I Love Nona Jung

I Love Nona Jung
46 Sanha misses


__ADS_3

" Dari mana saja kau Eunhassii." Kata Lee Mijoo marah pada Eunha.


Eunha terlambat karena ia pergi ke cafe lagi bersama kakek yang ia tolongi jadi waktu nya sedikit terambil. Yang membuat nya telat ke cafe. Dan sekarang ini manager Lee sedang marah padanya.


" Maafkan aku manager. " Jawab Eunha menunduk di hadapan Lee Mijoo.


" Kau hanya karyawan baru disini, jangan coba coba untuk bolos kerja. Aku bisa saja memecat mu karena hal ini. " Balas Mijoo marah.


" Tolong maafkan teman saya manager. " Kata Jooe memohon pada Lee Mijoo.


" Jooe, aku tidak ingin kau kena masalah karena ku. " Ucap Eunha pelan pada Jooe.


" Eunha-ya gwanchana. " Jawab Jooe pelan melihat Eunha.


" Lee Joo-won, apa kau ingin ku pecat juga. " Kata Mijoo marah pada Jooe.


" Manager Lee, ku mohon jangan pecat Jooe. " Ucap Eunha.


Ravi sang pemilik cafe yang baru saja tiba di buat kebingungan dengan tingkah manager nya itu, yang sedang marah marah pada Eunha dan Jooe. Ia menghampiri ketiga gadis tersebut.


" Ada apa ini, kenapa kau marah marah manager Lee. " Ucap Ravi.


" Annyeonghaseyo sajangnim. " Ucap Mijoo menyambut kedatangan bos nya itu.


Sedangkan Jooe dan Eunha hanya menunduk menghormati kedatangan sang pemilihan cafe.


" Maafkan saya sajangnim, tapi lihat kelakuan Eunha. Dia terlambat datang, aku yakin dia ingin bolos kerja. " Kata Mijoo memojoki Eunha.


" Maafkan saya sajangnim, saya tidak bermaksud untuk bolos, hanya saya tadi ada urusan mendadak sebentar. " Ucap Eunha menjelaskan.


" Gwanchana Eunha-ya. " Jawab Ravi.


Mendengar bos nya hanya santai dengan Eunha, Mijoo semakin geram ingin sekali dia cepat cepat menyingkirkan Eunha dari cafe ini.


" Lee Mi-Joo, aku tidak suka jika kau langsung marah marah pada karyawan tanpa alasan jelas. " Ucap nya pada Mijoo, membuat manager itu tertunduk diam.


" Mianhe sajangnim. " Jawab Mijoo menunduk.


" Aku memaafkan mu, jangan ulangi hal tersebut. " Balas Ravi. Setelah itu Ravi berlalu pergi ke ruangannya.


" Awas kau Eunha. " Batin Mijoo kesal.


" Kalian berdua kenapa masih di sini, ayo kerja. " Kata Mijoo tegas.


" Baik manager. " Jawab Jooe dan Eunha bersamaan.


 


................................


 


Malam hari di rumah Solar ajumma!


Eunha dan Jooe sedang duduk di sebuah halaman belakang rumah Solar, suasana malam ini nampak nyaman dengan taburan bintang di langit yang berkilau dengan terangnya. Bulan yang begitu jelas dengan senyuman nya yang terang.


" Untung dia manager, kalau tidak akan aku ulek ulek dia. " Ucap Jooe mengungkapkan kekesalan nya pada Mijoo.


" Sudahlah, kurasa aku harus keluar dari Sunrise cafe. Kata Eunha.


" Wae, jika kau keluar kau mau kerja di mana. " Jawab Jooe.


" Aku sudah dapat pekerjaan yang baru. " Balas Eunha


" Jinjja, cepat sekali memang apa pekerjaan baru mu? " tanya Jooe penasaran.


" Sepertinya akan menjaga anak kecil. " Jawab Eunha santai.


" Maksudnya babysitter? " Tanya Jooe penasaran.


" Bukan sih, katanya anak itu nakal, cuek dan aku harus bisa mengubah sifatnya itu. " Jawab Eunha.


" Masa ia sih, ada anak kecil seperti itu. " Balas Jooe heran.


" Yah mungkin saja ada. " Kata Eunha santai.


