I Love U Uncle

I Love U Uncle
Mimpi


__ADS_3

Ayu berdiam diri di kamar Dilan , ia hanya diam memeluk bantal Dilan yang ada di ranjang . Wajahnya nampak sendu , terasa begitu hampa di hatinya saat ia melihat kamar itu tanpa bayangan Dilan .


" Apa beruang kutub ku tak akan pulang ?" tanya Ayu .


" Apa dia tidak merindukan aku malam ini ?? apa dia bisa tidur tanpa aku ?" Tanya Ayu yang sangat merindukan Dilan dan ingin tidur bersama Dilan malam ini .


******


Ditempat berbeda , Dilan nampak berdiri di depan foto keluarga yang terpampang begitu besar menghiasi dinding kamar Almarhumah Ibu Asinta , mama tirinya . Foto itu terpajang tepat di atas ranjang milik Asanti .


Senyuman getir melihat wajah seorang pria paruh baya tersenyum berdiri di belakang sendiri , sementara kedua wanita cantik yang ia rangkul ada di depannya sambil merangkul seorang anak pria berumur 5 tahun .


^^^Aku harap kalian bahagia di surga , aku akan selalu merindukan kalian . selamanya "^^^


Ucap Dilan dalam hatinya .


Ia pun melangkah menuju ranjang dan duduk di tepi ranjang , ia seakan melihat sebuah memorinya bersama Sinta .


*Dilan ...anak Ibu , malam ini temani ibu bobok ya ." Pinta Sinta kepada putra tirinya yang ia anggap seperti anak kandungnya .


" Ibu menyayanggi ku ? padahal ibu bukan ibu kandung ku ?" Tanya Dilan yang baru berusia 10 tahun .


" tentu saja ibu menyayanggi mu , bahkan ibu begitu mencintai mu . Karena kamu anak ibu meski yang melahirkan mu mama Anna , tapi ibu ini juga mama kamu nak dan seterusnya akan seperti itu " Ucap Sinta sambil membelai rambut Dilan yang berbaring di depannya .


" selamanya ibu akan jadi ibu aku , nanti jika besar aku mau punya istri seperti ibu . ibu yang baik lembut , Dilan mencintai ibu " ucap anal polos itu yang begitu menyayanggi ibu sambungnya .


Sinta memeluk Dilan sampai tertidur lelap* .


Lagi-lagi air mata Dilan mengalir saat mengingat akan ucapan mendiang Asinta .


Kau adalah wanita terindah setelah mama , Ibu . kau adalah wanita berhati murni , suci bagaikan susu tanpa warna buatan . Kasih mu begitu alami sehingga terus dapat aku rasakan meski engkau tak lagi bersama ku


Ucap Dilan dalam hatinya menggambarkan sosok Sinta .


Dilan membelai seprai berwarna putih itu , begitu halus dan hangat ia rasakan .


Dilan pun berbaring dan memeluk bantal Almarhum Sinta , ia pun memejamkan kedua matanya agar dapat tidur dan bermimpi bertemu Sinta .

__ADS_1


" *Dilan..anak Ibu " sapa Sinta yang melihat Dilan duduk sendirian di taman sambil menangis .


" anak ibu kenapa menangis ?" tanya Sinta memeluk Dilan dengan penuh kasih sayang .


" ibu...Dilan kangen Ibu , kenapa ibu pergi lama ?" tanya Dilan membalas pelukan Sinta .


" maaf nak , kamu merindukan ibu ?"


" sangat ibu , aku merindukan ibu , mama dan papa . kenapa kalian meninggalkan aku sendiri ? kenapa aku ga di ajak sama kalian ?" Ucap Dilan yang menangis di pelukan Sinta .


" anak mama " panggil Anna di samping Sinta .


" mama " ucap Dilan menegakkan kepalanya dan melepaskan pelukan Sinta .


" peluk mama nak " pinta Anna merentangkan kedua tangannya .


Dilan segera bangkit dan menghamburkan kepalanya di pelukan Anna sambil menangis sesenggukan .


" Dilan rindu , Dilan rindu ma " tangis Dilan pecah .


" mama juga rindu Dilan nak " ucap Anna membelai rambut Dilan .


" kami merindukan mu dan menyayanggi mu Dilan " ucap Sinta yang ikut memeluk putra kesayangan mereka .


Dilan merasa begitu bahagia saat ia mendapatkan pelukan hangat dari ketiga orang yang ia cintai .


" kalian akan bersama ku kan ? tidak akan membiarkan aku sendiri ?" tanya Dilan yang tak mau berpisah lagi .


" maaf " ucap ketiganya bersamaan dan saat itu juga mereka melepaskan pelukan mereka .


" jalan mu masih panjang nak " ucap Gibran .


" masa depan mu masih menanti mu " ucap Sinta .


" seseorang sudah menantikan mu nak " ucap Anna .


" aku mau sama kalian !" ucap Dilan marah saat mereka akan pergi menjauh dari dirinya .

__ADS_1


" jangan tinggalin Dilan ! tunggu aku !!" teriak Dilan mencoba mengejar ketiganya yang semakin jauh .


" jangan ...!! aku mohon !!!" ucap Dilan yang terus berlari dan mengejar mereka dan akhirnya mereka pun menghilang dari pandangan Dilan .


" tidak !!!?" teriak Dilan kacau akan kehilangan mereka dan tersungkur jatuh terkulai di rerumputan .


" Dilan.." suara panggilan yang ia kenal .


" Dilan...." panggilnya lagi .


Dilan diam sejenak seakan ia menggenal suara gadis itu .


" Beruang kutub ku ..." panggilnya lagi .


" Parasit ku ??" Ucap Dilan yang teringat akan Ayudia , ya suara yang memanggilnya adalah suara dari Ayudia .


Ia pun menoleh kebelakang , ia melihat sosok gadis cantik dan imut mengulurkan tangan kedua tangannya ke arah Dilan .


" Mari pulang bersama ku Beruang ku " Ajak Ayudia sambil tersenyum manis .


Entah magnet apa yang membuatnya menurut dan meraih tangan Ayudia dan mengenggamnya erat sekali .


" Ayu !!,"Dilan terbangun dari mimpinya dan membuka kedua kelopak matanya . mencoba mengatur detak jantungnya yang tidak beraturan .


" Parasit " ucap Dilan yang meraba-raba tempat tidurnya mencoba mencari sosok gadis kecil yang hadir dalam mipmpinya tadi . Dilan pun diam saat ia tersadar jik Ayu ada di rumah Hartanto dan dirinya ada di rumah orang tuanya saat ini .


Dilan mengacak-acak rambutnya , ia prustasi sekali . Kenapa ia bisa mencari dan merindukan seorang Ayudia , bukankah selama ini ia selalu risih jika di dekati dan dia ikuti Ayudia.


Rasa rindunya semakin besar terasa di hatinya , membuat ia teringat jika saat ini pasti Ayu sedang menangis menntikan kehadirannya . Karena ini pertama kalinya ia berpisah dengan Ayudia dan selama 3 tahun ia selalu bersama dengannya .


Dilam menjadi sangat resah dan tidak rela jika air mata Ayudia terbuang malam ini .


Secepat kilat Dilan menuruni anak tangga dan keluar rumah dan di susul Bik Sakma yang nampak kahwatir akan tuan mudanya yang keluar malam-malam .


" Tuan muda mau kemana ?" tanya Salma .


" Mau pulang Bik , aku ga tenang . Takutnya Ayu buat ulah lagi " Jawab Dilan dan segera pergi dengan motor sportnya itu meninggalkan kediaman Gibran .

__ADS_1



__ADS_2