I Love U Uncle

I Love U Uncle
Bertengkar lagi


__ADS_3

" Cukup Ayudia !" sentak Anna dengan terpaksa .


" Cukup ! apa yang di katakan nak Vin memang benar adanya , saya hina dan buruk ! jangan melawannya lagi . Tante ga mau kamu bertengkar karena Tante " Ucap Anna sambil menahan air matanya yang hampir jatuh .


Ayu menatap iba kepada Anna yang menerima semua tuduhan Vin .


" Usir dia ! kalau perlu seret dia dari sini !" perintah Vin kepada Ricky .


Ricky menjadi galau , akan apa yang harus ia lakukan .


" Ricky !!" sentak Vin yang marah melihat Ricky malah diam saja .


" Tidak perlu Vin ! aku yang akan bawa tante Anna pergi " Ucap Ayu yang telah mengandeng tangan Anna dan menuntunya pergi dari sana .


Vin menatap dengan kecewa akan pilihan Ayu .


Ayu terpaksa membela Anna , karena ia yakin Anna tidak buruk dan Anna adalah wanita baik .


" Maaf Vin , aku membuat mu kesal ."


Ucap Ayu dalam hatinya .


Sampai di depan rumah sakit Ayu bertemu Anto .


" Nona Ayu " panggil Anto di depan rumah sakit , ia baru datang karena tadi ada kepentingan .


" oh..om Anto " ucap Ayu yang mengandeng Anna .


" Kalian mau kemana ?" tanya Anto .


" om..bisa antar tante Anna pulang ? kasihan beliau di perlakukan kasar di sini " pinta Ayu yang tidak tega .


" Maaf saya Nyonya , karena saya meninggalkan anda tadi " Anto merasa bersalah .


" tidak Apa mas , bukan salah mu " jawab Anna yang memang sangat sabar .


Ayu begitu kagum akan kesabaran Anna , meski mendapatkan cacimaki dan hinaan ia masih begitu sabar dan tetap tersenyum .


" Saya permisi dulu tante " pamit Ayu dan kembali masuk kedalam rumah sakit .


Ia menghampiri Vin yang sedang duduk di depan kamar Bram bersama Ricky .


" mau apa kamu kembali ?!" tanya Vin dingin . Ia nampak marah dengan Ayu , dan ini pertama kalinya ia mendapatkan ucapan kasar Vin .


" ikut aku !" Ayu menarik tangan Vin dan membawanya menuju tangga .

__ADS_1


" Cukup Ayu ! aku malas ! kamu sudah buat aku kecewa !" Vin melepas kasar tangan Ayudia .


Ayu berbalik dan menatap Vin , ia merasa Vin berbeda dan bukan sahabat yang ia kenal .


" Vin...kamu kecewa sama aku karena aku belain tante Anna , kamu ga liat kalau dia terlihat lemah ?!" tanya Ayu .


" jijik aku menggasihi p*l*c*r itu !" balas Vin tanpa hati disana .


" Vin...dia juga wanita tapi kamu begitu kasar kepadanya " ucap Ayu yang merasa sakit saat ia menyebut Anna seorang pel*c*r .


" kenapa kamu memihaknya Ayu ? kamu tidak tahu sakit seperti apa yang ia berikan kepada ku dan mama ku ! dia hanya wanita muka dua ! kamu tidak mengenalnya " Ucap Vin yang sangat kesal sekali .


" tapi bukan dengan kata kasar seperti itu Vin , Dimana Vin yang aku kenal . baik lembut kepada wanita ?" Tanya Ayudia mencoba meraih tangan Vin .


" Vin..aku tahu kamu marah , maaf Vin . Aku hanya saja entah mengapa hati aku sakit saat kamu menghinanya . aku merasa jika mama aku di pihak dia dan di perlakukan seperti itu , rasanya sakit Vin " Ucap Ayu mencoba lembut dan berharap meluluhkan hati Vin yang sedang terbakar emosi .


" Bagaimana perasan mama ku Ayudia ?!" tanya Vin balik sambil menghempaskan tangan Ayudia kasar .