" Para gadis gadis ajumma yang cantik, aku membawa kan Tteok-bokki spesial untuk gadis yang cantik ini. " Ucap Solar ajumma membawa dua piring tteok-bokki yang kelihatan lezat.


" Wahh ajumma kau sangat baik sekali. " Kata Jooe melihat tteok-bokki tersebut dengan mata berbinar binar.


" Kajja! makanlah. " Ucap Solar menyerah kan dua piring makanan tersebut.


" Kamsahamnida ajumma. " Ucap Eunha pada Solar.

__ADS_1


Solar hanya tersenyum hangat pada Eunha, ia begitu menyayangi Eunha.


" Ajumma bagaimana hari ajumma dengan eonni ajumma? " Tanya Eunha sambil memakan tteok-bokki.


" Sangat senang sekali, ajumma sudah lama ingin ketemu tapi ajumma selalu sibuk mengurus rumah kontrak kan. " Jawab Solar.


 


...................


 


Di rumah Jungkook


" Jinjja, apa kakek baik baik saja?" Tanya Kedua cucunya khawatir.


" Nan gwanchana, ada seorang gadis cantik yang menolong kakek. " Jawab kakek.


" Gadis cantik. " Balas Jungkook heran.


" Ia dia sangat cantik dan juga baik hati ia sangat sopan saat bicara, walaupun dia terlihat sangat pendiam. " Kata kakek mendeskripsikan perempuan yang telah menolong nya.


" Aku jadi ingin bertemu Eunha noona. " Batin Sanha.


Drrraaaaaatttt, Drrrraaaattt! Suara dering HP kakek Jeon.


" Yeobeseyo. " Ucap kakek dalam panggilan telepon, ia meninggalkan kedua cucunya di ruang tamu untuk bisa fokus berbicara dengan seseorang dalam telepon tersebut.


" Hyung, aku jadi rindu noona cantik. " Kata Sanha sedih.


" Noona cantik? " Tanya Jungkook belum peka.


" Hyung noona cantik itu Eunha noona. " Jawab Sanha sedikit kesal dengan kakaknya itu.


Jungkook hanya diam melihat tingkah adiknya itu.


" Hyung, aku ingin ketemu dengan noona cantik, aku sangat merindukan nya, hyung bisa bantu aku kan. " Pinta Sanha.


" Aku tidak mau. " Jawab Jungkook datar.


" Hyung kau sangat jahat, tidak mau membantu nam tong-saeng mu ini." Balas Sanha kesal.


Jungkook lagi lagi diam dengan sikap Sanha, Melihat reaksi kakaknya biasa saja. Sanha meninggal kan Jungkook sendiri di ruang tamu. Sanha sekarang sedang marah dengan Jungkook karena tidak mau membantu nya untuk bertemu dengan Eunha.


" Dimana Sanha, apa dia pergi tidur. " Tanya kakek pada Jungkook.


" Ne weharaboji. " Jawab Jungkook.


" Weharaboji, sebaiknya segeralah istirahat ini sudah malam. " Kata Jungkook pada kakek yang terlihat masih kuat untuk bekerja pedahal usianya 55 tahun.


" Ani, kau istirahat saja duluan. " Jawab kakek Jungkook.


" Baiklah kalau begitu aku istirahat duluan, weharaboji harus segera istirahat juga. " Balas jungkook.


Setelah itu Jungkook meninggal kan kakek nya sendiri. Ia pergi menuju kamar nya untuk segera beristirahat.


 


.......................


 


Pagi harinya di rumah Jeon Jungkook!


Keluarga Jeon sedang sarapan pagi sebelum berangkat sekolah, Sanha yang akan di antar oleh kakek sedangkan Jungkook selalu memakai motor gedenya menuju SOPA. Tapi Jungkook melihat raut wajah Sanha seperti sedang marah padanya.


" Sanha-ya. " Panggil Jungkook.


Sanha tidak menggubris panggilan sang kakak.


" Apa kau marah padaku? " Tanya Jungkook.


" Marah? Sanha apa kau marah pada hyung mu, kenapa bisa begitu. " Tanya kakek penasaran.


" Aniyo. " Jawab Sanha singkat.


" Weharaboji kajja nanti aku terlambat. " Ucap Sanha pada kakeknya.


" Kau sangat jelek jika marah. " Kata Jungkook pada Jeon Sanha.


