I Love Nona Jung

I Love Nona Jung
55 Absent


__ADS_3

" Kekuatan tangan dan kakimu semakin kuat pertahankan itu. " Kata pelatih Jungkook.


" Gomawo ( terimakasih ) coach. " Ucap Jungkook.


" Tidak lama lagi akan ada pertandingan lomba renang aku akan mendaftarkan mu dengan Sehun nantinya. " Kata sang pelatih.


" Kenapa tidak pilih satu saja coach, kurasa aku yang akan menjadi juaranya. " Sehun dengan sombongnya. Sementara Jungkook memandang sinis ke arah Sehun.


" Peraturannya pertandingan ini kita harus mengirim dua perenang, jadi aku sudah menentukkan jika kalian berdua akan mewakili itu, berlatih lah dengan sungguh sungguh. " Kata pelatih mereka, setelah itu dia pergi meninggalkan Sehun dan Jungkook.


" Eunha gadis yang polos kurasa aku menyukai nya, ahhh Jungkook bisa kah kau beritahu bagaimana cara mendekatinya. " Sehun.


" Tanya saja sendiri padanya jangan pada ku. " Jungkook ketus.


" Akhirnya kali ini aku tidak bersaing dengan mu. " Ungkap Sehun.


" Apa kau takut kalah? " Jungkook senyum simpul, sementara Sehun di buat kesal akan itu.


Kemudian Jungkook pergi meninggalkan Sehun untuk mengganti pakaiannya kembali, setelah itu dia kembali ke tempat Shindong dan Eunha berada. Tapi saat dia akan sampai dia juga melihat Shindong yang baru saja tiba.


" Kau dari mana, di mana wanita aneh itu. " Jungkook serius.


" Mian Jungkook-ah ( Jungkook maaf ) tadi aku pergi ke toilet karena kebelet, dan aku meninggalkan Eunha sendiri tadi di sini. " Shindong merasa takut.


" Sudahlah ayo kita cari dia. " Ajak Jungkook.


Jungkook dan Shindong mencari Eunha kesegala tempat tapi nihil mereka tidak menemui si gadis cantik Eunha.


" Shindong-ah cari dia di dalam aku akan mencarinya di luar. " Perintah Jungkook, setelah membagi dua arah Jungkook dan Shindong berpisah untuk mencari Eunha.


" Aargghh dasar wanita aneh kemana dia pergi dia sangat merepotkan. " Gumam Jungkook mencari Eunha.


Beberapa menit kemudian Jungkook terhenti dia melihat ke arah parkiran di mana Eunha berdiam diri di situ.


" Apa yang dia lakukan di situ ? " Batin Jungkook, setelah itu dia berjalan menuju Eunha.


Saat ini Jungkook sudah berada di pinggir Eunha dia Jungkook sedikit terkejut melihat asistennya ini menggunakan masker pedahal sebelum ke sini dia tidak menggunakan masker sama sekali.


" Aku menyuruhmu untuk menunggu di dalam, kau memang merepotkan. " Jungkook jutek.


Eunha saat ini menggunakan masker kembali ia melakukan ini karena mengingat masa lalunya saat di katai oleh penggemar Lai dan saat ini juga kejadian di masa lalu terulang kembali di tambah dengan celetukkan Jungkook membuat ia minder.


" Mi-mianhe ( Maaf ). " Eunha, dia mengucapkan dengan diiringi getaran tubuhnya, membuat Jungkook jadi bingung akan kondisi Eunha. Ingin menanyakan tapi Jungkook gengsi. Tak lama dari situ Shindong pun tiba menghampiri Jungkook dia juga sudah melihat Eunha di temukan.


" Eunha ssi kau dari mana saja kau tahu kami mencari cari mu, maafkan aku meninggalkan mu tadi. " Kata Shindong ngos ngosan karena berlari mencari Eunha.


" Shindong-ah bisakah kau mengantarkan ku pulang. " Eunha dengan raut wajah ketakutan.


" Tapi Eunha....." Shindong, sebenarnya Shindong sangat mau tapi dia tidak enak dengan Jungkook apalagi ini masih jam kerjanya.


" Antarkan saja dia. " Ucap Jungkook, lalu pergi meninggalkan Shindong dan Eunha.


" Eunha-ya gwanchana ( Eunha tak apa ) ayo ku antar pulang. " Shindong.

__ADS_1


 


...................


 


" Gomawo ( terimakasih ) Shindong ssi. " Ucap Eunha.


" Emm kalau begitu aku pulang dulu Eunha. " Shindong.


Setelah Shindong mengantarkannya pulang dia pun pamit pulang, Eunha kemudian masuk ke rumah Solar, tepat di depan pintu, Solar sedang akan pergi keluar dia melihat Eunha tapi anehnya Eunha menggunakan masker lagi.


" Eunha kau baik baik saja. " Tanya Solar khawatir, tiba tiba saja Eunha langsung memeluk Solar tanpa aba aba membuat sang empu keheranan sekaligus khawatir.