" aaaaggh"


Ayu yang berdiri di bibir tangga kehilangan keseimbangan dan tubuhnya melayang jatuh menuju anak tangga .


Hap..


Seorang tangan kekar menahan tubuh Ayudia dari bawah dan membuatnya selamat dari celaka .


Mata Ayu membulat sempurna saat ia membuka mata dan melihat penyelamatnya .


"Dilan ."


Ucap Ayudia lirih bersamaan dengan hembusan nafasnya yang menerpa wajah tampan itu .


Vin yang sempat panik dan hampir membuat Ayudia celaka ,kini bernafas lega saat seorang pria menangkapnya dari bawah .


Vin sangat menyesali tindakan kasarnya baru saja .


Dua pasang mata tengah bertemu dan saling memandang sangat dalam , pandanangan yang penuh kerinduan yang tersimpan di dalamnya .


"Parasit ku ..."


Ucap Dilan dengan senyuman indahnya dan matanya masih setia menatap gadis yang lama ia rindukam dan kini ada dalam gendingan depannya .


"Beruang kutub??"..


Ucap Ayudia dalam hatinya .

__ADS_1


Tidak dapat ia pungkiri betapa bahagianya ia dapat melihat Dilan lagi setelah 4 tahun berlalu . Sampai ia lupa akan luka yang di tinggalkannya .


" Ay..." Panggil Vin lembut membuat Ayu tersadar akan lamunannya .


Ayu segera turun dari gendongan Dilan dan mengambil jarak darinya .


" Maaf Ayu , maafkan aku " Ucap Vin menyesal dan hendak memeluk Ayudia . Namun di hadang Dilan , Membuat Vin menjatuhkan pelukannya kepada Dilan .


Vin melepas kasar tubuh Dilan dengan jijik , begitu pula Dilan yang membersihkan bekas pelulan Vin di jas hitamnya yang mahal .


Ayu hanya terdiam dan tersenyum melihat keduanya .


" Ikut aku " Dilan menarik tangan kana Ayudia .


Vin tidak rela jika pria yang telah membuat Ayu menderita selama 4 tahun membawanya begitu saja .


" ikut aku Cinta ku " Sambar Vin di pergelangan tangan kiri Ayu .


Dilan nampak kesal karena Vin berani menyentuh Ayu .


Dilan menatap tajam , tatapan darah dinginnya . Seakan dapat menimbulkan cahaya merah , menandakan mata iblis terbuka .


Vin tidak kalah menyeramkan .


Kedua matanya menatap tajam bagaikan sebilah pisau yang tajam . Mereka saling menatap dan saling adu kekuatan mata merah mereka .


Ayu merasa di posisi yang sulit sekali saat ini , tidak mungkin ia memilih salah satunya . Ia takut keduanya malah akan bertarung dan akan ada yang terluka .


Tepat waktu , Ricky datang dan di susul Irfan .


" BOS " panggil keduanya bersamaan dan berada di arah berlawanan .


Ayu tersenyum lega , akhirnya ada yang akan membanyunya lepas dari kedua pria yang sudah menjadi iblis bermata api .


" KAMU !!!"


Ucap Ricky dan Irfan bersamaan . Tatapan mereka berubah menjadi tatapan membunuh , terlihat dendam lama yang tersimpan di hati keduannya .


Ada apa dengan mereka ???


Ucap Ayu yang lemas , bukanya mendapatkan bantuan . Ayu malah melihat dua srigala yang saling membenci dan penuh dendam .


Ricky dan Irfan saling berlari dan berdapan , keduanya saling menatap benci dan pertikaian pun terjadi di antara Ricky dan Irfan .


Ayu prustasi akan ke adaan ini .

__ADS_1


" Kenapa kalian malah berkelahi !! bukannya bantu aku !!" teriak Ayu yang kini sudah menjadu bahan tarik tambang .


Tidak ada yang mau mengalah dari pihak Dilan mau pun pihak Vincent .


__ADS_2