I Love U Uncle

I Love U Uncle
40


__ADS_3

Ayudia begitu menikmati makanannya , rasanya masakan Salma tidak kalah enaknya dengan masakan maminya .


" em...masakan Bu Salma enak , aku suka " Puji Ayudia sambil tersenyum manis kepada Salma yang berdiri di sampingnya .


" terima kasih nona atas pujiannya " ucap Salma .


" Bu..jangan hanya berdiri , sini duduk makan bareng " Ajak Ayudia yang menarik kursi di sebelahnya .


" Ti...tidak usah Nona " Salma merasa sungkan .


" Duduklah Bu , Bu Salma sudah aku anggap keluarga ku . Jadi mulai sekarang temani aku makan " pinta Dilan yang suka akan permintaan Ayudia .


"Nona ini walau kecilnya suka iseng tapi dia baik dan perhatian ."


Ucap Salma dalam hatinya saat ia duduk di samping Ayudia .


" Saya merasa tidak pantas nona , Tuan muda " ucap Salma minder .


" jangan banyak bicara Bu , sini aku ambilkan makanannya . mau makan sama apa ?" tanya Ayudia mengambilkan nasi ke piring kosong Salma .


" biar saya sendiri saja nona " Salma meraih piringnya yang di pegang Ayudia .


" ya sudah , jangan sungkan Bu . Bu Salma kan udah lama di sini , bahkan sebelum beruang kutub ini lahir " ucap Ayudia melirik ke arah Dilan .


" kamu menyebutku beruang kutub ? apa itu tandanya..." ucap Dilan terputus saat Ayu menyumbat mulut Dilan dengan paha ayam goreng .


Salma tersenyum geli melihat kelakuan Dilan dan Ayudia .


"Belum berubah "


Ucap Salam dalam hatinya .

__ADS_1


Nani melihat neneknya di terima dan di perlakukan dengan baik , membuatnya sangat bahagia sekali .


"Tuan muda , Nona Ayu...kalian memang orang baik . Aku harap kalian berjodoh dan bahagia selamanya ."


Ucap Nani dalam hatinya , ia tahu jika Dilan dan Ayu saling mencintai dan memang sudah di jodohkan oleh mendiang Gibran .


"Cih...suka cari muka ! dasar nenek peyot !"


Upat Sri dalam hatinya melihat Salma yang makan malam bersama Dilan dan Ayudia .


"Dia bilang ingat batasan , lah ini malah dia yang lupa batasan !"


Lanjut Sri dan memilih masuk ke dapur dari pada melihat mereka yang sedang makan bersama .


*******


Usai makan malam , Salma membuatkan kopi panas dan susu coklat untuk Dilan dan Ayudia yang tengah nonton tv bersama di ruang keluarga .


" biar saya saja Bu , Bu Salma istirahat saja " ucap Sri dengan lembut dan sopan . Membuat Salma heran akan sikap baru Sri .


" iya Bu " jawab Sri dan membawa nampan berisi Kopi panas dan susu Coklat .


" Dilan !" sentak Ayu kesal saat Dilan mencium pipinya tanpa izin darinya .


" kenapa ?" tanya Dilan yang pura-pura tidak tahu .


Ayudia kesal dan menggeser duduknya beberapa senti dari Dilan . Namun segera di susul Dilan , Ayu makin kesal akan sikap Dilan yang seperti anak kecil dan ingin selalu dekat dengannya .


Ayu akhirnya memilih berdiri dan akan pindah tempat , namun Dilan tidak membiarkannya dan menarik pergelangan tangan ayudia .


Ayudia sampai terjatuh tepat di pangkuan Dilan . Ayu menatap Dilan dengan wajah kesal dan memajukan bibir mungil dan seksinya .

__ADS_1


Membuat Dilan sangat gemas dan ingin segera menciumnya .


Cup


Dilan mendaratkan satu kecupan di bibir marah muda milik Ayudia .


" Dilan !!" protes Ayu dan memukul pelan dada Dilan .


Dilan makin ketagihan dan menginginkannya lagi , bibir Ayudia memang seperri candu yang akan membuatnya selalu ingin lagi dan lagi .


Dilan menarik pinggang ramping Ayudia dan menahan leher belakang Ayudia dan ******* bibir Ayudia .


Dilan menjelajahi isi mulut Ayudia , menikmati setiap sentuhan dan isi mulut Ayudia . Yang rasanya sangat hangat dan manis bagi Dilan .


Ayu hanya diam dan pasrah akan tindakan Dilan , namun ia juga menikmati ciuman yang memabukkan dari Dilan .


"Tidak tahu malu !!"


Dada Sri serasa panas sekali saat ia melihat sepasang sejoli berciuman di ruang tv tanpa rasa malu sama sekali .


" Kopinya TUAN " Ucap Sri sedikit keras dan menekan nama TUAN .


Ayu yang sadar akan adanya pelayan datang langsung mendorong kasar Dilan dan turun dari pangkuan Dilan .


" Susu coklatnya nona " ucap Sri yang akan menaruh minuman Ayu tepat di meja depan Ayu duduk . Namun dengan sengaja Sri menumpahkan minuman panas itu tepat menenai paha Ayu yang terbungkus rok pendek .


" Panas ! panas !" Ayu segera berdiri dan kepanasan .


" oh...maaf nona !" ucap Sri yang pura-pura tidak sengaja dan membantu Ayu membersihkan sisa minuman yang tumpah di paha Ayudia .


Dilan geram akan kelalaian Sri dan langsung mendorong kasar Sri sampai ia terjungkal dan jatuh kelantai .

__ADS_1


" Kamu bisa kerja ga sih !!" bentak Dilan yang marah karena melihat Ayudia kesakitan akan kelalaian Sri .


Sri terbelalak kedua matanya, ia tidak menyangka jika Dilan bisa sangat kasar .


__ADS_2