I Love Nona Jung

I Love Nona Jung
75 Angry


__ADS_3

" Aarrgh. "


" Aku tidak bisa menunggu nya lebih lama lagi. " Gumam Jungkook kesal.


Hampir satu jam lebih Jungkook menunggu kedatangan Eunha karena ia juga khawatir jika membiarkan wanita itu sendiri menyusulnya pasti akan terjadi sesuatu yang tak di inginkan. Apalagi Eunha adalah wanita yang cukup nekat.


Dengan cepat Jungkook berangkat ke tempat latihan renang nya. Ia juga tidak ingin mendapatkan komentar pedas dari coach nya.


..............


" Sehun ssi aku belum melihat Jungkook dari tadi, apa jangan jangan dia belum datang. " Eunha entah kenapa ia merasa cemas.


" Aaah mungkin Jungkook masih berada di ruang gantinya. " Jawab Sehun.


" Tidak mungkin, ini sudah lama Jungkook sebelumnya tidak pernah mengganti pakaiannya dalam waktu yang lama. " Eunha cemas.


" Eunha sabarlah Jungkook pasti datang, bukannya tidak apa jika kau yang datang terlebih dahulu bukannya Jungkook sering melakukan hal ini. " Sehun santainya.


Eunha tidak bisa diam, dari tadi pikirannya di penuhi oleh Jungkook ia khawatir terjadi sesuatu pada majikannya. Apalagi saat ini adalah jam kerjanya itu berarti tanggung jawabnya sangat besar atas Jungkook saat ini.


" Aku tidak bisa di sini terus, aku harus pergi mencari Jungkook. " Eunha.


" Eunha tunggu dulu.... " Sehun menahan tangan kanan Eunha.


............


Jungkook baru saja tiba dengan cepat ia melangkah kan kakinya menuju ke dalam studio yang menjadi tempat ia melatih keahlian bakat renangnya.


Dapat Jungkook lihat saat ini suasana nya sudah lumayan ramai dengan penonton maupun fangirlnya walaupun ini hanya sekedar latihan.


Semakin Jungkook masuk kedalam entah kenapa ia dibuat emosi dengan apa yang ia lihat sekarang karena ia melihat Sehun memegang tangan Eunha dengan mesranya bagi Jungkook.


Emosinya timbul dan memuncak ia tak suka jika Eunha dekat dengan Sehun apakah Jungkook cemburu?


" Maafkan aku. " Ucap Sehun melepaskan tangannya ia pun jadi salting.


" Tidak apa. " Jawab Eunha.


Saat Eunha menoleh ke arah lain, dapat ia lihat sekarang Jungkook berada di sini.


" Jungkook. " Ucap Eunha lega akan keberadaan Jungkook.


Jungkook berjalan dengan menahan emosinya melewati Eunha begitu saja tanpa mempedulikan keberadaan sang asisten.


" Ju-jungkook. " Ucap Eunha lagi, saat Jungkook melewatinya begitu saja.


" Apa rencana ku berhasil. " Batin Sehun.


" Tidak! Jungkook memang seperti itu. " Batin Eunha positif thinking, ia pun duduk di tempat biasa dia menunggu Jungkook.


" Eunha jika begitu aku pergi dulu. " Pamit Sehun.


" Emm. "


.............


" Dapat kau lihatkan Eunha lebih memilih ku di bandingkan......kau. " Sehun sombong.


Jungkook tidak menggubris perkataan Sehun, ia bersikap santai walaupun sedang emosi dan kesal pada Eunha.


" Jungkook kau bisa memulainya sekarang. " Ucap coach.


" Emm. "


" Dan kau Sehun perhatikan cara Jungkook berenang dengan baik. " Coach.


" Aku lebih baik darinya. " Bangga Sehun.


...........


Skip!


Eunha melihat Jungkook yang sudah selesai dengan latihannya dan telah menggantikan pakaiannya seperti semula. Sementara Jungkook terus berjalan pulang tanpa mempedulikan sekitarnya apalagi keberadaan Eunha.


" Jungkook-ah. " Panggil Eunha yang tak di sahuti Jungkook.

__ADS_1


" Jungkook. "


" Apa dia tidak melihat ku berada di sini. " Gumam Eunha.


Dengan langkah cepat Eunha berjalan menyusul sang majikan yang ia panggil sedari tadi tanpa membalasnya kembali.


" Apa kau ingin segara pulang. " Tanya Eunha, menghentikan perjalanan Jungkook sebab Eunha langsung mengambil alih di depan Jungkook.


Jungkook memandang Eunha datar plus dingin tanpa ada pembicaraan Jungkook langsung melewati Eunha begitu saja.


Syut!


" Apa aku salah bicara, dia baik baik saja kan. " Batin Eunha jadi melamun.


Eunha segera menormalkan pikirannya dengan cepat ia kembali menyusul Jungkook.


................


" Sepertinya rencana mau berhasil. "


" Jangan kecilkan kemampuan otakku. " Bangga Sehun.


" Apa kau segitunya ingin mendapatkan Eunha. "


" Aku telah jatuh cinta padanya. " Jawab Sebun.


