
Ayudia mencoba menenangkan dirinya akan kedekatan antaran dirinya dan Dilan yang begitu dekat sampai mereka bisa saling merasakan hawa panas tubuh mereka berdua .
" Dari mana ?" tanya Dilan lagi yang belum dapat jawaban dari Ayudia .
" Aku menemui Vincent , memang kenapa ?" jawab Ayu menantang dan mencoba berani agar Dilan tidak seenaknya saja .
Ayu pun mendorong tubuh Dilan dengan kasar .
" jangan terlalu dekat , itu tidak baik " ucap Ayu yang tidak mau sampai terjadi sesuatu .
" Kenapa kamu menemuinya tanpa ijin dari ku ?" Ucap Dilan dan mendekatkan tubuhnya lagi sampai Ayu lagi-lagi harus menabrak dinding kamarnya .
" Untuk apa aku ijin , emang kamu siapa ?" jawab Ayu ketus dan mendorong lagi Dilan sampai menjauh beberapa langkah .
" Dilan apa kamu tak sadar jika aku hanya memakai handuk ? apa kamu tidak akan biarkan aku ganti baju ?" tanya Ayu yang nampak kesal , apa lagi ia sudah merasa kedinginan dari tadi .
" Sangat sadar , namun aku suka melihatnya . Indah " ucap Dilan menjelajahi tubuh Ayu dengan matanya .
" kenapa kamu jadi agresif begini Dilan , kamu bukan Dilan yang dulu " sahut Ayu dia mencoba menuju lemari besar .
" Aku bukan Dilan yang dulu , Dilan yang terlalu gengsi mengakui suka dan cinta . Dilan yang mennyia-nyiakan waktu yg berharga " Jawab Dilan sambil merangkul pinggang Ayu dar belakang dan menaruh dagunya di bahu Ayudia .
" Aku tak akan melepaskan mu atau membiarkan mu di miliki orang lain , kau hanya untuk ku dan milik ku seorang Ayudia " ucap Dilan di telinga Ayudia yang membuat Ayu terjalar rasa panas di daun telingannya . Nafas Dilan terasa hangat dan menjalar di seluruh tubuh Ayudia .
" Lepaskan Dilan !" Ucap Ayu mencoba melepaskan tangan Dilan dari perutnya .
" tidak akan " ucap Dilan malah mempererat pelukannya .
__ADS_1
" Aku mau pakai baju Dilan , aku kedinginan " Ucap Ayu memelas .
Dilan malah semakin tertantang akan ucapan Ayu , membuat apa di dalam tubuhnya semakin meningkat tajam ..
Dilan mengangkat tubuh Ayu dia menuju ranjang dan sengaja melemparnya agar memantul di ranjang . Handuk Ayu sedikit lepas dan memperlihatkan sedikit dada mulusnya dan dua gung kembarannya .
Ayu segera meraih handuknya lagi dan menyilangkan tangannya di depan dadanya .
"Dia sudah gila,ada apa dengannya hari ini ?!"
Ucap Ayu dalam hati saat ia melihat mata Dilan yang penuh dengan nafsu .
" Jaga mata mu Dilan !" Ancam Ayu yang mencoba bangun .
Namun lagi-lagi ia di dorong Dilan dengan kasar dan membuat handuknya lepas lagi .
" DILAAN !!" Teriak Ayu yang mulai emosi akan ketidak sopanan Dilan , ia sudah melewati batas kesopanan . Ayu sangat marah dan benci akan tindakan Dilan .
Ayu semakin takut saat Dilan mulai melepas dasi dan kemejanya dan hanya menyisakan celana panjangnya saja .
" Apa yang akan kamu lakukan DILAN!!" Bentak Ayu yang sudah murka akan tingkah Dilan saat membuka pakaiannya .
" Menurut mu apa sayang ?? " Tanya balik Dilan yang sudah menahan kedua tangan Ayu ke atas kepala Ayu . Membuatnya tidak dapat bergerak lagi dengan kuncian kuat Dilan .
"Apa kau akan menghancurkan aku ??'
Tanya Ayu dalam hatinya sambil menatap Dilan dengan marah dan mulai berkaca iar mata .
__ADS_1
"Hanya memberi mu sedikit pelajaran saja"
Ucap Dilan dalam hatinya .
Ia mulia menciumi bibir manis Ayu dia dengan sangat lembut dan nikmat . Ayu yang tadinya menolak dan marah kini malah terbuai akan ciuman dan l*m*t** dari Dilan .
"Lihatlah ...kamu malah menyukainya"
Dilan malah merasa senang saat Ayu malah menikmatinya .
"Aku pasrah Dilan jika itu yang kau mau"
Ucap Ayu dalam hatinya saat ia mendapatkan cium yang mulai turun ke bawah dan menuju lehernya .
Dilan menciuminya dengan rakus dan meninggalkan jejak di sana . Sementara Ayu hanya diam dan menutup matanya .
Dilan tahu jika Ayu menyukai apa yang ia lakukan , namun ia tidak mau kebablasan . Ia tidak mau mengambil sesuatu yang belum menjadi haknya .
Dilan meraih selimut dan menutupi tubuh Ayudia sampai leher .
Ayu membuka mata saat Dilan turun dari tubuhnya dan berbaring di sampingnya .
" Selamat malam calon istri ku " ucap Dilan mencium kening Ayudia .
Hanya diam dan menatap Dilan , itu yang Ayu lakukan . Ia bahkan berfikir jika malam ini ia akan menghabiskan malam yang panas bersama Dilan dan ternyata dia hanya mempermainkannya saja di saat ia sudah mulai menikmati cumbuan Dilan .
" Aku tak akan melakukannya , karena aku mencintai mu . apa yang aku lakukan tadi hanya menyadarkan mu , jika kamu adalah milik ku seorang " Ucap Dilan dan memeluk Ayu dalam dekapannya dan menutup matanya .
__ADS_1
"Jadi...tadi hukuman saja ??"
Ayudia nampak sedikit kecewa dan juga lega . Ia hanya tersenyum naif mengingat betapa jahilnya Dilan tadi .