I Love U Uncle

I Love U Uncle
Traktir es krim


__ADS_3

Ayudia anindira chalomdia



Gadis itu berbaring di ranjang milik Dilan sambil menangis sesenggukan , yang tak lama di susul kedatangan Dilan .


" astaga..." ucap Dilan saat memasuki kamar dan melihat Ayu menangis di kamarnya .


" hey..! kenapa ke kamar ku ?!" tanya Dilan kesal apa lagi mendengar tangisan Ayudia semakin membuatnya pusing .


" Dilan jahat ! jahat ! aku marah ama kamu !" rutuk Ayu yang duduk di atas ranjang sambil menghapus air matanya .


" hey...jangan keras-keras , nanti papi sama opa mu dengar dikiranya aku membuat mu menangis " ucap Dilan dan menutup pintu kamar dan duduk di samping Ayu dan membantu menghapus air matanya .


" maaf ..jangan marah lagi ya " ucap Dilan lembut , ia tidak tega melihat Ayu menangis .


" aku akan memaafkan mu jika kamu membelikan aku es krim " jawab Ayu yang menginginkan es krim .


Tuhkan dia hanya akal-akalan saja


Ucap Dilan dalam hatinya .


Hehehe...Dilan kamu kena , aku terpaksa begini . kalau tidak mana mau kamu traktir aku es krim


Ucap Ayu dalam hati sambil tersenyum kecil sambil menghapus air matanya .


" baiklah , aku mandi dulu " Dilan melenggang pergi menuju kamar mandi .


Ayu melonjak-lonjak sambil duduk merasa sangat senang .

__ADS_1


****


Ayu sedang menikmati es krim coklat miliknya , sementara Dilan sibuk membaca buku di depan Ayu , membuat es krim Vanila blue nya meleleh begitu saja di mangkuk .


" Dilan....makan es krimnya " ucap Ayu yang melihat es krim Dilan meleleh .


" ya " ucapnya singkat dan masih fokus membaca buku .


Ayu mengambil es krim milik Dilan dan menyuapi Dilan , seperti seorang kakak menyuapi adik laki-lakinya .


" aak " pinta Ayu memberikan sesendok es krim .


Dilan melihat es krim di sendok yang di berikan Ayu dan menatap Ayu sejenak .


" hey...adik ku Dilan ...ayo buka mulut mu nak " pinta Ayu yang sok dewasa .


" ayo..." pinta Ayu lagi .


Dilan pun membuka mulutnya dan merasakan lelehan es yang dingin di mulutnya .


Ia pun melanjutkan lagi membaca bukunya lagi .


Sementara Ayu menyuapi Dilan dan dirinya sampai es krim keduanya habis .


" aaak " Dilan meminta es krim di mulutnya yang telah habis .


" apa lagi ...sudah abis Dilan " jawab Ayu menunjukkan mangkuknya sudah habis bersih .


" apa kamu memakannya ?" tuduh Dilan seperti anak kecil yang kehilangan es krim .

__ADS_1


" Apa kamu menuduhku ? aku sudah capek-capek menyuapi mu malah di tuduh , kesal !" ucap Ayu menyilangkan kedua tangannya di dadanya sambil memanyunkan bibir imutnya .


" hahaha..." Dilan tertawa senang melihatnya .


" aku marah Dilan " ucap Ayu merajuk .


" maaf...maaf ya " kata Dilan mengelus rambut halus Ayu .


Mendapatkan elusan yang langka membuatnya tersenyum sumringah .


Aku suka perhatian mu Dilan


Ucap Ayu dalam hatinya .


Mereka pun akhirnya pergi meninggalkan toko es krim dan pulang .


" Dilan makasih ya " ucap Ayu yang duduk bersama Dilan di belakang supir .


" ya " ucapnya yang masih selalu setia dan fokus dengan buku yang selalu ia baca dan bawa . Dilan memang selalu fokus dan suka membaca buku untuk menambah wawasan dan pengetahuannya .


Maka tidak salah jika ia di sebut anak jenius , murid terpintar di sekolahnya .


Ayu yang merasa mengantuk di perjalanan pun menyandar bahu Dilan dan mulai menutup kedua matanya dan terbang dalam mimpi indahnya .


Dilan tahu jika Ayu tertidur , ia membetulkan kepala Ayu dan ia pindahkan dalam pangkuannya .


Tidurlah parasit ku


Ucap Dilan dalam hatinya , dan menyandarkan kepalanya sambil memejamkan matanya . Namun ia tidak tidur , hanya memejamkan saja sambil membelai rambut Ayu dengan tangan kanannya .

__ADS_1


__ADS_2