
Di taman Anna tengah duduk sendirian dia sana , udara pagi yang sejuk terasa segar di hirup perlahan oleh Anna .
" Anda sendirian Bu ?" sapa seorang pria muda dan tinggi di dekat Anna .
" Ah...iya nak " jawab Anna sambil tersenyum .
" boleh saya bergabung ?" tanya pemuda itu dengan sopan .
" silahkan " Anna menggeser duduknya , kebetulan Anna duduk di kursi taman panjang dan cukup di gunakan dua orang dewasa .
Pemuda berjaket hitam itu pun duduk di samping Anna .
" Siapa nama mu nak ?" tanya Anna .
" Saya Zakky bu , Zakky Armadan " jawab Zakky .
" Ibu sendiri ?" tanya balik Zaky .
" Panggil saja Bu Anna " jawab Anna .
" Nama yang cantik , seperti wajah Ibu Anna yang masih terlihat begitu muda " Puji Zaky dari hatinya .
Anna tersenyum mendapatkan pujian itu .
" Bisa saja kamu nak " ucap Anna .
__ADS_1
" Apa yang ibu lakukan di sini ? apa keluarga Ibu ada yang sakit ?" tanya Zaky .
" Sahabat baik saya , dia sedang di rawat di sini " jawab Anna .
" lalu nak Zaky sendiri ?" tanya Anna balik .
" Anak saya Bu yang di rawat di sini " jawab Zaky nampak sedih .
Anna bisa merasakan kesedihan Zaky dari suaranya yang berat .
" Sakit apa nak ?"
" Dia koma Bu " jawab Zaky yang terlihat semakin lesu jika ia melihat kondisi anaknya itu .
Anna meraba-raba dan berhasil menemukan tangan Zaky yang terasa dingin .
" Ya Bu , saya juga berharap yang sama . Aku begitu merasa gagal kerena selama ini tidak mencarinya dengan benar dan aku terlambat " Ucap Zaky penuh penyesalan yang dalam .
" Maksud ya ?" Anna tidak mengerti .
" Dulu saya pernah membuat kesalahan , saya menyukai seorang wanita . Dan saya memaksakannya dan merenggut kesuciannya dan berharap ia mau menikah dengan saya . Namun samua dugaan saya salah , ia malah membenci saya dan menjalin hubungan dengan pria lain . karena dia berfikir jika saya tidak memiliki apa-apa jadi dia membawa pergi anak yang ada di dalam kandungannya " Cerita singkat Zaky .
" Lalu bagaimana kamu menemukan anak mu nak ? apa wanita itu sadar dan mempertemukan kalian ? " tanya Anna yang penasaran .
" Tidak , ia bahkan tidak perduli dengan anaknya . Yang ia pentingkan hanyalah dirinya sendiri " jawab Zaky yang mengepal tangannya , ia begitu emosi saat ia mengingat akan wanita itu .
__ADS_1
" sabar nak " Anna mencoba menggenggam tangan Zaky yang mengepal .
" Mantan tunangannya yang mengantarkannya kepada saya , Bu . Dia mengatakan ia tidak mau memisahkan anak dengan Ayahnya , dia begitu baik dan perhatian kepada anak saya . Jadi...saya sangat bersyukur jika selama ini anak saya di jaga dengan baik olehnya " Lanjut Zaky yang hatinya menjadi dingin dan damai saat ia mengingat kebaikan mantan pria itu .
" Dia pria yang baik , pasti orang tuanya bangga padanya " puji Anna .
" Dia yatim piatu Bu , Orang tuanya tiada 13 tahun lalu " jawab Zaky yang tahu asal usul pria itu karena ia adalah sahabatnya dulu semasa kuliah dulu .
" Siapa namanya nak , saya jadi penasaran ?" Tanya Anna yang ingin tahu .
" Dilan , Dilan Adrian Gibran " jawab Zaky .
Deg
Serasa jantung Anna berhenti saat mendengar nama itu .
" Aku kasihan akan nasibnya Bu , karena keegoisan Mita yang tega menjebak kekasih Dilan dan memenfaatkan Dilan untuk kepentingannya . Dengan terpaksa ia membawa Mita dan bertunagan dengannya ,membuat dia berpisah dengan gadis yang ia cintai saat itu . Tapi..kini ia sedang berusaha mendapatkan kembali cinta gadis itu " Ucap Zaky yang tanpa sadar membuat Anna menitikkan air matanya .
"Nasib mu yang malang nak"
Ucap Anna dalam hatinya .
Ia merasakan betapa berat jalan hidup yang anaknya jalani selama ini , namun ia penasaran siapa yang sedang di perjuangkan Dilan . Apakah Ayudia atau wanita lain .
" Bu saya permisi dulu , saya tidak bisa lama-lama meninggalkan anak saya " ucap Zaky dan beranjak pergi .
__ADS_1
" ya , jaga dengan baik anak mu . Semoga lekasa sadar dan sembuh " ucap Anna yang sangat tulus .
" Terima kasih bu " ucap Zaky dan beranjak pergi meninggalkan Anna sendirian .