bahwa Eunha dari keluarga biasa saja. Kalian tahu keluarga biasa saja akan di bully di sekolah tersebut. Apakah Eunha akan mendapatkan perlakuan tersebut?


" Eunha-ya kajja ke kantin. " Ajak Jooe ia berharap Eunha akan mau.


" Aku ingin disini saja. " Jawab Eunha.


" Eunha sebentar lagi siswa laki-laki pasti akan kesini lagi memandang mu, aku tak mau kejadian kemarin terjadi lagi. " Balas Jooe.


Eunha mengerti maksud kepedulian Jooe.


" Sikap Jooe sangat mirip dengan Shuhua, aku jadi merindukan nya. " Batin Eunha.


" Baiklah aku akan ikut. " Ucap Eunha.


Jooe senang sekali akhirnya Eunha mau pergi bersama nya, setelah menyembunyikan wajahnya di balik masker nya. Mereka berdua pun berjalan ke kantin bersamaan. Tentu saja siswa siswi yang berpapasan dengan Eunha berdecak kagum atas paras nya walaupun tertutup masker, tapi tidak dengan mata bulatnya itu yang terlihat indah.


Bertemu di depan pintu kantin dengan trio jomblo dan dingin datar tapi Shindong memiliki ekspresi terbalik dengan mereka berdua yang terdiri dari: Jeon Jungkook, Chae Kaho, dan Shindong. Jooe menarik tangan Eunha agar cepat pergi dari situ karena ia benar benar malas berhadapan dengan Chae Kaho.


" Eunhassi. " Panggil Shindong.


Eunha benar benar tak mengenal laki laki yang memanggil nya itu, tapi Eunha menoleh melihat nya.


" Walaupun wajahnya tidak terlihat tapi matanya sangat indah." Batin Shindong.


Jungkook dan Kaho hanya di buat bingung dengan Shindong karena di sangat berani memanggil Eunha perempuan yang ia tidak kenal.


" Apa kau memanggil ku. " Tanya Eunha.


" Ahhh, iyaa kenalkan namaku Shindong, nama mu siapa cantik. " Jawab Shindong sembari mengulurkan tangannya pada Eunha.

__ADS_1


" Apa Shindong amnesia bukannya dia sudah menyebut nama Eunha. " Batin Chae Kaho.


Sementara Jungkook masih berdiri menunggu sahabatnya itu, tadi Shindong sudah mengatakan kepada kedua sahabatnya itu bahwa ia ingin berkenalan dengan Eunha. Berbeda dengan Jungkook ia menganggap Eunha adalah fangirl nya yang berusaha ingin dekat dengannya.


Eunha memegang dadanya sesak, tidak terlalu parah hanya saja ia merasakannya, karena ia mengingat sesuatu saat ia berkenalan dengan Lai pertama kalinya dan itu mirip dengan yang Shindong katakan.


" Oh ia namaku Lai Guan Lin, namamu siapa cantik. "


Melihat Eunha seperti akan sesak Jooe nampak khawatir.


" Eunha-ya gwanchanayo. " Tanya Jooe khawatir.


Jooe kemudian membawa Eunha duduk di meja kantin. Sementara trio itu di buat bingung dengan keadaan Eunha.


" Apa aku salah. " Pikir Shindong melihat Eunha.


" Sudahlah kajja aku sudah lapar. " Ajak Kaho.


Jungkook hanya mengikuti kata teman teman nya itu.


" Tunggu sebentar Eunha aku akan mengambil minuman untuk mu." Ucap Jooe yang langsung membeli air mineral untuk Eunha.


 


.....................


 


Jooe membawa Eunha kembali ke kelas, karena disana tidak banyak orang dan bisa menenangkan pikiran Eunha. Yah walaupun sering kali ada saja siswa laki laki yang mengintip berusaha melihat Eunha. Saat tiba ke kelas Eunha tepat nya di meja belajar Eunha. Kedua yeoja tadi terkejut karena banyak nya bunga mawar merah di tempat Eunha.


" Mwo, apa ini." Jooe terkejut.


Eunha hanya menatap heran bunga mawar itu, bukan hanya satu tapi ada 20 mawar di meja Eunha.


" Eunha-ya ku rasa ini dari fans laki laki mu. " Kata Jooe yang mengambil satu mawar itu dan menemukan ada surat kecil di balik mawar itu.


" Eunha sangat cantik. "


" Mawar merah ini untuk gadis yang cantik. "


" Sebenarnya mawar ini tidak ada yang cantik selain dirimu. "


Jooe yang membaca surat itu sangat jijik.


" Dasar laki laki modus. " Batin Jooe marah.


" Jooe apa kau mau semua mawar ini, kau bisa mengambil nya. " Kata Eunha.


" Ani ( tidak ), ini kan untuk mu. " Jawab Jooe menolak.


" Aku tidak membutuhkan ini semua. " Balas Eunha.


Hampir setiap hari jika Eunha keluar kelasnya, saat ia kembali meja nya sudah di penuhi bunga mawar dengan surat rayuan.


To Be Continued


sekarang masih lancar Update nya, besok besok udah gak bisa, karena tugas sekolah ku banyak baru baru ini, derita mau ulangan harian. Terimakasih yang udah setia sama cerita ini tunggu kelancaran Update cerita ini kembali.


*Jangan lupa likes, vote, comment. Maaf jika ada kesalahan kata 🙏 Yuk saling dukung.


Comment girls karena comment kalian penyemangat dalam Update novel ini*.

__ADS_1


__ADS_2