
Ayu berdiri di depan pintu ruang kerja Vincent , rasanya begitu gugup setelah beberapa hari tidak bertemu di tambah ia tahu jika Vin menyukainya .
Tok...Tok...
" Vin...bolehkah aku masuk ?" tanya Ayudia .
" Masuklah " jawab Vin dari dalam .
Ceklek
Ayu membuka pintu dan melihat sosok Vin yang tengah sibuk bekerja .
" Apa aku mengganggu mu ?" tanya Ayu yang masih berdiri di ambang pintu .
" Masuklah cantik , kamu tidak akan bisa menggangguku . Karna kamu begitu berarti " jawab Vin mulai berdiri dan menghampiri Ayudia .
" Lama aku tidak mendengar rayuan mu " ucap Ayu sambil tersenyum senang .
" kamu tidak marah Vin ?" tanya Ayu saat Vin berdiri tepat di hadapannya .
" Bagaimana aku bisa marah kepada bidadari ku ini " jawab Vin lagi .
Ayu menggelengkan kepalanya akan jawaban Vin .
Inilah Vin kamu yang suka berkata manis , jadi membuat ku tak mengerti apa kah ucapan mu itu hanya hiburan semata atau memang dari hati mu
Ucap Ayu dalam hatinya .
" Kamu bawa apa , Ay ?" Tanya Vin yang melihat Ayu membawa sebuah kotak makan .
" Mau makan siang bareng ?" tanya Ayu sambil mengangkat tempat makan yang ia bawa .
" tentu saja " jawab Vin dan meraih pergelangan tangan Ayu dan membawanya ke sofa tempat ia bersantai .
__ADS_1
" Kamu masak ?" tanya Vin dengan senang .
" Bukan sih " jawab Ayu dengan merasa tidak enak hati .
" Tidak apa , asalkan kamu di sini sudah membuat aku senang " ucap Vin yang selalu tulus dan jujur akan ucapannya .
Mereka pun makan siang bersama .
" Ay...setelah ini jangan pulang ya ?" pinta Vin yang masih ingin bersama Ayudia lebih lama .
" Memang kenapa ?" tanya Ayu .
" Aku mau kita jalan , dah lama ga keluar ama si cantik " jawab Vin .
" oke ganteng " jawab Ayudia gantian berkata manis .
Vin nampak kaget akan ucapan Ayudia yang sangat langka sekali .
" Ganteng ??" tanya Vin menatap Ayu .
Namun Vin sangat senang mendengar ucapan Ayudia . Rasanya sakit hati kemarin terobati dengan mudah .
Apa ini namanya cinta , ketika dia bersama orang lain hati ini begitu sakit sekali . Namun saat dia bersama ku , rasa sakit itu dengan mudahnya hilang .
Ucap Vincent dalam hatinya .
Malam pun tiba , cukup bosan juga Ayu menemani Vincent bekerja . Sampai ia pun tertidur di sofa panjang .
Vin menghampiri Ayudia yang tengah tertidur .
" Cantik ...mari kita pulang ?" ajak Vin sambil membungkuk membelai pipi Ayudia .
Dret...dreeet..
__ADS_1
Suara getaran ponsel Ayu di meja kaca .
Dilan..
Ya , Vin melihat panggilan dari Dilan .
Senyuman terlihat di bibir Vin , ia meraih ponsel Ayudia dan mengangkatnya .
" Halo " sapa Vin santai .
Dilan nampak diam dan tidak langsung menjawabnya .
" ada orang di sana ?" tanya Vin .
" Mana Ayu ?" tanya Dilan dengan ketus .
" Dia sedang tidur di samping ku " jawab Vin tanpa rasa bersalah karena membuat ke bohongan .
" jangan asal bicara kau !" sentak Dilan yang terdengar marah .
" Hahaha..." Vin tertawa senang .
" Tidak percaya ? oke " ucap Vin membuktikan .
" Sayang....cinta ku " panggil Vin mesra kepada Ayudia , tujuannya agar Dilan semakin marah .
" emm...iya Vin " jawab Ayu dengan malas dan masih di dunia mimpinya .
" Kamu dengar bukan ? dia menjawabnya dengan rasa kantuk yang berat " ucap Vin memanasi Dilan .
" Dimana kalian ?! cepat katakan !" Dilan terdengar sudah sangat marah sekali .
" Bukan urusan mu " Jawab Vin dan mematikan ponsel sepihak .
__ADS_1
Nikmati kemarahan dan kecemburuan mu , karena itu yang kemarin aku rasakan .