" Tenangkan dirimu, kau istirahat dulu ayo masuk. " Solar.


Solar membawa Eunha masuk ke rumahnya tadinya dia akan pergi keluar ingin berbelanja keperluan rumahnya tapi saat melihat kondisi Eunha dia mengurunkan niatnya. Eunha juga sudah melepaskan masker nya karena sudah merasa aman walaupun hatinya masih gelisah.


" Istiratlah dulu, bibi akan membuatkan mu minuman hangat. " Ucap Solar, pergi meninggalkan Eunha. Saat Solar sudah pergi, tiba tiba saja Eunha menangis.


Hiiks, hiikkks, hiikkks!


" Eonni, oppa, kakek aku merindukan kalian. " Lirih Eunbi, memandang foto keluarganya dari HP pribadinya.


" Aku tidak tahu apa aku bisa tahan atau tidak maafkan aku Park Kyung hiiks, hiikss, hiiikks. " Eunha sendu, karena mendengar suara tangisan Eunha, Solar segera menghampirinya lagi sembari membawa minuman coklat panas untuk Eunha..


" Eunha-ya gwanchana ( Kau baik baik saja Eunha ). " Solar terlihat khawatir.


" Aku baik baik saja bi. " Eunha menghapus air matanya.


" Gomawo ( Terimakasih ). " Euha.


" Solar ajumma sangat baik padaku, tak seharusnya aku menangis di depannya. " Batin Eunha.


" Eunha, Eunha. " Solar menyadarkan Eunha dari kelamunannya.


" Ne ( iya ). " Eunha.


" Apa yang kau pikirkan? "


" Mianhe ( maaf ). " Eunha.


" Untuk apa, kau tidak membuat kesalahan gadis manis. " Solar memberikan senyuman hangat untuk Eunha.


" Karena membuat ajumma khawatir dan selalu merepotkan ajumma. " Eunha.


" Sudah ajumma bilang, aku tidak pernah merasa di repotkan oleh mu, lekas sembuhlah seperti dulu agar kau tidak membuat ajumma khawatir. " Solar, dan Eunha mengangguk mengiakan dengan senyuman.


 


...................


 

__ADS_1


Keesokan harinya!


Jooe nampak menunggu Eunha keluar dari rumahnya karena setiap pagi turun sekolah mereka selalu berbarengan, tapi bukannya Eunha yang keluar malah Solar.


" Ajumma Eunha mana? " Jooe bingung.


" Aku baru ingin memberitahukan mu, Eunha tidak bisa ke sekolah hari ini. " Solar.


" Kenapa, apa terjadi sesuatu padanya? " Jooe .


" Dia sedikit mengingat masa lalunya kembali, aku juga melarangnya untuk tidak pergi sekolah dulu biarkan Eunha istirahat sampai dia merasa baik kembali. " Solar.


" Emm...pesankan salam ku untuk Eunha ajumma. " Jooe merasa tak bersemangat saat Eunha tidak pergi ke sekolah bersamanya.


" Ne ( iya ) hati hatilah Jooe. " Solar.


 


....................


 


SOPA


Jooe berjalan kesendiriannya menuju kelasnya dengan raut wajah seperti tidak ada semangatnya, hal ini menimbulkan rasa penasaran pada penggemar Eunha. Karena mereka tidak melihat Eunha di pagi hari ini yang biasanya bersama Jooe.


" Jooe Eunha dimana? "


" Apa ratu kita tidak pergi ke sekolah hari ini. "


" Ahhh...aku jadi malas sekolah jika tidak ada Eunha. "


" Jooe katakan di mana Eunha. "


" Apa dia baik baik saja. "


Jooe berjalan tanpa menghiraukan segala pertanyaan dari para laki-laki penggemar Eunha dengan raut wajah malas. Saat ini Jooe sudah tiba di kelasnya duduk di kursinya dengan mimik tak bersemangat. Dia juga seperti tidak mempedulikan keberadaan sang pacar yang dari tadi menatap heran ke Jooe.


" Kau baik baik saja? " Chae Kaho.


" Emm." Singkat Jooe.


Sementara di seberang meja Jooe dan Kaho, Jungkook memandang heran kenapa Jooe datang sendiri tanpa Eunha.


" Kau datang sendiri di mana Eunha? "


" Dia..tidak ke sekolah hari ini. " Jawab Jooe lesu.


" Kemarin, kemarin oh ia kemarin pasti ini semua gara Jeon Jungkook yang menyebabkan phobia Eunha kambu. " Batin Jooe, lalu menatap sinis ke arah Jungkook.


Jungkook yang merasa di perhatikan balik menatap Jooe dengan datarnya.


" Aku punya hutang berapa dengan mu? " Jungkook.

__ADS_1


**To Be Continud


Hai semangat untuk hari ini! Like 👍**


__ADS_2