" Kajja weharaboji. " Sanha pada kakeknya, ia tidak menggubris perkataan Jungkook.


 

__ADS_1


...................


 


Di sekolah SOPA


Trio terdatar sedang berjalan bersamaan, pastinya selalu di tatap kagum oleh siswi SOPA. Apalagi Jungkook mereka sangat mengagumi ke tampanan pria tersebut. Tapi Jungkook sangatlah cuek sekali.


" Kookie-ya latihan basket nanti kau akan datang atau tidak? " Tanya Kaho.


" Iya aku akan pergi kesana. " Jawab Jungkook.


" Aku juga akan kesana, sebagai penonton kalian. " Ucap Shindong.


" Jangan lupa bawa makanan yang banyak. " Ucap Kaho meledek Shindong.


" Yaak! tanang saja aku akan bawa makanan yang banyak. " Jawab Shindong senang.


Ketiga pria tersebut sudah tiba di kelas mereka 12 B, hanya Shindong saja yang berbeda arah dengan mereka ia berada di 12 A. Jungkook duduk di tempat nya yang juga ada Eunha di pinggir nya.


Tempat duduk


A-B. C-D. 👈


E-F. G-H. 👈 Anggap aja murid


I-J. K-L. 👈 murid 12 B


Jungkook - Eunha. Jooe-Kaho.


" Sanha ingin bertemu dengan mu. " Ucap Jungkook lurus kedepan, tapi ia berbicara dengan Eunha.


" Apa kau bicara dengan ku. " Tanya Eunha, setiap kali Jungkook bicara pasti melihat kedepan sedangkan dia berada di pinggir kanannya.


" Kau ini sangat pintar tapi tidak tahu aku bicara dengan siapa. " Jawab Jungkook dingin kini ia melihat ke Eunha.


" Jika kau ingin bicara tatap orangnya. " Balas Eunha.


Jungkook menatap Eunha selesai ia bicara, begitu pun Eunha. Saat ini mereka saling beradu tatapan.


" Dia benar benar cantik. " Batin Jungkook menatap Eunha.


" Eunhassii apa yang kau lakukan. " Batin Eunha.


" Yak! Apa yang sedang ku pikirkan. " Batin Jungkook.


Eunha memutuskan tatapannya pada Jungkook. Keduanya merasa canggung saat mereka sudah kembali dalam kesadaran.


" Saat ini aku sibuk bekerja. " Kata Eunha pada Jungkook.


" Bekerja? " Tanya Jungkook heran.


" Aku bekerja di sebuah cafe. " Jawab Eunha.


" Aku juga merindukan Sanha, ah bagaimana jika Sanha pergi ke tempat ku bekerja saja. " Balas Eunha memberikan ide.


" Berpura pura lah menjadi pelanggan cafe tersebut, karena manager ku sangat galak." Ucap Eunha lagi.


" Apa kau sedang menggosipkan manager mu?" Jungkook.


" Ah, ani ( tidak ) aku hanya berkata jujur aaahhrggh lupakan itu. " Balas Eunha membenarkan perkataan nya.


" Yaak! Eunha-ya apa yang kau katakan. " Batin Eunha.


Jooe dari tadi sedang memperhatikan Eunha yang tengah asyik mengobral dengan Jeon Jungkook, ada rasa curiga yang Jooe rasakan pada Eunha.


Krrrriiiing, krrrrriiiiiing, krrriiiiiiiing! Bell istirahat.


Semua murid kelas 12 B berhamburan keluar, termasuk Jungkook dan Kaho, Kini tinggal Eunha dan Jooe yang ada dalam kelas tersebut.


" Ciieee Eunha apa yang kau bicarakan dengan Jungkook si tampan itu. " Kata Jooe merayu Eunha.


" Kau bicara apa sih? " Eunha heran.


" Kau kira aku tidak lihat tadi, kau mengobrol dengan Jungkook dengan tatapan manis. " Balas Jooe.


" Kurasa kau salah paham. " Ucap Eunha.


Note: Akhir akhir ini aku sering buat part panjang, semoga kalian suka dan jangan lupa like, like, vote, vote.


To Be Continued


*Jangan lupa likes, vote, comment .Maaf jika ada kesalahan kata 🙏Yuk saling dukung.

__ADS_1


Comment Girls karena comment kalian penyemangat dalam Update novel ini*.


__ADS_2