" Tapi aku sedikit ragu padamu dalam mendapatkan Eunha. "


" Kenapa, kau tak....... " Sehun marah.


" Bukan seperti itu, hanya...... Jungkook adalah pria yang mudah di sukai wanita aku khawatir Eunha salah satunya. "


" Aku sudah pernah katakan padamu, Eunha adalah wanita yang berbeda dari yang lain. " Tegas Sehun.


" Tapi kan kita tidak tahu, mungkin saja Eunha akan menyukai Jungkook suatu saat nanti. "


" Jangan membuat ku cemas. "


" Tidak, aku akan selalu mendukung mu tuan ku. "


............


Jungkook melihat itu sangat datar plus dingin dengan cepat ia melepaskan tangan Eunha.


" Maafkan aku. " Eunha setelah menyadari jika ia memegang Jungkook.


" Jungkook-ah. "


" Apa kau baik baik saja? " Tanya Eunha.


" Kurasa kau sudah salah orang. " Balas Jungkook dingin.


" Maksudmu. " Eunha tak mengerti.


" Majikan mu bukan aku, tapi orang yang membawamu ke sini. " Jungkook dingin.


" Apa yang kau katakan. " Eunha dibuat tak mengerti.


Karena sedang marah dan kecewa Jungkook kembali meninggalkan Eunha, ia pergi bersama motor sport nya.


" Jungkook-ah. " Teriak Eunha, karena Jungkook semakin jauh.


" Apa dia bicara tentang Sehun. " Gumam Eunha.


..........


Skip!


" Bi, apa Jungkook sudah pulang? " Tanya Eunha yang baru saja tiba.


" Belum nona, ku pikir ia masih sibuk latihannya. " Jawab bibi Song.


" tapi dia tadi bukannya langsung pulang. " Balas Eunha nampak berfikir.


" Tumben sekali bukannya tuan Jungkook akan pulang bersama anda selepas dia latihan. " Bibi Song.

__ADS_1


" Aku juga tidak tahu. " Eunha.


" Apa nona sedang marahan dengan tuan Jungkook. " Tanya bibi Song.


" Hah! "


" Marah. " Pikir Eunha, mengingat sikap terakhir ia bertemu Jungkook.


" Untuk apa dia marah dengan ku? " Eunha.


" Mungkin anda melakukan kesalahan. " Bibi Song.


" Maaf nona saya harus melanjutkan pekerjaan saya kembali. " Ucap bibi Song.


" Oh ia, sebaiknya anda harus mencari tuan muda, takut ia melakukan hal hal yang dulu lagi. " Bibi Song.


" Ya, terimakasih bi. " Balas Eunha.


" Permisi nona. "


................


" Aku harus mencarinya kemana? " Gumam Eunha.


Eunha mengingat ponsel pemberian Jungkook. Dengan cepat ia mulai mencari nomor kontak sang majikan.


Tit...... tit..... tit.......


" Nomor yang anda tuju sedang berada di luar jangkauan cobalah beberapa saat lagi..........." Suara operator.


Eunha mendengus kesal karena suara operator saja yang ia dapat.


" Chae Kaho! Ya mungkin dia tahu di mana Jungkook. " Gumam Eunha.


" Halo. " Ucap Eunha.


" Eunha ssi ada apa? " Balas Kaho.


" Maaf mengganggu mu, apa kau sedang bersama Jungkook. " Tanya Eunha serius.


" Bukannya dia sedang bersamamu. " Jawab Kaho.


" Dia langsung pergi begitu saja tanpa bicara ingin kemana. " Balas Eunha.


" Kenapa bisa? Apa kalian sedang marahan. " Kaho.


" Kurasa tidak, hanya aku bingung saja kenapa ia jadi seperti itu. " Eunha.


" Eunha-ya tidakkah kau berfikir dia sedang marah denganmu. " Kaho.


" Changsub baru baru ini menelepon ku agar aku ikut kembali balap liar. " Cerita Jungkook pada Kaho.


" Kau akan mengulanginya kembali. " Kaho.


" Tidak, aku tidak ingin jika nantinya kelinci betina itu ikut ke tempat gelap itu. " Jungkook.


" Kurasa kau sudah mulai peduli pada Eunha. " Ejek Kaho.


" Tidak usah berfikir yang tidak tidak. " Bantah Jungkook.


" Mungkin aku akan pergi tanpa sepengetahuannya agar ia tidak melaporkannya pada kakek. " Jungkook.


" Kau memang anak nakal. "


" Aku tahu Jungkook, Eunha ku harus pergi mencarinya............ "


.............


" Woaahhh aku senang dengan kedatangan raja balap kita. " Sambut Changsub.


" Akhirnya kau datang juga, tanpa perempuan cantik itu tapi tak apa. "


" Bagaimana jika kau langsung bermain, lihat betapa rindunya Rocky dengan mu. " Adu domba Changsub.


Jungkook dan Rocky dari kejauhan sudah saling melemparkan tatapan ngeri dan tajam mereka.

__ADS_1


To Be Continued


__ADS_2