
" Lai a-ku, aku mencintai mu. " Kata Eunbi pada Lai gugup.
Eunbi mengatakan perasaan nya, tanpa melihat sekitar ia sangat pemberani, saat ini ia mengatakan nya di depan banyak orang saat ini Lai sedang bermain basket yang di temani Yukyung. Sontak saja semua mata tertuju pada Eunbi yang berani mengatakan cintanya di depan banyak orang apalagi saat ini banyak sekali fangirls nya Lai.
" Wah, seorang Eunbi mengatakan cinta. "
" Dia berani sekali. "
" Apa dia tidak mempertimbangkan bagaimana jadinya. "
" Aku yakin dia akan menerima nya juga. "
" Dasar wanita tidak tahu malu. "
Itu adalah perkataan siswa siswi yang melihat Eunbi mengatakan cinta nya pada Lai.
" Bisa kau ulang sekali lagi. " Kata Lai pada Eunbi.
" A-ku mencc-in-taimu. " Jawab Eunbi mengulang dan rasa gugup.
Tiba tiba Lai tertawa dengan kerasnya, seperti orang sedang mengejek.
" Hahahahahahahahh, Yak Eunbi apa kau sudah tidak tahu malu. " Kata Lai tertawa pada Eunbi.
Eunbi merasa heran dengan Lai, kenapa balasan Lai tak sama dengan mimpi nya.
Bukan hanya Lai yang tertawa teman teman Lai bahkan satu sekolah menertawakan kejadian yang mereka lihat.
" Dengar yah Eunbi, aku, aku seorang Lai Guan Lin pangeran tertampan in Primary school. Tidak mungkin menyukai si buruk rupa. " Ucap Lai pada Eunbi.
" Si buruk rupa? " Tanya Eunbi heran.
" Yah, kau memang pantas di panggil si buruk rupa atau kau mau panggilan yang lain. " Jawab Lai tertawa mengejek.
Eunbi mulai sadar apakah ia di anggap si buruk rupa.
" Dan kau bukan selera ku, bukan tipe ku mengerti. " Kata Lai dengan nada mempermalukan Eunbi.
Yukyung tersenyum bahagia melihat Eunbi di permalukan.
" Apa kau bisa mengerti itu si buruk rupa. " Kata Yukyung menatap Eunbi tersenyum mengejek.
Bagaimana dengan Shuhua, Shuhua dari tadi merasa sangat kesal melihat sahabat nya di permalukan. Ingin sekali ia menghajar Lai dan Yukyung.
" Ahhhaha, si buruk rupa. "
__ADS_1
" Aku yakin pasti dia di tolak. "
" Tapi Lai selama ini apa, kau selalu mendekati ku." Kata Eunbi menatap Lai.
" Kau memang perempuan yang sama saja dengan mereka, yang mudah di permalukan. " Jawab Lai.
" Eunbi jangan berharap banyak, aku tidak menyukai mu bahkan sebenarnya aku jijik dekat dengan mu, hanya aku masih menahannya. Kata Lai yang membuat Eunbi seperti di tusuk dari belakang.
Eunbi benar benar malu saat ini.
" Oh ia, Yukyung kemari sini. " Kata Lai memanggil.
Yukyung pun mendekati Lai.
" Yukyung betapa indah dan cantik nya kamu, tidak sama dengan si buruk rupa Eunbi. Kau tahu kau lebih pantas jadi kekasih ku, bukan si buruk rupa." Kata Lai pada Yukyung yang masih bisa di dengar semua orang di sana.
Saat ini Eunbi masih ada di hadapan Lai, Eunbi melihat bagaimana Lai mengakatakan cinta pada Yukyung dan mengatakannya si buruk rupa. Eunbi benar benar berdiri kaku saat ini.
Yukyung sangat bahagia sekali mendapatkan perkataan dari Lai.
" Kamu mau kan jadi pacar ku. " Kata Lai berharap Yukyung akan menerima nya.
" Iaa aku menerima kamu jadi pacar aku. " Jawab Yukyung tersenyum kemenangan.
" Rasaiin kamu Eunbi, emang enak cinta tidak terbalaskan pasti saat ini kamu sedang malu banget. " Batin Shuhua.
" Jadi mulai sekarang Eunbi jangan dekati Lai lagi, karena dia sudah menjadi milikku. " Ucap Yukyung pada Eunbi memperingati.
" Ahh, kamu tenang saja sayang, mana mungkin aku ingin dekat dengannya lagi. " Jawab Lai senyum miringnya.
Terdengar dari perkataan siswa siswi yang mengatai Eunbi.
" Dasarr tidak tahu malu. "
" Jika aku jadi Eunbi, itu pasti menyakitkan. "
" Aku yakin harga dirinya sudah hilang. "
" Eunbi kasihan sekali, Lai benar benar keterlaluan. "
" Dasarr si buruk rupa. "
" Ia benar dia emang buruk rupa. "
" Apa Eunbi pikir dia cantik. "
__ADS_1
Ramai ramai siswa siswi mengejek Eunbi dengan bersorak mengatakan.
" Buruk rupa. "
" Buurrrruuuuukk ruuuupppppaaa. " Siswa siswi bersorak mengolok Eunbi.
Lai dan Yukyung tersenyum bahagia melihat Eunbi di permalukan.
" Akhirnya impian ku tercapai." Batin Yukyung.
" Rencana sudah terselesaikan. " Batin Lai.
Eunbi mulai menjatuhkan air matanya, tak tahan di permalukan ia lari untuk menghindari teman temannya.
Shuhua melihat Eunbi dan memanggil nya, tapi nihil Eunbi tidak menggubris panggilan Shuhua dan tetap berlari.
Semua siswa tertawa beserta Lai dan Yukyung.
" Gilaa Lai berani benar yah kau."
" Lai apa kau yakin dengan tindakan mu itu. "
" Ahh udah lah kalian diam aja, yang penting kan Eunbi udah gak ganggu aku lagi dan sekarang aku dan Yukyung udah pacaran." Jawab Lai.
" Tenang aja sayang aku cuma cinta sama kamu. " Balas Yukyung senyum bahagia.
Kedua teman Lai hanya diam melihat kelakuan Lai dan Yukyung.
" Hikss, hhiikks, hiiikkss, apa aku benar benar buruk rupa. " Kata Eunbi menangis.
Saat ini Eunbi berada di dalam toilet.
Ia menatap wajah nya dari pantulan cermin dan sembari memegang nya.
" Aku sangat jelek sekali. " Batin Eunbi sedih.
" Hiks, hiiks, hhhiiikss." Eunbi nangis.
" Eunbi, buka pintunya aku tahu kamu ada di dalam. " Kata Shuhua sambil mengedor ngedor pintu toilet dengan nada keras.
" Aku malu sekali bertemu dengan Shuhua, dia sering memberitahukan tentang keburukan Lai, tapi aku tak mendengar. kannya. " Kata Eunbi penuh penyesalan.
" Maaf Shuhua. " Batin Eunbi.
To Be Continued
__ADS_1
*Jangan lupa likes, vote, comment 🙏 Maaf jika ada kesalahan kata yuk saling dukung.
Comment Girls karena comment kalian penyemangat dalam Update novel ini*.