I Love U Uncle

I Love U Uncle
Motor baru


__ADS_3

Dilan berjalan menyusuri lorong sekolah menuju kelasnya , semua mata teman wanita selalu terpana akan ketampanan Dilan yang tiada habisnya .


" kapan...dia lirik gue " ucap salah satu gadis yang berdiri di lorong bersama temannya saat Dilan lewat .


" Dilan....!!" panggil Mita teman yang dekat dengan Dilan .


ia berlarian kecil mengejar Dilan .


" tunggu !" ucap Mita yang akhirnya dapat mendekati Dilan dan berdiri sejajar dengan Dilan .


" kenapa kamu ?" tanya Dilan dingin .


" kenapa ? hello...aku dari tadi teriakin kamu " balas Mita yg masih mengatur nafasnya .


" oh.." jawab singkat Dilan yang tak perduli .


ya Dilan adalah pria bernada dingin dan berwajah datar , tidak ada yang berani yang mendekatinya selain Mita . Gadis biasa saja dari keluarga sederhana namun memiliki impian menjadi orang kaya , karena ia tahu jika Dilan adalah anak keluarga kaya makanya ia nekat selalu menempel dan mendekati Dilan dan selalu menunjukkan kelemahannya .


" Dilan..nanti nebeng ya kalau pulang sekolah ?" tanya Mita yang abai akan tatapan sinis dari temannya yang iri akan kedekatannya .


" Bukannya kamu punya motor sendiri ,Mit . Kenapa nebeng? " ucap Dilan . Ia pun sampai di kursinya segera duduk dan menaruh tasnya di atas meja , setelah itu Dilan meraih buku pelajaran untuk ia baca sebelum jam pelajaran masuk .


Mita terdiam sesaat dengan wajah sendunya .


" motor ku di jual Ayah ku Dilan , buat berobat Ibu ku . Aku ga bisa melarangnya , apalagi untuk ibu aku " ucap Mita dengan nada berat dan sedih akan himpitan ekonomi keluargannya . Ia ingin Dilan ia kepadanya jika ia tahu begitu sulit hidup yang ia jalani .


Meski ia selalu bersikap dingin dan acuh kepada orang lain , namun hatinya sangatlah baik dan lembut . Ia mudah merasa iba jika melihat orang lain kesusahan . Apalagi Dilan sangat tahu kondisi keluarga Mita yang memang memperhatinkan , ia memiliki dua orang adik dan Ayahnya hanya bekerja sebagai kuli bangunan ,Lalu ibunya sudah sakit-sakitan sedari dulu .


"Keputusan mu sudah tepat Mita , kamu harus lebih sabar lagi " ucap Dilan menepuk bahu Mita yang duduk di sebelahnya , Mita tersenyum mendapatkan perhatian Dilan .


"jadi nanti apa aku boleh nebeng, kamu Dilan ?" tanya Mita lagi yang berharap Dilan mengijinkannya . Ia sangat ingin bisa pulang bersama Dilan . Pemuda yang banyak di impikam teman sekolahnya .


" ya " jawab Dilan singkat dan memilih melanjutkan kegiatan membaca buku pelajaran .


"Terimakasih Dilan , kamu memang baik " ucap Mita dan memeluk Dilan begitu saja , bertepatan dengan teman sekolahnya baru masuk kedalam kelas . Tentu saja itu akan menjadi salahpaham kedepannya di mata para teman sekolahnya .


💕💕💕


Pelajaran sekolah telah usia , Dilan pun keluar kelas bersama dengan Dilan . Banyak mata para gadis yang sedih melihat kedekatan Mita dan Dilan .


Mereka nampak sangat iri dan sangat ingin bisa bersama Dilan , namun itu hanyalah mimpi belaka saja .

__ADS_1


Dilan pun membonceng Mita menuju keluar sekolah dengan mototnya .


Mita tidak menyia-yiakan kesempatan untuk memeluk Dilan dari belakang tubuh Dilan . Meski risih dan tidak nyaman Dilan tidak bisa protes karena memang seperti itu cara duduk di belakang .


" Kita kemana ini Dilan , kok bukan ke arah rumah aku ?Tanya Mita yang penasaran kemana Dilan membawanya .


" ikut aja " jawab Dilan singkat dan melajukan motornya lebih kencang .


15 menit berlalu , mereka sampai di depan Sorum motor .


" Kenapa kesini ? emang kamu mau beli motor lagi ? bukannya motor kamu baru Dilan " ucap Mita yang penasaran .


