I Love U Uncle

I Love U Uncle
Rasa benci


__ADS_3


Ayudia anindira chalondia , gadis 19 tahun yang tomboi dan pemarah semenjak kejadian di masalalu , lebih tepatnya 4 tahun lalu .


Dan kejadian itu membuat gadis cantik manis nan manja itu berubah sikap menjadi gadis tomboi dan suka berkelahi untuk melepaskan amarah yang membakar di hatinya .


Ayu sedang duduk di kantin kampus dengan satu kaki kanan ia taruh di atas kursi dan satunya ada di lantai , ia duduk selayaknya anak pria brandal , semua orang melirik dan hanya diam tidak berani menegurnya , karena kini Ayu adalah preman kampus dan sangat di segani oleh semua . Bahkan ia sampai tidak memiliki teman karena sikap tempramentalnya .


apakah sakit yang di tinggalkan Dilan begitu dalam sampai ia begitu terluka dan menjadi pribadi yang berbeda ?


Hanya satu pria yang berani mendekatinya , Ia adalah Vincent Valentino . Pemuda tampan yang sudah tidak lagi berkuliah namun ia suka datang mengunjungi Ayudia untuk menghiburnya di setiap waktu senggangnya m


" hay gadis ? makan ga ajak-ajak " ucap pria bertubuh tinggi nan tampan bagaikan model . Semyumannya juga terlihat manis sekali , membuat para kaum hawa iri akan keberuntunggan Ayu yang memiliki teman seperti Vincent .



Ia adalah Vincent , pria 25 tahun itu duduk di depan Ayu sambil tersenyum manis kepadanya .


" Makan ya makan aja , untuk apa ajak-ajak , kalau kamu senyum-senyum kaya gitu aku colok nie matamu sama garpu !" ucap Ayu yang kasar sambil mengarahkan garpunya ke wajah Vin .


Bukannya marah , Vin malah tersenyum melihat wajah Ayu yang cantik tanpa ada riasan wajahnya dan senyuman manisnya .

__ADS_1


" ngapin kemari ?!" tanya Ayu ketus .


" Merindukan kamu lah "," jawab Vin sambil menurunkan kaki Ayu yang di atas kursi .


" jadi gadis itu yang kalem dan manis dong , jangan bar-bar kaya gini " Ucap Vin lembut . Vin memang lelaki yang sabar dalam menghadapi sikap kasar dan arogan seorang Ayudia . Karena pertama bertemu dengannya 4 tahun lalu mampu membuatnya jatuh hati kepadanya sampai saat ini , bahkan rasa di hati Vin semakin kuat apalagi ia tahu jika Ayu tengah merasa luka yang belum mampu Vin obati sampai saat ini .


" kamu kemari cuman mau jadi wakil mama ku apa ?! nyeramahin aku muluk , ga capek apa tuh mulut ! " Ucap Ayu yang malas akan ucapan Vin , ia terlanjut menyukai dan nyaman akan hidupnya saat ini . Dengan begini tidak ada lagi yang akan mengatakan jika ia manja dan menyusahkan orang lain . Apalagi ia sangat sakit hati saat ia pernah di tuduh menyakiti dan mencelakai orang lain , ia benci di fitnah dan tidak di percayai oleh orang yang ia sayangi . Maka dari itu ia menjadi pribadu yang kasar sekalian dan jelas terlihat dari pada di fitnah .


" Ay...Ay " Vin hanya geleng-geleng kepala mendengar ucapan Ayu , namun tidak pernah menyerah untuk merubah Ayu kembali ke Ayu yang lama .


" Ay...nanti abis dari kampus kita jalan yuk " ajak Vin yang lama tidak keluar bersama Ayudia


" kemana ?" tanya Ayu yang selesai memakan semangkuk bakso dan kini meminum segelas es teh manis .


" oke , kita ke taman aja ya . Di sana kayaknya enak buat nyatai " ucap Ayu yang sedang ingin bersantai .


" oke nona cantik , aku mau kemana aja asalkan sama kamu " kata manis Vin yang tak membuat Ayu meleleh .


" cih.." Ayu merasa enek akan ucapan Vin . Vin memang sering merayu atau mengatakan ucapan manis kepada Ayu agar hatinya dapat luluh dan menerimanya , namun semua itu tidak pernah Ayu anggap sama sekali . Baginya sulit untuk jatuh cinta lagi , apalagi di hatinya masih tersimpan nama Dilan di sana .


******

__ADS_1


Ayu sampai di taman segera berbaring di rerumputan hijau di tengah taman yang kosong .


" ah..nyamanya " ucap Ayu yang meregangkan otot dalam tubuhnya saat berbaring di atas rumput tanpa alas .


" kamu suka tempat ini Ay ?" tanya Vin yang berbaring di sampingnya .


" ya " jawab Ayu singkat dan menutup kedua matanya . Vin melirik Ayu yang memejamkan matanya , ia kembali duduk dan mengambil ponsel serta handset di saki jaketnya .


Ia menyalakan musik korea kesukaan Ayu , Lagu dari Lee seung gi ( Stupid love ) .


ia memasangkan handset yang tersambung akan ponselnya ke arah telinga kanan Ayu dan ia memakai satunya lagi di telinga kirinya . Vin pun kembali berbaring menikmati lagu itu bersama Ayudia .


Mereka memejamkan mata dan berdiam diri dalam waktu yang cukup lama , tanpa Vin tahu jika air mata Ayu menetes kesamping pipinya yang putih halus tanpa make up sama sekali .


Rasa kenangan masa lalu selau terbayang saat ia mendengarkan lagu itu , ia merasa menjadi gadis bodoh dan egois saat itu . Sampai ia tidak bisa melihat betapa ia selalu menyusahkan Dilan dan membuat pria itu membencinya dan berpaling kepada sang rubah betina .


Aku benci kamu , kamu yang lebih percaya dan membela dia . aku benci kamu yang pergi bersama dia dan meninggalkan aku , aku juga membencimu karena tidak membalas cinta ku ini . aku membencimu , sangat benci Dilan .


Ucap Ayu dalam hatinya yang masih berbaring di rerumputan taman itu bersama Vin .


Vin menggengam tangan Ayudia yang ia raih untuk bantalan Ayu , ia menggengamnya karena ia tahu saat ini hati Ayu kembali terluka saat ia teringat akan masa lalunya .

__ADS_1


Hanya gengaman tangan dari Vin membuat hati Ayudia sedikit tenang dan damai .


__ADS_2