
Ayu menemui Sri di gudang dengan membawa segelas susu coklat panas .
Ceklek
Pintu di buka dan nampak Sri yang masih tertidur di lantai .
" Bangun " panggil Ayu .
Perlahan Sri membuka matanya dan melihat Ayu berdiri di depannya . Ia segera bangun dan duduk di lantai .
" Maafkan saya nona , saya benar-benar tidak sengaja " ucap Sri .
" ya aku maaf kan " jawab Ayu santai .
Byuuur
" Panas...!panas ...!" Sri kepanasan karena Ayu menumpahkan susu panas di kaki Sri .
" oh..maaf aku ga sengaja " ucap Ayu pura-pura menyesal .
" Kamu senggajakan !" Ucap Sri yang marah karena merasa panas di kedua kakinya .
" aku...? kalau ia kenapa ?" tanya Ayu menantang .
" kamu pikir aku ga tau jika kamu kemarin juga sengaja ?!" ucap Ayudia yang membuat Sri geram .
Sabar Sri...sabar
Ucapnya dalam hati .
" mbak...ga suka sama aku bilang aja , ga usah pakek cara licik ya " ucap Ayu .
" Mana saya berani nona " jawab Sri mencoba sabar menghadapi Ayudia .
" Nani !" panggil Ayudia .
Nani segera datang menghampiri Ayudia di gudang .
" iya nona " jawab Nani dengan sopan .
" kamu bantu dia ke kamar ya " pinta Ayu yang tidak tega melihatnya .
__ADS_1
" iya nona " jawab Nani dan memapah Sri keluar .
" aku ga mau kamu kerja dengan hati busuk !" ucap Ayu yang mencoba mengingatkan Sri .
" iya nona " jawab Sri dan pergi bersama Nani .
******
Sampai di kamar Sri , Nani membantu mengobayi luka Sri yang terkena air panas .
" Gila tuh cewek , tega banget ama orang kecil ! ga punya hatik !" upat Sri kesal akan pembalasan Ayu .
" Kamunya yang ga hati-hati kemarin mbak , coba mbak Sri ga punya niatan jahat ga akan begini " ucap Nani yang tahu jika kemarin Sri sengaja .
" Maksud mu apa Nan ?! kamu nuduh aku ?!" Sri nampak kesal kepada Nani dan ia menarik tangannya dari Nani .
"Salah lagikan ?"
Ucap Nani dalam hatinya , kadang Nani merasa heran akan sikap Sri yang lupa akan posisinya di rumah ini dan ambisinya yang terlalu besar .
"Aku bisa obati sendiri " ucap Sri ketus dan meraih salep dari Nani .
" Ya sudah , Nani keluar bantuin yang lainya " pamit Nani yang keluar kamar Nani .
" biar Nani aja , nek . Nenek istirahat saja " ucap Nani yang tidak tega jika neneknya masih banyak bekerja .
" bagaimana keadan Sri ?" tanya Salma yang duduk di kursi .
" biasa nek , marah-marah " jawab Nani yang meneruskan mencuci sayuran .
" Hah...nenek heran , dia kesini tujuannya apa ? mau kerja atau mau cari masalah sama tuan muda ?" tanya Salma .
" sepertinya mbak Sri suka sama tuan , nek " duga Nani .
" huss ! jaga ucaoan mu Nani . tuan muda hanya suka sama nona Ayu " ucap Salma .
Nani pun tidak bicara lagi , ia memilih menyelesaikan tugasnya dan membantu mbak Karti memasak untuk makan siang .
" Lagi masak apa ?" tanya Ayu yang datang kedapur .
" Nona ada perlu apa ? kenapa nona sampai ke dapur . jika nona butuh sesuatu nona bisa panggil saja " ucap Salma yang berdiri di dekat Ayu .
__ADS_1
" Bik salma istirahat saja , cukup awasi mereka yang muda . Jangan banyak kerja , aku ga mau sampai Bik Salma pensiun lebih cepat " ucap Ayu membantu Salma duduk .
" iya non" jawab Salma yang kagum akan perhatian Ayu .
" Mau aku bantu Nani?" tanya Ayu yang bosan tidak ada kerjaan , sementara Dilan tengaj sibuk di kantornya .
" Nona yakin mau membantu ?" tanya Nani yang tidak sungkan lagi kepada Ayu .
" ya , sini kasih tahu aku bantuin apa . ya...meski bukan membantu sih , yang ada nanti aku bakal buat kacau nie dapur " ucap Ayu yang memang belum pernah terjun kedapur .
" Ga papa nona , nanti jika sudah biasa nona akan bisa memasak dan tidak membuat kekacauan " ucap Nani memberikan sayur bayam yang untuk di petik .
" Tuan Dilan pasti seneng , jika nona masak buat tuan " sahut Karti yang sedang mengoreng lauk .
" benarkah ?" ucap Ayu tersenyum mendengar ucapan Karti .
" Nani , umur mu berapa ?" tanya Ayu yang sedang berjuang memetik bayam , ia memperhatikan cara Nani memetik bayam .
" 20 tahun nona " jawab Nani .
" Kamu ga kuliah ?" tanya Ayu .
" Tidak nona " jawab Nani santai .
" kenapa ? jangan bilang karena biaya " ucap Ayu .
" bukan nona , tuan muda sudah menawari saya untuk kuliah . Hanya saja saya hanya ingin fokus membantu nenek dan menggabdi di rumah ini ." jawab Nani yang membuat Salma bangga akan cucunya .
" Kamu baik Nani , Aku suka sama kamu . Namun tidak seharusnya masa depan kamu berhenti di sini . Kamu harus maju dan kuliah agar kamu bisa menjadi orang yang sukses dan membanggakan nenek kamu " ucap Ayu yang ingin Nani melanjutkan kuliahnya .
"Kamu kuliah lagi bareng aku ya ?" ajak Ayu .
Nani diam dan melihat kearah Salma .
" apa yang di katakan nona benar , nak . Nenek mau kamu berkembang " ucap Salma yang mendukung ke inginan Ayu .
" Iya Nani , mumpung kamu masih muda dan ada kesempatan . Coba aja aku masih muda dan belum berkeluarga , aku juga mau " ucap Karti .
" Baik nona , saya mau kuliah . tapi...apa nona ga malu jika kuliah bersama saya ?" tanya Nani kepada Ayudia . Nani sadar jika ia hanya orang sederhana , tidak seperti Ayudia yang terlahir dari keluarga yang kaya .
" Aku justru malu jika punya teman yang bermuka dua " jawab Ayu yang menyindir Sri yang sedang menguping dari jauh percakapan mereka .
__ADS_1
Sri nampak kesal akan sikap Ayu yang sok ramah dan baik kepada para Art .