I Love U Uncle

I Love U Uncle
Kedekatan Ayu dan Art


__ADS_3

Ayu menemui Sri di gudang dengan membawa segelas susu coklat panas .


Ceklek


Pintu di buka dan nampak Sri yang masih tertidur di lantai .


" Bangun " panggil Ayu .


Perlahan Sri membuka matanya dan melihat Ayu berdiri di depannya . Ia segera bangun dan duduk di lantai .


" Maafkan saya nona , saya benar-benar tidak sengaja " ucap Sri .


" ya aku maaf kan " jawab Ayu santai .


Byuuur


" Panas...!panas ...!" Sri kepanasan karena Ayu menumpahkan susu panas di kaki Sri .


" oh..maaf aku ga sengaja " ucap Ayu pura-pura menyesal .


" Kamu senggajakan !" Ucap Sri yang marah karena merasa panas di kedua kakinya .


" aku...? kalau ia kenapa ?" tanya Ayu menantang .


" kamu pikir aku ga tau jika kamu kemarin juga sengaja ?!" ucap Ayudia yang membuat Sri geram .


Sabar Sri...sabar


Ucapnya dalam hati .


" mbak...ga suka sama aku bilang aja , ga usah pakek cara licik ya " ucap Ayu .


" Mana saya berani nona " jawab Sri mencoba sabar menghadapi Ayudia .


" Nani !" panggil Ayudia .


Nani segera datang menghampiri Ayudia di gudang .


" iya nona " jawab Nani dengan sopan .


" kamu bantu dia ke kamar ya " pinta Ayu yang tidak tega melihatnya .

__ADS_1


" iya nona " jawab Nani dan memapah Sri keluar .


" aku ga mau kamu kerja dengan hati busuk !" ucap Ayu yang mencoba mengingatkan Sri .


" iya nona " jawab Sri dan pergi bersama Nani .


******


Sampai di kamar Sri , Nani membantu mengobayi luka Sri yang terkena air panas .


" Gila tuh cewek , tega banget ama orang kecil ! ga punya hatik !" upat Sri kesal akan pembalasan Ayu .


" Kamunya yang ga hati-hati kemarin mbak , coba mbak Sri ga punya niatan jahat ga akan begini " ucap Nani yang tahu jika kemarin Sri sengaja .


" Maksud mu apa Nan ?! kamu nuduh aku ?!" Sri nampak kesal kepada Nani dan ia menarik tangannya dari Nani .


"Salah lagikan ?"


Ucap Nani dalam hatinya , kadang Nani merasa heran akan sikap Sri yang lupa akan posisinya di rumah ini dan ambisinya yang terlalu besar .


"Aku bisa obati sendiri " ucap Sri ketus dan meraih salep dari Nani .


" Ya sudah , Nani keluar bantuin yang lainya " pamit Nani yang keluar kamar Nani .


" biar Nani aja , nek . Nenek istirahat saja " ucap Nani yang tidak tega jika neneknya masih banyak bekerja .


" bagaimana keadan Sri ?" tanya Salma yang duduk di kursi .


" biasa nek , marah-marah " jawab Nani yang meneruskan mencuci sayuran .


" Hah...nenek heran , dia kesini tujuannya apa ? mau kerja atau mau cari masalah sama tuan muda ?" tanya Salma .


" sepertinya mbak Sri suka sama tuan , nek " duga Nani .


" huss ! jaga ucaoan mu Nani . tuan muda hanya suka sama nona Ayu " ucap Salma .


Nani pun tidak bicara lagi , ia memilih menyelesaikan tugasnya dan membantu mbak Karti memasak untuk makan siang .


" Lagi masak apa ?" tanya Ayu yang datang kedapur .


" Nona ada perlu apa ? kenapa nona sampai ke dapur . jika nona butuh sesuatu nona bisa panggil saja " ucap Salma yang berdiri di dekat Ayu .

__ADS_1


" Bik salma istirahat saja , cukup awasi mereka yang muda . Jangan banyak kerja , aku ga mau sampai Bik Salma pensiun lebih cepat " ucap Ayu membantu Salma duduk .


" iya non" jawab Salma yang kagum akan perhatian Ayu .


" Mau aku bantu Nani?" tanya Ayu yang bosan tidak ada kerjaan , sementara Dilan tengaj sibuk di kantornya .


" Nona yakin mau membantu ?" tanya Nani yang tidak sungkan lagi kepada Ayu .


" ya , sini kasih tahu aku bantuin apa . ya...meski bukan membantu sih , yang ada nanti aku bakal buat kacau nie dapur " ucap Ayu yang memang belum pernah terjun kedapur .


" Ga papa nona , nanti jika sudah biasa nona akan bisa memasak dan tidak membuat kekacauan " ucap Nani memberikan sayur bayam yang untuk di petik .


" Tuan Dilan pasti seneng , jika nona masak buat tuan " sahut Karti yang sedang mengoreng lauk .


" benarkah ?" ucap Ayu tersenyum mendengar ucapan Karti .


" Nani , umur mu berapa ?" tanya Ayu yang sedang berjuang memetik bayam , ia memperhatikan cara Nani memetik bayam .


" 20 tahun nona " jawab Nani .


" Kamu ga kuliah ?" tanya Ayu .


" Tidak nona " jawab Nani santai .


" kenapa ? jangan bilang karena biaya " ucap Ayu .


" bukan nona , tuan muda sudah menawari saya untuk kuliah . Hanya saja saya hanya ingin fokus membantu nenek dan menggabdi di rumah ini ." jawab Nani yang membuat Salma bangga akan cucunya .


" Kamu baik Nani , Aku suka sama kamu . Namun tidak seharusnya masa depan kamu berhenti di sini . Kamu harus maju dan kuliah agar kamu bisa menjadi orang yang sukses dan membanggakan nenek kamu " ucap Ayu yang ingin Nani melanjutkan kuliahnya .


"Kamu kuliah lagi bareng aku ya ?" ajak Ayu .


Nani diam dan melihat kearah Salma .


" apa yang di katakan nona benar , nak . Nenek mau kamu berkembang " ucap Salma yang mendukung ke inginan Ayu .


" Iya Nani , mumpung kamu masih muda dan ada kesempatan . Coba aja aku masih muda dan belum berkeluarga , aku juga mau " ucap Karti .


" Baik nona , saya mau kuliah . tapi...apa nona ga malu jika kuliah bersama saya ?" tanya Nani kepada Ayudia . Nani sadar jika ia hanya orang sederhana , tidak seperti Ayudia yang terlahir dari keluarga yang kaya .


" Aku justru malu jika punya teman yang bermuka dua " jawab Ayu yang menyindir Sri yang sedang menguping dari jauh percakapan mereka .

__ADS_1


Sri nampak kesal akan sikap Ayu yang sok ramah dan baik kepada para Art .


__ADS_2