I Love Nona Jung

I Love Nona Jung
29 Home school


__ADS_3

2 bulan kemudian!


Seorang wanita cantik memasuki sekolah Primary in Taiwan. Dengan suara hentakan heel yang terdengar oleh siswa siswi yang melewati nya. Mereka nampak kagum dengan kecantikan wanita tersebut bahkan dari mereka mengetahui siapa wanita itu, yah dia terkenal karena julukan " Richest queen in the world ".


" Wahh, eonni itu sangat cantik. "


" Aku ingin menjadi adik nya."


" Jika aku sudah besar aku ingin seperti dia. "


Itu adalah perkataan dari siswa siswi yang melihat Jung Jiin. Tapi mereka semua tidak tahu bahwa itu adalah kakak Eunbi.


Saat ini Jiin sedang berjalan menuju kantor kepala sekolah. Di perjalanan menuju kantor ia bertemu dengan Shuhua.


" Eonni. " Sapa Shuhua sedikit kaget.


" kenapa eonni ada di sini. " Tanyanya.


" Aku ingin bertemu kepala sekolah. " Jawab Jiin.


" Apa ini tentang Eunbi. " Balas Shuhua mengecilkan volume suaranya agar tak di dengar orang lain.


Jiin hanya mengangguk mengiakan.


" Apa kau ingin ikut kedalam. " Tanya Jiin.


" Ia aku ingin ikut eonni, sekalian menanyakan keadaan Eunbi. " Jawab Shuhua antusias.


Kedua perempuan itu berjalan bersama menuju kantor kepala sekolah, setelah itu mereka melihat bacaan di pintu dengan tulisan " Ruangan kepala sekolah ".


" Ayo eonni masuk. " Ajak Shuhua.


Keduanya masuk dan bertemu seorang laki-laki yang di duga sebagai kepala sekolah ia nampak begitu sudah terlihat lansia tapi masih terlihat kuat.


" Permisi." Ucap Jiin.

__ADS_1


Kepala sekolah itu terkejut melihat kedatangan seorang wanita populer di dunia bisnis.


" Wahh, silahkan duduk noona. " Ucapnya sopan.


" Terima kasih. " Jawab Jiin sedikit dingin.


Shuhua dan Jung Jiin memulai duduk di hadapan kepala sekolah tersebut.


" Kami sangat berterimakasih atas kedatangan anda. " Ucapnya sopan.


" Kukira kau sudah tahu, maksud kedatangan ku. " Jawab Jiin masih dingin.


" Ahh, saya juga ingin menanyakan bagaimana keadaan Eunbi saat ini. " Balas kepala sekolah sopan.


" Kurasa kau sudah tahu, kejadian yang menimpanya, dan ku harap kau harus lebih memperhatikan terhadap siswa siswi yang berandal." Kata Jiin dingin.


" Kami minta maaf nona ini kesalahan kami, kami lalai dalam mendidik siswa siswi kami. " Jawab kepala sekolah meminta maaf.


" Saat ini Eunbi sudah 1 bulan tidak masuk sekolah, kau tahu ia sangat takut untuk bertemu dengan orang orang. Aku sangat menyesal telah menyekolahkan Eunbi di sini. " Balas Jiin masih dingin.


" Kami benar benar minta maaf nona, kami akan berusaha lebih keras lagi agar siswa siswi disini memiliki sifat yang baik. " Ucap kepala sekolah sedikit takut.


" Urus berkas perpindahan Eunbi. " Kata Jiin.


" Maaf noona saya lancang, Eunbi akan pindah ke mana. " Jawab nya.


" Saat ini sangat sulit untuk nya, bertemu orang orang ia akan menjadi takut dan membuat penyakit nya kambuh. Aku takkan membuat hal itu terjadi padanya. " Balas Jiin.


" Dia akan home school." Ujar Jiin lagi.


" Sekali lagi kami minta maaf noona, kami akan segera mengurus perpindahan Eunbi. " Jawab kepala sekolah sopan.


" Aku akan menyuruh orang orang ku, untuk mengambil nya. " Balas Jiin berlalu meninggalkan ruangan tersebut di ikuti Shuhua.


Di halaman sekolah!

__ADS_1


" Sayang udah satu bulan yah, si buruk rupa itu udah gak sekolah lagi. " Ucap Yukyung pada Lai, dua insan itu sedang pacaran.


" Sepertinya dia gak bakal kembali lagi. " Ucap Yukyung lagi senang.


" Bukan kah itu bagus, jadi dia tidak menggangu kita lagi. " Jawab Lai tersenyum bahagia.


" Aku beruntung sekali mempunyai pacar seperti mu." Balas Yukyung.


Tepat pada saat itu Jiin ada di halaman sekolah juga, dan mendengar kan percakapan itu dengan jelas.


" Si buruk rupa. " Batin Jiin yang menghentikan langkah nya, dan mengingat sesuatu. "


" Aku tak secantik eonni aku jelek, aku adalah si buruk rupa hikks hiiks hiikks. "


Walaupun tidak menyebut nama si buruk rupa itu siapa, tapi Jiin mengetahuinya bahwa adiknya lah yang sedang di sebut si buruk rupa. Jiin menuju ke tempat Lai dan Yukyung tapi di tahan oleh Shuhua.


" Eonni jangan. " Kata Shuhua memegang tangan Jiin.


" Kenapa, dia sudah mempermalukan adikku. " Jawab Jiin dingin.


" Eonni aku tahu, tapi kalau Eunbi tahu pasti ia akan marah, Eunbi adalah perempuan yang tidak mau balas dendam ia lebih baik diam dan mengalah. " Balas Shuhua memperjelas.


Mendengar itu Jiin tidak jadi menghampiri kedua insan tersebut.


Di parkiran!


" Jadi Eunbi saat ini home school. " Tanya Shuhua.


" Ia, dia tidak ingin bertemu orang banyak ia sangat ketakutan. " Jawab Jiin.


" Shuhua kau harus menemui Eunbi agar ia tidak merasa bersalah lagi padamu. " Pinta Jiin.


" Ia eonni aku akan kesana. " Jawab Shuhua tersenyum.


To Be Continued

__ADS_1


*Jangan lupa likes, vote, comment. Maaf jika ada kesalahan kata 🙏 Yuk saling dukung.


Comment Girls Karena comment kalian penyemangat dalam Update novel ini*.


__ADS_2