I Love U Uncle

I Love U Uncle
Masih masa lalu lagi ya


__ADS_3

Dilan akhirnya meminta ijin dan memutuskan untuk pergi keluar negeri bersama Mita untuk melajutkan kualiah di sana dan membantu anak cabang yang ada di luar negeri .


Meski berat dan tidak rela jika harus berpisah dengan Dilan , Mereka pun merelakannya . Lagi pula ini untuk masa depan Dilqn sendiri dan di tambah tanggung jawab yang harus Dilan pegang nantinya .


Di hari terakhir dan saat terakhir Dilan , Ayu tidak mau menemui Dilan sama sekali . Ia lebih memilih pergu dengan teman barunya yaitu Vincent .


Meski keluarga heran dengan sikap Ayu yang menjauhi Dilan dan sikap Dilan yang tidak lagi perhatian kepada Ayu , mereka hanya bisa diam dan tidak bicara . Mereka tidak ingin mencampuri urusan anak-anaknya , berharap kelak mereka akan kembali baik dan seperti sedia kala .


*****


Ayudia hanya diam memandang kamar Dilan yang sudah di tinggalkan selama beberapa hari bersama Mita . Wanita pilihannya itu .


Ayu duduk di ranjang Dilan , ranjang yang dulu selalu menjadi tempat ia tidur bersama dengan Dilan dan menempel kepadanya bagaikan parasit .


Semua telah berlalu dan berubah , tidak akan sama seperti dulu lagi .


Luka yang kau tanamkan kepada ku telah aku simpan rapat di hati ku dan mungkin tidak akan dapat aku lupakan .


Ucap Ayudia di dalam hatinya .


Masih teringat jelas saat ia menyatakan cinta sebelum hari ulang tahunnya , dengan konyolnya ia memeluk Dilan dari belakan saat di dalam kamar Dilan . Ia membisikkan jika "Dilan aku mencintai mu , maukah kau menjadi kekasih ku ?"


Ucap Ayudia kala itu tanpa berpikir harga diri atau rasa malu , karena ia yakin Dilan akan menerimannya . Karena selam beberapa tahun sikap Dilan telah berubah , ia menjadi pria yang penuh perhatian kepadanya . Sampai ia menjadi salah sangka dan menyangka jika Dilan menaruh hati padanya selama ini .


Ayu tersenyum getir jika ia mengingat betapa tidak tahu malunya dia , ia menyesali semua tindakannya itu .


" Aku bodoh..aku bodoh " Ayu memukuli kepalanya yang sangat bodoh sekali .

__ADS_1


😢😢😢


Ayu terus menangus di dalam kamar Dilan , ia sangat sedih kenapa semua berakhir seperti ini .


*****


Semenjak kepergian Dilan , Ayu lebih banyak mengurung diri di kamar dan jarang ikut makan bersama . Ia hanya pergi sekolah dan setelah itu ia akan kembali le dalam kamar lagi . Selalu seperti itu setiap hari bahkan sampai beberapa bulan .


Sementara Vin , ia tengah sibuk dan ia harus keluar negeri selama beberapa bulan dan tidak dapat menemani Ayudia .


Semua nampak sedih dengan keadaan Ayudia yang menjadi sangat murung dan tertutup . Tidak tahu apa yang terjadi kepada Ayudia , setiap mereka membahas tentang Dilan . Ayu langsung marah dan pergi begitu saja tanpa tahu apa alasannya .


Setahun pun berlalu ...


Ayu kini menjadi gadis yang tidak dapat di kontrol , ia selalu bersikap semaunya dan tidak mau bertahan di rumah walau sebentar saja .


Untungnya ada Vin yang selalu menjaga dan mengawasi Ayudia setiap saat . Membuat keluarga Ayu sedikit bernafas lega . Pasalnya saat ini kondisi kesehatan Hartanto menurun dan ia di rawat di rumah sakit sudah hampir 2 minggu lamanya .


Semua kehilangan dan berduka , atas berpulangnta Hartanto di sisi Tuhan sang pencipta .


Di hari pemakaman Hartanto Dilan datang bersama Mita . Mita nampak terus mengandenga lengan kanan Dilan seakan tidak mau melepaskannya walau sedetik pun .


Semua menyambut baik Dilan dan Mita , namun tidak dengan Ayudia . Ia nampak sangat marah dan kesal , sebagai pelampiasan ia menggandeng lengan Vin dengan erat dan menyandarkan kepalanya di lengan Vin .


Ayu tidak perduli bagaimana Dilan mencoba mencuri pandang darinya , ia hanya ingin fokus mengikuti proses pemakaman Kakeknya dan mengantarkan jenazahnya untuk terakhir kalianya .


****

__ADS_1


Usai pemakaman Dilan dan Mita ikut kembali ke rumah Rafa dan menginap di sana .


Ayu yang tidak sudi seatap dengan Dilan dan Mita , ia meminta ijin untuk menginap di rumah temannya .


Meski Rafa dan Dira melarang , Ayu nampak tidak perduli sama sekali . Ia terap meninggalkan rumahnya dengan menahan rasa sakit hatinya .


****


Di saat makan malam bersama Dilan menyampaikan jika ia dan Mita telah resmi bertunangan .


Dira nampak keget dan begitu pula Rafa , ia bukan hanya kaget . Tapi sangatlah kecewa akan keputusan Rafa , karena ia berharap Ayudialah yang menjadi istri Dilan . Sesuai dengan ke inginan mendiang Gibran .


" Apa itu keputusan yang sudah kamu pikirkan ?" tanya Rafa menatap Dilan dan Mita .


" tentu saja mas , aku dan Dilan saling memcintai " jawab Mita yang menggenggam tangan kiri Dilan tanpa malu .


Dilan merasa risih dan melepaskan tangan Mita darinya .


Rafa bisa melihat betapa Dilan tidak bahagia dan tertekan .


" ya " jawab Dilan singkat dan tidak berani menatap mata Rafa . Rafa sangat mengenal Dilan seperti apa , jika ia mengambil keputusan sesuai isi hatinya ia akan menjawab dengan menatap mata Rafa , namun kali ini ia melihat Dilan malah tertunduk .


Dira hanya bisa diam dan merestui hubungan Dilan dan Mita , ia berharap mereka bahagia akan jalan yang mereka pilih .


***Hay...para teman pembaca , jangan lupa ya like ... komen....ya


biar aku semakin semangan menulisnya ya ..

__ADS_1


dan mohom maaf atas ketidak nyamanannya saat membaca ini , karena sedang dalam masa perbaikan dan ada cerita yang aku ubah sedikit dan banyak .


selamata membaca ya*** ...


__ADS_2