" buat kamu " jawab Dilan santai .


Mita membulatkan kedua matanya saat mendengar jawaban Dilan .


Seriusan dia mau beliin aku motor ?? ih..baik banget kamu Dilan . Bikin aku jatuh hati akan kekayaan mu dan bentar lagi aku akan dapatkan hati mu .


Ucap Mita dalam hatinya yang merasa senang .


Dilan pun masuk ke dalam sorum dan di susul Mita yang nampak berbinar kedua matanya melihat banyaknya motor baru di sana .


" kamu pilih saja yang kamu mau" ucap Dilan.


" kamu santai aja , pilih yang kamu mau " ucap Dilan dan membantu memilih motor yang cocok untuk Mita pakai .


Sampai akhirnya motor pun telah di pilih dan di siapkan di teras sorum dan siap untuk di pakai langsung .


Sementara Dilan membayar motor yang di mau Mita .


Kedua bola mata Mita membulat sempurna saat ia melihat Dilan mengeluarkan Kartu kredit hitam dari dompetnya . 😳😳😳


" Gila...ngak nyangka jika Dilan sangat kaya ? kartu itukan hanya orang yang benar-benar kaya yang punya , wah...rejeki ini ga boleh aku lepaskan " Ucap Mita dalam hatinya dan ia semakin yakin akan pilihan targetnya .


" makasih ya Dilan , kamu udah beliin aku motor baru ." ucap Mita saat ia sudah siap menaiki motor barunya berwarna merah . Ia merasa sangat senang sekali mendapatkan motor gratis .


" ya , aku pulang dulu " jawab Dilan dan pergi meninggalkan Mita di depan Sorum motor .


Mita nampak tersenyum puas akan hadiah dari Dilan .


💞💞💞

__ADS_1


Sementara di kediaman Hartanto , Seorang gadis tengah duduk di teras dengan wajah kesalnya menantikan kedatangan Dilan yang sudah sangatlah telat sekali .


" Kenapa dia telat , kemana dia keluyuran dan ama siapa dia keluyuran ?" tanya Ayu yang sudah sangat kesal , ia sudah bersikap seperti seorang ibu yang kesal melihat anaknya telat pulang sekolah .


" Baru pulang kamu Dilan ?!" tanya Ayu saat Dilan baru memarkirkan motornya .


" ya " jawab Dilan singkat dan melepas helmnya .


Ayu mendekati Dilan dan melihat dengan cermat dari ujung kepala sampai ke ujung sepatu Dilan , ia bahkan memutari Dilan .


" ada apa ?" tanya Dilan tidak suka , ia di perlakukan seakan di seorang penjahat .


" Dari mana kamu ?!" selidiki Ayu .


" sekolahlah "


" terus mampir kemana ?"


" apa-apaan kamu ? kaya nenek bawel banyak tanya " balas Dilan kesal .


" emang kenapa ? aku berhak tahu ya " sahut Ayu sinis .


Ia mendekati Dilan dan mencium aroma seragam Dilan , bagian depan terasa wajar akan aroma parfum Dilan seperti biasa .


Lalu ia berjalan kebelakang Dilan dan mencium punggung Dilan . Matanya menajam , mencium aroma parfum wanita .


" kamu jahat !" ucap Ayu kesal saat tahu jika Dilan habis pergi dengan seorang wanita . Ia lari masuk kedalam rumah sambil menangis .


Ayu memang gadis yang sangat posesif kepada Dilan , ia tidak suka jika Dilan sampai bersama gadis lain selain dirinya . Entah perasaan apakah yang Ayu punya kepada Dilan . Padahal usinya baru saja 9 tahun .


Dilan menghela nafas kasar , sambil mengacak-acak rambutnya . Ia selalu di buat kesal akan sikap posesif dan manjanya Ayudia kepada dirinya .


" Dasar anak manja , suka sekali kamu buat drama " Ucap Dilan melihat kepergian Ayu kedalam rumah dengan menangis tidak jelas .


Dilan pun melangkahkan kakinya untuk masuk kedalam , bukan untuk merayu Ayu melainkan untuk istirahat dan belajar .


***💞💕💕


Maaf ya jika ada banyak perubahan karena memang sedang aku perbaiki dan aku tambah setaip episodenya .


Selamat membaca dan jangan lupa sahabat ku yang tersayang .

__ADS_1


Like dan komen ya .


💋***


__ADS_2